-->

Latest Post


MPA, PADANG    Tiga awak media online kunjungi Bagian Humas dan Publikasi Pemko Padang. Selain silaturahmi, kunjungan ini dimaksud untuk manggali lebih jauh mengenai keterlambatan pembayaran biaya publikasi yang dikira awak media tidak ada kejelasan dan terkesan plin plan.

Pertemuan tiga awak media yang mewakili rekan-rekannya ini berlangsung di ruangan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis di Balaikota Padang.

Dalam keluh kesahnya ke kabag humas, tiga awak media ini mengisahkan hal yang dialami ditengah pandemi covid-19. Belum lagi lebaran sudah didepan mata, inilah yang memicu mereka berkunjung dan mempertanyakan pencairan dana publikasi yang sempat tertunda lantaran wabah covid-19.

Menanggapi hal tersebut Amrizal mengatakan, tidak ada niat pemko padang mengulur waktu membayar biaya publikasi, “kita sama-sama tau keadaaan saat ini pandemi covid-19”, dan semua anggaran dijajaran pemko padang terkunci, jadi buat rekan media harap maklum, awalnya ujar Amrizal, Kamis (14/5/2020).

Namun meskipun begitu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi pemko padang Amrizal Rengganis, yang juga mantan wartawan ini ternyata sangat peduli sama awak media dan mengatakan hendak mengusahakan pencairan dana publikasi yang tertunda akibat covid-19 sebelum lebaran ini.

“kita usahakan pencairan secepat mungkin, yang jelas sebelum masuk lebaran”,ujar Amrizal sambil diamini oleh pimpinan media online Figurnews.com “Yuamran, Wartawan Utama” dan disimak juga oleh yang akrab disapa Daut, atau Novwibawa, SH "Wartawan Madia” dari media online Sumbarraya.com yang hadir saat itu.

Dipenghujung pertemuan,  sampaikan kepada rekan-rekan, untuk pembayaran dana publikasi tahun ini akan kita lakukan dengan cara non tunai, tolong kirim no rekeningnya, ujar Amrizal. (Ar)



Photo Istimewa

MPA, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga tanggal 29 Mei 2020. 

Perpanjangan masa PSBB tersebut, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dalam masa ini, seluruh kendaraan baik yang akan masuk maupun keluar dari Provinsi Sumbar akan tetap di Stop dan disuruh putar balik seperti yang telah diterapkan pada masa PSBB tahap pertama.

“Dari data yang dihimpun bahwa selama masa PSBB tahap pertama mulai tanggal 24 April 2020 hingga tanggal 12 Mei 2020, petugas gabungan diperbatasan telah melakukan penindakan terhadap ratusan kendaraan yang akan masuk dan keluar Sumbar dengan cara menyuruh putar balik ke daerah asalnya," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto.

Dikatakan Kombes Pol Satake, adapun jumlah kendaraan yang dilarang masuk ke Sumbar untuk kendaraan umum sebanyak 232, mobil pribadi sebanyak 763 dan untuk kendaraan roda dua sebanyak 325. 

"Sementara untuk data kendaraan yang dilarang keluar untuk kendaraan umum sebanyak 123, untuk kendaraan pribadi 362 dan kendaraan roda dua sebanyak 213,” ujar.

Dirinya menambahkan, jumlah kendaraan yang dilarang masuk selama PSBB tahap pertama sebanyak 1.320 dan yang kendaraan yang dilarang keluar Sumbar sebanyak 662 kendaraan. 

"Jadi total keseluruhan kendaraan yang dilarang masuk dan keluar Sumbar berjumlah 1.982 kendaraan," bebernya.

Terpisah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH menjelaskan, dalam wawancara bersama awak media seusai acara rapat di Gubernuran Provinsi Sumbar, bahwa dalam masa perpanjangan PSBB ini seluruh kendaraan yang akan masuk ke Sumbar akan disuruh putar balik ke daerah asal. 

"Tidak boleh masuk," kata jenderal bintang dua tersebut. 

Kapolda menegaskan, kendaraan yang diperbolehkan masuk ke Provinsi Sumbar hanya kendaraan tertentu saja seperti kendaraan pengangkut sembako, logistik, BBM, alat kesehatan dan orang sakit dengan dilengkapi dengan surat serta tenaga medis sebagai pendamping didalam kendaraan tersebut.   

Terkait adanya pembagian bantuan kepada masyarakat yang saat ini di fokuskan di kantor Pos, petugas kepolisian telah ditempatkan untuk melakukan pengamanan dan tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengikuti aturan terkait pencegahan penyebaran Covid-19," pungkas Kapolda. (*)

Sumber : Bidhumas Polda Sumbar


Pekan Ini APD dan Paket Sembako Fokuskan Penyebaran di Jabodetabek, Jawa Tengah & Bengkulu 

JAKARTA, (13 Mei 2020) - Setelah sukses dengan menggelar Konser Amal Satu Indonesia yang melibatkan 300 selebritis pada 10 Mei 2020 lalu, EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) terus bergerak menyalurkan beragam kebutuhan bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan serta masyarakat yang terdampak di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini giliran Semarang dan Bengkulu yang menjadi sasaran penyaluran bantuan berupa APD dan paket sembako. 

Proses distribusi 10,000 paket sembako melalui Warung Mitra Bukalapak masih terus berlangsung di seluruh Jabodetabek sampai pekan depan. Kegiatan yang simultan berlangsung hari ini (Rabu, 13/5) di Semarang-Jawa Tengah. Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) menyerahkan ribuan APD kepada para pejuang medis yang berada di RS Bhayangkara Semarang, berupa 100 baju hazmat, 1,000 masker bedah, 100 masker N95, 100 foot cover, 100 face shield, 1,000 safety gloves, 500 masker kain dan 100 safety goggle.

Sebelumnya pada hari (Selasa, 12/5) EMTEK Peduli Corona juga telah bergerak ke Bengkulu membantu masyarakat yang terdampak di area sekitar Stasiun Transmisi Indosiar dan SCTV. Sebanyak 150 paket sembako diserahkan oleh YPP melalui perwakilan Kepala Stasiun Transmisi Indosiar dan SCTV Bengkulu kepada Ketua KPID Bengkulu Ratim Nuh untuk kemudian disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Hingga hari Rabu, 13 Mei 2020 Emtek Peduli Corona telah menerima amanah uluran tangan pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak, pembaca Liputan6.com, pengguna DANA dan Sponsor Konser Amal Satu Indonesia senilai Rp 22,391,343,242. Mari wujudkan kepedulian kita untuk para pahlawan medis yang berjuang di garda terdepan serta saudara-saudara kita akibat pandemi yang masih berlangsung, melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta melalui platform aplikasi Bukalapak di Serbu Seru Bukalapak dan melalui scan QR code di aplikasi DANA. 

Buka hati anda, ulurkan tangan anda, donasikan sebagian rezeki anda melalui Emtek Peduli Corona. Mari bersama bergandengan tangan, kepedulian kita harapan mereka. (**)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.