-->

Latest Post


MPA,(PADANG) - Rapat terakhir untuk pelaksanaan perlombaan Dragon Boat Internasional,berlangsung di Kantor Dispora Kota Padang, Senin (31/7) rapat tersebut  di pimpin langsung Azwin Kadispora dan dampingi oleh Yuherdi.
Kadispora, pertandingan akan berlangsung dari tanggal 3 - 6 Agustus 2017.bertempat Di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim Padang.
"Rapat nya berjalan sukses, sebab pembagian tugas yang jelas dan tepat,karena di susun oleh panitia sesuai dengan tanggung jawabnya masing masing" terang Azwin
Ia menambahkan, Pertandingan Dragon Boat Internasional ke- 15 thn 2017,tinggal pelaksanaan saja,
Supaya Lomba Dragon Boat Internasional Ke-15 tahun 2017 ini bisa berjalan sukses. bagi panitia di harapkan supaya bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab,karena tugas yang di percayakan adalah Amanahkan
Untuk itu mari bersama kita menciptakan rasa aman dan nyaman,bagi penonton yang akan menyaksikan pertandingan Dragon Boat Internasional ini,’’harapnya.
Kadispora mengingatkan,bersama kita menjaga kebersihan jangan buang sampah ke dalam sungai buanglah sampah pada tempatnya.





(AR).


MPA,(PADANG) – Dengan berada di pesisir pantai barat pulau Sumatera dan juga pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia, setidaknya menjadikan Kota Padang sesuai ‘topografi’ salah satu daerah yang masuk kategori rawan bencana di Indonesia. Oleh sebab itu, perlu penanganan secara intens dalam mengurangi risiko bencana (mitigasi bencana). Baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi setiap ancaman bencana.
Seperti kali ini, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meluncurkan program ‘Sekolah Cerdas Bencana’. Program ini dilaunching secara resmi Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo dengan diikuti sebanyak 300 lebih kepala sekolah SD-SLTP sederajat di Kota Padang.
Walikota menyampaikan, bahwasanya Padang memang dikenal sebagai kota istimewa dikarenakan memiliki potensi keindahan alamnya yang mempesona. Namun pada saat yang sama dalam topografinya, daerah ini juga memiliki banyak pantai, apalagi berbatasan langsung dengan Samudera Hindia yang memiliki ombak dengan cukup tinggi.
“Maka itu kita menginginkan, di samping masyarakat warga sekolah di Kota Padang juga diharapkan bisa cerdas dalam mitigasi bencana. Salah satunya melalui program Sekolah Cerdas Bencana,” sebut Walikota sewaktu melaunching program itu di Aula Bagindo Aziz Chan Balaikota, Senin (31/7/2017).
Mahyeldi melanjutkan, pada saat yang sama ia pun juga menginginkan ke depan bagaimana Padang menjadi daerah terdepan untuk Indonesia di IORA (Indian Ocean Rim Association) dalam hal penanggulangan bencana. Sehingga diharapkan Padang dapat mengambil peran yang lebih strategis di dalam poin kerjasama mitigasi bencana.
“Kita telah merencanakan untuk bersinergi dengan beberapa negara antara lain Jepang, Selandia Baru dan China. Semoga dengan itu, kelebihan-kelebihan yang dimiliki beberapa negara tersebut dalam mitigasi bencana dapat kita ambil dan terapkan. Sehingga semua masyarakat akan menjadi cerdas serta lebih modern dalam menyikapi berbagai bencana,” tukas Wako.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Edi Hasymi menerangkan, program Sekolah Cerdas Bencana merupakan salah satu upaya membangun budaya kesiapsiagaan khususnya warga sekolah terhadap bencana, baik sebelum bencana, sewaktu bencana maupun pasca terjadinya bencana.
"Harapan konkrtinya melalui program ini yaitu, baik murid, guru dan semua warga sekolah dapat cerdas dalam menyikapi bencana. Sehingga nanti tidak lagi panik, karena sudah mengikuti dan melaksanakan langkah-langkah penyelematan sesuai aturan-aturan yang diberikan,” jelas Edi.
Edi melanjutkan, program Sekolah Cerdas Bencana ini bakal diterapkan ke semua sekolah di Padang baik negeri atau swasta. Karena SLTA sekarang berada di naungan pemerintah provinsi, maka pihaknya hanya memfokuskan kepada SD-SLTP dengan mewajibkan semuanya mengikuti dan menerapkan program tersebut.
“Kita mungkin bisa berkaca pada gempa bumi yang terjadi di Padang 2009 lalu. Karena tidak memiliki ilmu dan wawasan kebencanaan, maka sebagian masyarakat kita ada yang bergerak dan menyelamatkan diri sesuai dengan kehendak masing-masing. Tak ayal, pada musibah itu korbanpun banyak berjatuhan, dan oleh sebab itu kita tidak ingin terulang kembali. Oleh sebab itu Sekolah Cerdas Bencana kita luncurkan di samping ada faktor-faktor fisik yang harus dipenuhi,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, setelah dilaunching Sekolah Cerdas Bencana tersebut pihaknya akan melakukan beberapa kegiatan. Diantaranya, membangun budaya siaga dan budaya aman disekolah dengan mengembangkan jejaring bersama para pemangku kepentingan di bidang penanganan bencana. Lalu meningkatkan kapasitas institusi sekolah dan individu dalam mewujudkan tempat belajar yang lebih aman bagi siswa, guru, anggota komunitas sekolah serta komunitas di sekeliling sekolah. Di samping itu juga menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah. 




(David)


MPA,(PADANG) - Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Kota Padang yang baru Arfian Amhar mulai berkantor di Aia Pacah, Senin (31/7/2017). Hal ini menyusul serah terima jabatannya dengan Kabag Pemerintahan sebelumnya Eri Senjaya yang juga menggantikan posisinya sebagai Camat Padang Barat.
Serah terima jabatan ini disaksikan Asisten I Setda Kota Padang Vidal Triza secara simbolik dan sederhana. Selain menyerahkan beberapa dokumen penting kedua pejabat sekaligus bertukar kendaraan dinas.
"Masing-masing agar memahami tugas pokok dan fungsinya pada posisi yang baru. Yang penting tetap bekerja, bersemangat dan memberikan pengabdian terbaik selaku Aparatur Sipil Negarab (ASN) Kota Padang," kata Vidal di kesempatan itu.
Menurut Vidal, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang, jabatan yang dipegang keduanya termasuk rawan dimanfaatkan oleh kepentingan politik. Ia mewanti-wanti kedua pejabat agar tidak terlibat politik praktis.
"Hati-hati jangan terlibat politik praktis. Jabatan ini rawan kepentingan politis. ASN agar tetap netral," kata Asisten.
Sementara itu, mantan Camat Padang Barat Arfian Amhar mengaku akan berusaha menjalankan amanah dengan baik pada posisi yang baru di Sekretariat Kota Padang. Ia berusaha secepatnya akan melakukan konsolidasi dengan jajarannya.
"Saya berusaha menjalankan amanah sebaik-baiknya. Dalam waktu dekat konsolidasi dengan semua jajaran," kata pria yang berhasil meraih Kompentensi Camat Terbaik Kota Padang tahun 2016 itu.
Sementara Eri Senjaya yang menggantikan Arfian mengaku akan melanjutkan keberhasilan-keberhasil yang dicapai di Padang Barat.
"Sebagai etalase Kota Padang kecamatan Padang Barat tentu harus lebih berbenah lagi," kata mantan Kepala Kantor Kesbangpol Kota Padang ini.






 (DU/Taf/Charlie/Zal/Joim)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.