-->

Latest Post

MPA,PADANG – SMK Negeri 5 Padang mengadakan sosialisasi peningkatan mutu pembelajaran sebagai SMK Rujukan, hadir dalam sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang di wakili oleh Drs syofrizal B.MT. Pengawas pembina SMK N5 Padang Drs. Masril, MM, dan sebagai nara sumbernya dari perguruan tinggi ITP Padang, kegiatan ini di adakan diruang sidang SMK N5 padang,dan dihadiri oleh seluruh tenaga pengajar, staf, dan tata usaha yang ada di SMK N5 Padang, Sabtu (27/7/2019). 

Kepsek SMK Negeri 5 Padang Deta Mahendra S.Pd MM, disela kegiatan sosialisasi mengatakan, SMK Negeri 5 ini mendapatkan bantuan dari dinas pendidikan sebagai SMK Rujukan, “Apresiasi harus kita lakukan, namun meskipun begitu tugas berat sudah di depan mata,” yaitu melakukan persiapan secara internal sekolah dalam mengimplementasikan Sekolah Rujukan.

Karena itulah , hari ini ada kegiatan sosialisasi dan workshop soal penyusunan implementasi Sekolah Rujukan. Nanti ada 3 orang guru yang akan di magangkan guna peningkatan mutu pembelajaran,” ujar kepsek yang akrab disapa Deta.

Dikesempatan itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang di wakili oleh Drs Syofrizal B.MT. mengatakan, semoga SMK N5 Padang bisa menjalankn amanah sebagai sekolah rujukan, Sekolah rujukan ini ada 2 pola, 1. Pola rujukan  dalam bentuk fisik, 2 pola rujukan peningkatan sumberdaya manusia.

Jadi, untuk SMK N5  saat ini adalah bentuk pola yangg ke 2, yaitu pola rujukan peningkatan 
SDM,  Dimana di prioritas kan peningkatan jurusan TAV, tentang pengetahuan pembuatan Robotik. Untuk ini, Perguruan tinggi ITP mau berbagi ilmu robotics nya kepada SMK Negeri 5  Padang selaku sekolah yang di tunjuk sebagai sekolah rujukan.
Guru  yang memiliki keahlian spesifik harus bisa mengembangkan  peningkatan teori, proses dan kwalitas sesuai kurikulum dengan penguatan–penguatan ilmu yang sesuai teknologi yang berkembang, jelas Syofrizal. 

Beliau berharap, sosialisasi ini hendaknya bisa menambah wawasan dan dapat berbagi kepada sesama guru guna meningkatkan mutu SDM, sehingga kompetensi yang dimilikinya bisa di implementasikan kembali. 

Meningkatnya mutu sekolah tergantung pada SDM guru, hebat anak didiknya karena gurunya juga, hebat sekolah karena bagus menajemen gurunya. Hendaknya inti sosialisasi ini agar dapat dipahami, dikembangkan dan direalisasikan sebagai sekolah rujukan mari kita laksanakan bersama sama, setiap masalah kita atasi bersama, dan tidak ada masalah yang tidak ada solusi, pungkasnya. (Gusni)

Keterangan foto: Salbiah (tengah, berjilbab hitam) berfoto bersama dengan anak-anak peserta festival dan pendampingnya dengan pose 'Salam Literasi

MPA,JAKARTA - Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, menyempatkan diri menyambangi peserta Festival dan Lomba Literasi Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional asal SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang di Jakarta. Salbiah  mengunjungi anak-anak SLB ini di tempat digelarnya kegiatan di Atria Hotel, Jl. Gading Serpong Boulevard No. Kav 2, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810 Tangerang, Sabtu (27/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Aceh  Tamiang, yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra, dan berhasil terpilih kembali di periode kedua pada pemilu lalu, adalah sosok perempuan yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Kepada media, ia menyampaikan bahwa acara festival yang diikuti anak-anak Aceh Tamiang tersebut akan berlangsung selama 5 hari dimulai sejak tanggal 25 s/d 29 Juli 2019.

"Kedatangan saya kemari adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak peserta festival dan lomba literasi anak berkebutuhan khusus tingkat nasional asal SLB Aceh Tamiang yang telah terpilih dalam mengikuti lomba tersebut," ungkap Salbiah sambil berbagi kemudahan rezeki dengan memberikan sedikit uang saku kepada anak-anak yang mengikuti lomba.

Melalui kunjungan ini, tambah Salbiah, dirinya ingin memberikan dukungan semangat kepada anak-anak yang sedang mengikuti lomba. "Saya berharap agar kepercayaan diri mereka semakin meningkat dan semangat juang juga semakin berkobar karena merekalah aset daerah yang kita miliki," ungkapnya.

Salbiah, S.Pd juga menjelaskan bahwa anak-anak yang berasal dari SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang sebanyak 4 orang yang tercatat sebagai peserta lomba. Masing-masing anak didampingi oleh guru pendampingnya, dan akan mengikuti 4 kategori perlombaan, yaitu:  
1. Raju Laini dengan Guru Pendamping Zulfan Tri Ananda Ramadhan akan mengkuti Lomba Cerpen.
2. Khairul Efendi dengan Guru Pendamping Zamruddin akan mengikuti lomba Komik Strip.
3. Nawal Aji Pradana dengan Guru Pendamping Fadlina akan mengikuti lomba baca puisi, dan
4. Imam dengan Guru Pendamping Cut Muliyani akan mengikuti Lomba Mendongeng. 

"DPC  PPWI Aceh Tamiang sangat mengapresiasi kegiatan yang telah digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ini. Kita melihat dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) dan dapat lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia. Selain itu, kegiatan ini menurutnya dapat menumbuhkan dan memupuk jiwa seni, sastra, semangat, disiplin, dan rasa percaya diri bagi siswa didik pendidikan khusus dan layanan khusus," imbuh Salbiah.

Di tempat terpisah, Kepala SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Muttaqin, S.Pd, M.Pd, saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan bahwa anak-anak didiknya sekarang sedang berada di Jakarta dan sedang mengikuti lomba literasi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dorongan kepada peserta didik sehingga dapat mengembangkan potensi, bakat dan kreativitasnya di bidang literasi. Juga, dapat menumbuhkan sikap kritis, terbuka dan rasa ingin tahu peserta didik dalam berbagai hal melalui festival literasi.

"Semoga saja anak-anak kita bisa keluar sebagai pemenang, kita sangat bangga karena merekalah kedepan yang akan mengharumkan nama Daerah," tutup Salbiah. (NSR/Red)



MPA,ACEH TAMIANG - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara coffee morning bersama insan pers yang bertugas di kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia.

Acara coffee morning bersama tersebut berlangsung di salah satu warung kopi di kawasan Karang Baru, Rabu (24/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah hadir pada acara coffee morning yang mereka gelar.

"Acara yang kita adakan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar para insan pers dengan para pengurus PPWI Aceh Tamiang," terang Salbiah.

Salbiah juga menjelas, PPWI adalah organisasi menampung semua penulis pewarta warga (Citizen Reporter) dari latarbelakang apapun, khususnya yang memiliki hobi menulis, baik untuk konsumsi media massa online dan offline, maupun menulis di blogger dan media lainnya.

Lanjutnya lagi, dalam era saat ini, salah satu perjuangan pewarta warga dan para insan pers adalah mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan lurus sesuai dengan fakta melalui berbagai saluran yang ada.

"Tentunya acara ini nantinya akan menjadi agenda silaturahmi yang bersifat rutin sehingga dapat menumbuhkan kebersamaan diantara kita, dalam upaya pencapaian dari salah satu tujuan berdirinya Negara Republik Indonesia yang tertuang secara jelas dalam pembukaan UUD 1945 pada alenia ke-empat, yakni MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA," tutup Salbiah. (NSR/Red)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.