-->

Latest Post



MPA, NGAWI JATIM – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Koramil Kendal bersama masyarakat melakukan pengecoran jalan yang becek di Desa Dadapan.

Hal tersebut disampaikan, Komandan Kodim (Dandim) 0805/Ngawi, Letkol Arh Hany Mahmudhi, S.E, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (11/8/2019).

Diungkapkan Dandim, kegiatan kerja bakti pada Sabtu (10/8) yang dilakukan Kodim Kendal. Dalam rangka membantu warga melakukan pengecoran jalan dengan tujuan agar jalan-jalan kampung yang semula becek dapat dan bisa dilewati dengan baik.

“Dalam hal ini Sertu Herman beserta dua orang anggota memberikan semangat, arahan dan pengawasan serta membantu melakukan pengecoran jalan agar masyarakat kedepannya dapat menikmatinya,” kata Hany.

"Selain itu, juga dalam rangka menjelang Lebaran Idul Adha, dikarenakan banyak jalan yang berlubang dan becek," imbuhnya.

Pada kesempatan itu Hany menjelaskan bahwa pengecoran jalan ini,  merupakan program desa setempat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, sehinga dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat menjelang perayaan Idul Adha.

Lebih lanjut, dengan adanya kerjasama antara TNI dan masyarakat, nantinya akan tercipta Kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kendala yang ada dalam masyarakat dapat teratasi dengan baik.

“Perlu disadari bahwa TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu kita sebagai anggota TNI wajib membantu masyarakat apa yang menjadi kebutuhan warga masyarakat setempat,” tutur Hany.

“Dengan adanya kerja sama antara TNI dengan masyarakat negara menjadi kuat,” tambahnya. (Dispenad)


Daenk Jamal (berkostum putih-putih, kopiah keemasan) bersama team membagikan daging kurban ke warga

MPA, JAKARTA - Bersempena perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H, pengelola Kalijodo Jaman Now (KJN) mengadakan acara penyembelihan hewan kurban, bertempat di halaman pelataran bangunan utama KJN, Minggu 11 Agustus 2019. "Dalam rangka merayakan Idul Adha tahun ini, kami dari pengelola Kalijodo Jaman Now melakukan penyembelihan hewan kurban, berupa 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing," jelas Daenk Jamal, pimpinan pengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH) KJN kepada pewarta media ini.

Sejak tahun lalu, sambung Daeng Jamal yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Garda Bintang Timur itu, pihak KJN rutin melakukan penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada para kaum dhuafa dan perlu bantuan di seputaran RTH KJN. "Ini kami lakukan sebagai wujud syukur KJN dan kepedulian kami terhadap warga masyarakat, khususnya di daerah sini," imbuh Putra Makassar yang energik itu.

Sementara dari pantauan media di lapangan, seperti halnya di banyak tempat lainnya, terlihat kesibukan di pelataran tempat pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Petugas bekerja dengan penuh semangat sejak pukul 10.00 wib tadi. Warga sekitar KJN cukup ramai yang datang sambil membawa kupon pengambilan daging kurban. Mereka terlihat antusias dalam barisan antrian menunggu giliran mendapatkan bagian daging kurban.

"Saya senang sekali bisa mendapatkan daging kurban dari pengelola Kalijodo Jaman Now, terima kasih Bapak Daenk Jamal atas kemurahan hatinya berbagi dengan kami," ujar Siti Maimunah, salah satu warga sekitar KJN yang beruntung dapat bagian daging kurban siang ini di KJN. (APL/Red)



Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo

MPA, JAKARTA - Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa putra pertama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Jhon Trump (Trump Jr) akan ke Indonesia. Menurut rencana, pebisnis properti kelahiran Desember 1977 itu akan datang ke Jakarta pekan depan.

"Jadi, nanti rencananya Donald Trump Junior akan datang bulan Agustus 2019. Kita harus senang dong, didatangi anaknya Presiden Trump. Anak yang pertama, nanti saya undang," ujar dia seperti dilansir Sindonews.com, Jum'at, 9 Agustus 2019.

Dia menjelaskan, sejauh ini kerja sama proyek-proyek bersama Presiden AS Donald Trump berjalan lancar, diantaranya Hotel bintang 6 di Bali dan kawasan kota pintar (smart city) di Jawa Barat.

"Nanti pas putra Presiden AS Donald Trump datang, kita akan pre-launching proyek yang di Lido dan Bali," jelasnya.

Hary Tanoe menambahkan, pihaknya telah melakukan kerja sama bisnis dengan Donald Trump sejak sebelum dia menjabat sebagai presiden. Oleh karenanya seluruh proyek yang saat ini telah berjalan telah dilakukan sebelum Trump terpilih menjadi Presiden AS.

“Maka itu, hari pertama Trump menjadi Presiden AS, tidak boleh ada kesepakatan bisnis," pungkas dia. (*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.