-->

Latest Post

Assen - Marc Marquez menilai ada kecocokan antara gaya balapannya dengan karakter Sirkuit Assen. Rider Repsol Honda itu juga optimistis soal ban.

Setelah jeda dua pekan, seri MotoGP kembali di Belanda akhir pekan ini. Marquez menuju ke sana dengan perasaan antusias.

Pebalap 24 tahun, yang di seri Catalunya lalu finis kedua di bawah Andrea Dovizioso itu, merasa karakter sirkuit Assen yang agresif dan kencang sesuai dengannya.

"Gaya balapan saya di beberapa tikungan sedikit berbeda dari sejumlah pebalap lain, di tikungan-tikungan lainnya cukup mirip. Bukan berarti itu yang terbaik, cuma berbeda di beberapa tikungan memang berbeda dan mungkin itulah gaya motor Honda," ucap Marquez seperti dilansir Crash.

"Normalnya, Anda akan mengerem sedikit terlambat dan mempertahankan kecepatan, mencoba tancap gas lebih cepat, tapi biasanya keunggulan saya memang terletak di pengereman."

"Di Assen juga kecepatan di tikungan sangatlah penting sehingga penting untuk dipahami. Tapi bagaimanapun di sini Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk gaspol dan ini adalah trek yang mengharuskan anda untuk agresif pada ban, untuk bisa tancap gas sedini mungkin," sambungnya.

Lebih lanjut, Marquez juga meyakini ban Michelin akan cocok untuk Honda di Assen.

"Sulit untuk mengatakannya tapi saya yakin kalau itu akan bagus untuk Honda, jadi kami akan memulainya dengan mental seperti ini dan kami akan melihatnya nanti," tegasnya.
(raw/raw)


MPA,  (Padang) - Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah, Sp meresmikan pemakaian Armada Kebakaran merek Mitsubishi Fuso, body merah putih,  Fire Fighter 136 PS, Fire Fight Pemko Padang.

Peresmian pemakain mobil pemadam kebakaran tersebut menjelang lebaran Idul Fitri 1438 H ditandainya dengan  mencoba mobil tersebut. Setelah itu fasilitas penyemprotan juga lansung dijajal di halaman Dinas Kebakaran,   Rabu(21/6).

 Ternyata semprotan lurus menjulang tinggi sekitar 10 meter, hingga membasahi gedung kantor Kepala Dinas Kebakaran. Semua ini  dalam rangka menciptakan kenyamanan di Kota Padang.

Untuk itu kelengkapan  untuk mengantisipasi terjadi kebakaran diseluruh perkantoran perlu dilengkapi. Maka harus pula diperiksa setiap kantor, memastikan apakah sudah dilengkapi peralatan kebaran, ucap Walikota H. Mahyeldi.

 Jadi, Dinas Kebakaran harus rajin berkoordinasi dengan Dinas PU, Pernacnaan, Tata Ruang, Pertanahan dan lain sebagainya. Termasuk jalan menuju perumahan atau komplek harus bisa di masuki mobil Dinas Kebakaran.

Terkadang ada yang memakai portal mau masuk lingkungan perumahan dikunci, pemagang kunci sedang tak berada ditempat. hal ini juga perlu diberi pembinaan. Selanjutnya Dinas Kebakaran harus sering melakukan sosialisasi sehingga merekan kian sadar untuk menngantisipasi musibah kebakaran, sebut Walikota Padang H. Mahyeldi.

 Sebab selama ini, musibah kebakaran terjadi akibat kelalaian saja, oleh sebab itu, hal -hal yang menjadi penyebab itu harus diperhatikan dan dibenahi seperti penyambungan arus listrik yang banyak dan lain sebagainya.

  Kepala Dinas Kebakaran  Kota Padang Drs. Dedi Henidal menyampaikan,  dengan telah doperasikan satu unit mobil kebakaran yang baru menggunakan peralatan penyemprotan yang canggih,


Setidaknya bisa meringan petugas untuk melerai api ketika terjadi kebakaran. Objek kebakaran terbanyak adalah rumah penduduk, sedangkan selanjutnya adalah ruko, perkantoran, pabrik dan lainnya. (tf).

Keberadaan Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran di beberapa titik di Kota Padang, bertujuan untuk mengantisipasi keamanan dan ketertiban khususnya bagi pengguna jalan raya jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438H hingga H+7 pasca lebaran.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Padang Emzalmi saat meninjau kelengkapan Pos PAM Lebaran di
Jalan Baypass simpang empat Lubug Begalung
.
“Keberadaan Pos PAM Lubug Begalung ini sangat penting, mengingat kawasan ini merupakan akses menuju ke luar kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok dengan lalu lintas yang sangat sibuk, terang Emzalmi.

Untuk memaksimalkan fungsi Pos PAM tersebut, Pos PAM juga dilengkapi dengan mobil ambulance dan tenaga kesehatan dari Puskesmas, serta petugas dari pihak kepolisian, pramuka, dan Satpol PP.

"Hari ini kita bersama pihak Kepolisian mengecek langsung Pos PAM Lebaran yang ada di Padang untuk mengetahui kesiapan dan kelengkapan sarana prasarana di tiap pos," ujar Wakil Wali Kota Padang.

“Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban, keberadaan Pos PAM harus dimaksimalkan demi terlaksananya pelayanan kepada masyarakat,” tambah Emzalmi.

Dikesempatan itu, Emzalmi juga menyerahkan paket lebaran bagi petugas Pos PAM Lubug Begalung, dan berpesan agar tetap menjaga solidaritas dan meningkatkan tanggungjawab dalam bekerja.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kapolresta Padang AKBP Chairul Aziz mengungkapkan bahwa pihaknya menempatkan 10 Pos PAM Lebaran di Kota Padang. Dua Posko Pelayanan Terpadu di tempatkan di Ladang Padi dan batas Padang - Pesisir Selatan. Sedangkan delapan pos lain merupakan pos pelayanan dan pengamanan. "Kita menerjunkan 777 personil selama lebaran ini," sebutnya. (L/F/B)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.