-->

Latest Post

Ilustrasi evakuasi pasien (Foto: iNews)

MPA, JAKARTA - Penyebaran virus Corona atau Covid-19 kian bertambah. Total pasien seluruh Indonesia mencapai 12.071.

Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi yang paling tinggi pertambahan pasien positif yakni 148 sehingga menjadi 4.687 pasien positif. Lalu disusul Jawa Tengah dengan 51 pasien sehingga menjadi 849 pasien positif.

Posisi ketiga yakni Jawa Barat dengan 48 pasien positif baru sehingga totalnya menjadi 1.300 pasien positif. Selanjutya, Jawa Timur dengan 47 pasien positif baru sehingga totalnya menjadi 1.171 pasien positif.

Posisi kelima yakni Sulawesi Selatan dengan 33 pasien baru sehingga menjadi 640 pasien positif virus Corona.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk terus disiplin menjaga jarak.

"Pencegahan dan pemberantasan Covid-19 hanya bisa dilaksanakan dengan disiplin yang kuat dan semangat gotong royong yang tinggi," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 2.197 orang. Ada penambahan 243 dibandingkan sebelumnya mencapai 1.954 orang.

"Kepedulian kita kepada sesama sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Saling membantu dan mengingatkan agar tidak tertular itu penting," ucapnya.

Kemudian, pasien yang meninggal dunia mencapai 872 orang. Ada penambahan 8 dibandingkan sebelumnya sebanyak 864 orang.

"Gunakan masker jika terpaksa keluar rumah dan batasi waktunya. Hindari kerumunan, jangan menaiki kendaraan umum yang penuh sesak. Jangan mudik karena tidak ada yang menjamin dalam perjalanan kita tidak akan tertular," katanya. (*)

Sumber : inews.id

Ilustrasi

MPA - Wabah virus corona memang sudah merepotkan manusia seantero bumi.

Susahnya menjalani aktifitas membuat pergerakan ekonomi terhenti hampir total.

Namun, di balik hal tersebut seorang anak indigo bernama Tigor Otadan mengatakan bahwa Covid-19 hanya permulaan saja.

Meski demikian, ia juga meyakini ramalannya kalau pertengahan tahun 2020 wabah virus corona mereda.

"Kalau saya melihat di tahun 2020 Corona ini di tengah-tengah tahun bukannya langsung hilang tidak.

"Tapi berkurang, berkurang," jelas Tigor Otadan dikutip dari kanal YouTube 'Viper Kediri' (6/4/2020).

Meski pandemi Covid-19 akan berkurang, Tigor Otadan mengatakan akan ada peristiwa alam yang bakal terjadi.

"Tetapi saya di situ melihat dengan berkurangnya yang terdampak corona nanti akan muncul peristiwa-peristiwa alam," jelas Tigor.

Sumber : hot.grid.id

Penyanyi Didi Kempot menggelar konser di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019).

MPA, JAKARTA - Penyanyi kondang campursari Didi Kempot telah pergi untuk selamanya meningggalkan kita semua, Selasa (5/5/2020).

Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo pada pukul 7.30 pagi. Hal ini disampaikan Lili, saudara dekat Didi Kempot dalam wawancara di Kompas TV, Selasa.

Kepergian Didi Kempot sangat mengejutkan lantaran menurut Lili, Dodi Kempot masih beraktivitas seperti biasa sebelumnya.

Hingga saat ini, rencana tentang pemakaman Didi Kempot masih belum diketahui.

Dionisius Prasetyo atau yang lebih dikenal dengan Didi Kempot merupakan penyanyi campur sari asal Solo, Jawa Tengah.

Ia kerap dijuluki para penggemarnya dengan nama Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi, dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Brokenheart.

Didi Kempot adalah anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Ia juga adik dari salah satu pelawak senior Srimulat, mendiang Mamik Pondang.

Di balik ketenarannya saat ini, pelantun lagu "Stasiun Balapan" yang dirilis pada 1999 itu dulunya adalah seorang pengamen.

Ia mengawali langkahnya di dunia musik sebagai musisi jalanan sejak 1984 hingga 1989.

Sejak saat itu, Didi telah menciptakan beberapa lagu hingga akhirnya ia bertekat untuk hijrah ke Jakarta dan berharap lagunya dilirik oleh produser.

Lagu-lagu karya Didi Kempot kebanyakan berkisah tentang kesedihan, cinta, dan juga patah hati.

Hal ini membuat orang-orang yang mendengarkan lagunya juga ikut tersayat hatinya. Pada 2019 lalu, lagu Didi yang berjudul "Pamer Bojo" yang telah dirilis sejak 2016 kembali melejit di dunia musik Tanah Air.

Penggemar musik campur sari Didi Kempot yang kerap disebut dengan Sobat Ambyar kini semakin menyebar.

Tidak hanya terdiri dari kalangan dewasa, tetapi kaum muda kini juga menjadi penggemar lagu-lagu dari pria kelahiran 31 Desember 1966 ini. (*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.