-->

Latest Post

PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah mengatakan, cukup banyak pujian yang datang dari para perantau Minang dan wisatawan pada saat liburan kemarin. mereka merasakan perubahan yang mencolok terhadap Kota Padang.
"Banyak yang menyampaikan bahwa Padang telah berubah, Padang sudah bersih, tempat wisata sudah begus'," ujar Mahyeldi saat halal bi halal dengan jajaran kerjanya di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (7/7).
Wako sempat menyinggung tentang kondisi Kota Padang pada saat Ramadan hingga lebaran kemarin, menurutnya, terjadi perubahan yang mencolok di bandingkan tahun tahun sebelumnya.
Tidak ada lagi sampah yang berserakkan. menurut Mahyeldi ini menunjukan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan sudah semakin tinggi, Termasuk kinerja optimal yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup.
"Terimakasih kepada warga dan Dinas Lingkungan Hidup," ujar walikota.
Angka kecelakaan pun tidak begitu banyak terjadi. Berkat kerja keras pihak  kepolisian yang mampu menjaga keamanan dan kenyamanan arus lalulintas.
Walikota menyebut bahwa situasi kondisi Padang begitu kondusif.
"Semua tak terlepas dari wejangan yang diberikan ulama, terimakasih kepada Forkopimda," ucap Mahyeldi.
Ini merupakan hal positif yang didapatkan dan perlu terus dijaga dengan baik. Semua itu menurut Mahyeldi tak terlepas dari kerjasama yang baik antara seluruh komponen Kota Padang.
"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan terimakasih untuk kontribusi yang lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkas Mahyeldi.
Pada halal bi halal itu nampak hadir di antaranya, Wakil Walikota Padang H. Emzalmi, Sekdako Asnel, kepala OPD, dan ribuan ASN di lingkup Pemko Padang. Di akhir acara, seluruh ASN saling bermaaf-maafan dan menikmati hidangan yang disediakan.(Ch/ Yz / Du / Ef/ Taf)

PADANG – Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah terus menyerap aspirasi warga kotanya melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling).
Kali ini Walikota bersama jajaran kerjanya mengunjungi Masjid Baitul Muttaqin, Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur.
Dimana usai menjadi Khatib dan Imam shalat Jumat, seperti biasa Mahyeldi pun membuka sesi dialog bersama warga untuk membahas upaya-upaya memajukan khususnya daerah setempat ke depan nya,’Jumat (7/7).
“Insyaallah, berbagai masukan yang kita terima dalam kesempatan ini, menjadi bahagian untuk kita sikapi bersama demi kemajuan kota ke depan,” ucap Mahyeldi.
Dikatakan Walikota, Pemko Padang terus berupaya merealisasikan berbagai program pembangunan salah satunya melalui 10 program unggulan (Progul).
“Alhamdulillah, semua program pembangunan telah berjalan dengan baik dan dirasakan masyarakat. Dan ini semua berkat sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah serta dukungan dari semua pihak,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Walikota menampung berbagai masukan dan harapan yang diutarakan beberapa warga. Diantaranya mulai dari usulan pelebaran jalan gang di beberapa kawasan Simpang Haru, lalu perbaikan drainase sampai dukungan terhadap larangan iklan rokok di Kota Padang serta lainnya.

Di akhir kegiatan Walikota menyerahkan dana hibah dari Pemko Padang sebesar Rp10 Juta untuk pembangunan masjid yang diterima secara simbolis oleh pengurus masjid. (David / Nda/Ar)

MPA,(PADAMG) - DPRD Kota Padang resmi memiliki ketua baru setelah sidang paripurna istimewa beragendakan pengambilan sumpah jabatan sebagai Ketua DPRD Padang di gedung Bundar Sawahan, Senin (10/7). Sidang istimewa digelar sekitar pukul 10.00 WIB di ruang sidang utama DPRD Padang.

Pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Padang, dihadiri oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi serta OPD (Organisasi Perangkat daerah) se Kota Padang dan organisasi masyarakat serta undangan lainnya.

Paripurna istimewa tersebut beranjak dari Keputusan Gubernur Sumbar No. 171-578-2017 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Padang sisa masa jabatan 2014-2019, yakni dari H. Erisman selaku ketua DPRD sebelumnya kepada Elly Thrisyanti selaku penerima jabatan Ketua DPRD Padang.

Elly Thrisyanty, mantan Ketua Fraksi Gerindra tersebut resmi menggantikan ketua DPRD sebelumnya, Erisman setelah dicopot dari jabatannya. Dia berjanji akan membuka kembali program-program yang berpihak pada rakyat, namun belum tuntas dilaksanakan. Elly mengaku akan terus mendorong anggota dewan bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik – baiknya untuk menampung aspirasi masyarakat, terutama untuk mendorong pembangunan Kota Padang supaya lebih baik lagi ke depannya,” ujar Elly.

Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi berharap, Ketua DPRD Padang yang baru dapat meningkatkan kinerja DPRD ke depannya serta memberi kenyamanan dalam menjalankan tugas. Politisi PKS tersebut berpesan, agar Ketua DPRD Padang yang baru mampu menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan, penggantian ketua DPRD Padang merupakan penyegaran. “Hal itu, biasa dalam sistem kepemimpinan,” sebutnya.
Ketua DPD II Golkar Padang tersebut menjelaskan, merujuk Undang-Undang 10 tahun 2016, syarat mengganti ketua DPRD harus disahkan melalui paripurna. Wahyu menjelaskan, tidak ada hal lain di balik penggantian jabatan Ketua DPRD Padang. Lembaga DPRD hanya meneruskan permintaan dari Partai Gerindra.

Saat ditanya awak media, adakah kaitan dengan polemik yang menyeret nama Erisman, Wahyu menyebut tidak ada kaitan. Walau diberhentikan menjadi ketua, Erisman tetap menjadi anggota DPRD. “Intinya adalah penggantian Erisman ini adalah hak Partai Gerindra,” ungkap Wahyu.

Diketahui, paripurna istimewa digelar sesuai dengan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang, Rabu 7 Juli 2017 lalu. Pengagendaan oleh Bamus beranjak dari Keputusan Gubernur Sumbar No. 171-578-2017 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Padang sisa masa jabatan 2014-2019 yakni dari H. Erisman selaku Ketua DPRD sebelumnya kepada Elly Thrisyanti selaku penerima jabatan Ketua DPRD Padang.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan itu mengatakan, sejauh ini komunikasi antara eksekutif dan legislatif sudah baik. Terbukti dengan tidak ada kendalanya program yang akan dijalankan. Meski begitu, diharapkan ke depan akan semakin lebih harmonis.

Menurut Walikota, terpilihnya ketua DPRD Padabg seorang  perempuan (wanita) merupakan sejarah baru di Kota Padang. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama ini, tidak menghambat kinerja para dewan.


“Ini merupakan sejarah baru bagi DPRD Padang bahwasanya pimpinan sekarang adalah srikandi, perempuan. Diharapkan ini akan lebih membawa kesejukan ke depannya. Semoga aspirasi masyarakat melalui DPRD Padang dapat diaktualkan lebih baik lagi,” tutup Walikota. (*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.