-->

Latest Post

Photo Istimewa

MPA, PADANG - Usai menyalurkan bantuan 10 ton beras kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH berkunjung ke pusat perbelanjaan di Kota Padang.

Bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Forkopimda Sumbar, awalnya Kapolda mengecek kesiapan penerapan New Normal di Pasar Raya Padang, Senin (8/6).

Disana, rombongan melihat kesiapan Pasar Raya Padang dalam penerapan new normal dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti adanya tempat cuci tangan bagi masyarakat yang disediakan oleh pihak Dinas Pasar. Kemudian, adanya pengaturan jarak antara pedagang dan pembeli (pengunjung).

Pada kesempatan itu Kapolda Sumbar meminta kepada masyarakat untuk benar-benar disiplin mematuhi segala aturan dan ketentuan protokol kesehatan maupun PSBB agar kondisi segera membaik, sehingga bisa melangkah menuju new normal.

"Dengan mengikuti aturan dan protokol tersebut, diharapkan dapat memutus rantai penyebaran COVID-19. Sehingga masyarakat nantinya dapat beraktivitas seperti biasanya kembali," kata Irjen Pol Toni Harmanto.
Ditamhakan, dari kepolisian dan TNI akan melakukan penegakan kedisiplinan. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Indonesia Joko Widodo.
"Untuk itulah arahan Presiden agar TNI Polri membantu optimalisasi pengawasan yang lebih disiplin. Pengawasan yang selama ini di perbatasan diperluas sampai ke pasar-pasar, mall, hingga kawasan wisata. Harapannya warga displin dengan protokol kesehatan, lalu penularan corona bisa terkendali," ungkapnya.

Dalam pengecekan ini, juga diikuti oleh Wakil Walikota Padang Hendri Septa, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan S.Ik dan instansi terkait lainnya.

Selanjutnya, rombongan menuju pusat perbelanjaan di Basko Grand Mall Padang. Disana juga Kapolda dan Gubernur ikut melihat kesiapan salah satu mall di Kota Padang dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Selain itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si juga melihat kesiapan Trans Mart Padang dalam menuju New Normal.(*)

Sumber bidhumas polda sumbar

Photo Istimewa

MPA, PADANG - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan sosial Polda Sumbar ini berjumlah 10 ton beras.

Sebanyak 150 warga, menerima bantuan secara simbolis yang diserahkan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, berupa masing-masing beras 5 kg, Senin (8/6) pagi.

Dengan mengikuti protokol kesehatan, Kapolda Sumbar bersama Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Sumbar menyerahkan bantuan beras ini kepada masyarakat yang hadir.

Kapolda Sumbar mengatakan, hari ini pihaknya telah menyerahkan kembali bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Artinya ada kepedulian TNI - Polri dan seluruh pejabat pemerintahan disini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," katanya.

Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, Irjen Pol Toni menambahkan bantuan berupa obat-obatan juga diserahkan kepada anggota Polri Polda Sumbar

"Pada anggota Polri sendiri, kami juga memberikan paket kesehatan obat obatan dan sebagainya, untuk keperluan mereka yang sering berada di lapangan," ungkapnya.

Informasi yang diperoleh, bantuan beras ini juga disalurkan melalui Biro Logistik Polda Sumbar untuk warga yang terdampak Covid-19.(*)

Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA, SUMBAR - Implementasi penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 untuk ASN dilingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur Sumbar Nomor 36 tahun 2020, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Barat menggelar apel perdana setelah hampir 3 (tiga) bulan bekerja dirumah akibat pandemi covid-19.

Apel dilaksanakan Senin (8/6) dilapangan kantor, Jl. Pramuka 11 A Padang diikuti seluruh karyawan dan dipimpin langsung kepala dinas, Jasman dengan tata protokol covid-19.

Dalam arahannya, Jasman mengatakan, apel sebagai bentuk kesiapan menuju penerapan tatanan normal baru produktif aman covid-19. Tentunya tetap mengikuti protokoler kesehatan.
"Setelah hampir 3 (tiga) bulan kita bekerja dirumah, mulai hari ini kita berkantor seperti biasa. Hanya, kebiasaan bergeser. Kita musti lebih ketat lagi menerapkan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker dan melaksanakan physical distancing yang semuanya telah tertuang dalam Pergub Sumbar nomor 36 tahun 2020 dimaksud. Setiap kita agar mempedomani Pergub tersebut ," sebut Jasman.

Sebagai dinas pelayanan publik, Jasman juga menegaskan agar persoalan kesehatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan publik. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan datang ke kantor Kominfo dan untuk itu agar diberikan edukasi yang baik kepada mereka.
“Prioritas utama kita adalah pelayanan publik dengan mengedepankan aspek kesehatan sebagai prioritas utama. Sebaiknya kalau ada masyarakat yang belum mematuhi protokol covid-19 datang ke kantor kita, segera berikan edukasi dan ingatkan baik-baik agar mereka faham dan mengerti tentang penanganan penyebaran covid. Edukasi mereka agar sebelum masuk kantor cuci tangan dulu di luar kantor yang fasilitasnya telah kita sediakan. Kita wajib mengedukasi masyarakat untuk berperilaku aman covid agar semua kita bisa produktif dalam bekerja,” tegasnya.

Dia juga meminta seluruh karyawan harus lebih waspada, karena berdasarkan hasil Laboratorium Universitas Andalas lebih dari 86% positif covid-19 adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).

"OTG keliatannya baik-baik saja, tetapi ketika mereka kontak dengan orang yang positif, maka mereka terinfeksi. Lebih parah lagi punya penyakit bawaan seperti, ginjal, diabetes, hipertensi, TBC, Paru dan penyakit bawaan lainnya. Untuk itu kita harus jaga kesehatan, imbuh Jasman.

Untuk itu, dirinya memberikan dispensasi kepada staf yang mempunyai penyakit bawaan akut untuk bekerja di rumah sesuai ketetapan pemerintah.

Selanjutnya Jasman menekankan bahwa terinfeksi corona bukanlah aib. Untuk itu dirinya meminta agar orang yang terinfeksi jangan dijauhi, tetapi dibantu baik materi maupun lainnya.

Diakhir arahannya, Jasman meminta seluruh karyawan tetap mematuhi aturan, selalu berinovasi dan menjaga kekompakan.
"Jangan sampai tatanan baru ini menghambat kreativitas kita. Terus ciptakan inovasi pelayanan. Bekerjalah dengan optimal. Ingat, kita abdi negara pelayan masyarakat," pungkasnya. (JR/EK)

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.