-->

Latest Post

Photo Istimewa

MPA, PADANG – Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, Mh bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Forkopimda Sumbar, siang tadi berkunjung ke perkebunan milik 2 anggota Polri di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (11/6).

Kunjungan para pimpinan di Sumbar ini, untuk melihat langsung inovasi yang dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19.

Awalnya, Kapolda bersama rombongan berkunjung ke lokasi baru penanaman bibit pepaya di Batu Basa Nagari III Koto Aur Malintang Kec. IV Koto Aur Malintang Kab. Padang Pariaman milik Kompol Jon Hendri, SH yang menjabat sebagai Kasat Intelkam Polresta Padang. 

Disana, Irjen Pol Toni bersama Gubernur dan rombongan juga melakukan penanaman bibit pertama pepaya secara serentak.

Usai melakukan penanaman bibit pepaya secara bersama, rombongan kemudian melakukan peninjauan lokasi perkebunan pepaya dan jagung di Korong Padang Laring Barat Nagari III Koto Aur Malintang Utara.

Selain melihat langsung perkebunan pepaya yang sudah berbuah, Kapolda dan rombongan juga ikut memanennya dengan memetik buah yang sudah masak.

Diketahui, perkebunan pepaya dan jagung yang dikelola oleh Kompol Jon Hendri ini, memiliki luas lebih kurang 7 hektar dengan mempekerjakan karyawan tetap sebanyak 8 orang dengan gaji harian Rp. 85.000/hari dengan hasil panen setiap minggu sekitar 3.5 Ton.

Usai dari lahan Kompol Jon Hendri, rombongan kembali melanjutkan perjalanannya ke Korong Lagan Condong Nagari Malai V Suku Timur Kec. Batang Gasan Kab. Padang Pariaman.

Disini terdapat lahan sekitar 12 hektar yang dikelola oleh Brigadir Indel Supridi, salah satu anggota Polsek Sungai Limau Polres Pariaman. 

Lahan yang disewanya tersebut, dikelola oleh Brigadir Indel untuk ditanami jagung. Dari perkebunannya itu, polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas ini telah mempekerjakan karyawan tetap sebanyak 15 orang, dengan gaji harian Rp. 85.000 / hari dan hasil panen per tiga bulannya sekitar 50 Ton.

Turut juga hadir dalam kunjugan tersebut Kasrem 032/WBR Kolonel Inf. Edi Nurhabad, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan, S.Ik, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana, M.Psi beserta unsur Muspida setempat. (*)

Sumber : Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA, PADANG – Pemko Padang terus menggalakkan berbagai upaya untuk mengatasi wabah covid-19. Baru-baru ini, dibentuk kongsi covid-19 berbasis RT/RW kerjasama Fakultas Kedokteran (FK) Unand dan Pemko Padang untuk mengatasi wabah covid-19. 

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, kongsi covid-19 untuk mempermudah koordinasi dan sinergi dalam mengatasi wabah covid-19. Dengan menumbuhkan semangat kepedulian bersama, saling memberikan dukungan kesembuhan bagi warga yang terkonfirmasi postif, serta edukasi pola hidup sehat masyarakat agar tidak terpapar covid-19.

“Pemko Padang mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Kedokteran Unand atas kontribusi dan kerjasamanya dalam membentuk kongsi Covid-19 berbasis masyarakat. Memberikan pendampingan langsung, menjelaskan tentang wabah covid-19 yang sedang melanda negeri kita ini. Begitu juga kepada unsur Forkopimda yang juga terlibat aktif memutus mata rantai penyebaran covid-19”, ujar Mahyeldi saat membuka acara Pendampingan Implementasi Kongsi Covid-19 di Aula Pertemuan Kantor Lurah Mata Air, Kamis (11/6/2020).

Acara tersebut diikuti RT/RW se-Kelurahan Mata Air. Juga dihadiri langsung Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F, Wakapolresta Padang AKBP Haris Hadis, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Amril Amin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr.Ferimulyani Hamid, M.Biomed, Camat Padang Selatan Teddy Antonius, dan Forkopimca Padang Selatan.

Wali Kota Mahyeldi menambahkan, kongsi covid-19 berbasis RT/RW akan diterapkan di seluruh kelurahan di Kota Padang, terutama kelurahan yang masih berada dalam zona merah.

Dikesempatan yang sama, Dekan FK Unand Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F, mengatakan, saat ini FK terus melakukan upaya preventif dan promotif. Termasuk melakukan KKN tematik di lokasi atau ditempat dimana mahasiswa berada saat ini. 

“Kami tidak lagi menarik mahasiswa ke Kota Padang. Yang berada di luar kota silahkan melakukan pengabdian di tempat ia berada”, terang Dekan FK Unand tersebut.

Selain itu, ia juga mengatakan, bagi mahasiswa di tahap profesi dilakukan kegiatan family oriented medical education. Melakukan promosi kepada masyarakat di kelurahan dan itu juga dilakukan di daerah-daerah lain.

“Jadi kegiatan pendampingan implementasi kongsi covid-19 ini merupakan bentuk tanggungjawab profesi dan pengabdian kepada masyarakat. Dan kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh pihak, relawan, Forkopimda, pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu”, ulasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr.Ferimulyani Hamid, M.Biomed, mengatakan, pendampingan implementasi Covid-19 merupakan edukasi kepada masyarakat tentang apa itu covid-19, cara mengatasinya dan pengetahuan lainnya tentang covid-19. Dan bagaimana upaya masyarakat memberikan perlindungan dan membantu penyembuhan pasien covid-19. 

Camat Padang Selatan, Teddy Antonius menyambut baik pendampingan dari FK Unand dan Dinas Kesehatan Kota Padang tersebut, dan berharap dengan adanya edukasi bagi RT/RW tersebut bisa meningkatkan pengetahuan dan kebersamaan dalam menghadapi Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19. 

 (Ulil/Ady)


JAKARTA, (11 Juni 2020). Suara Hati Istri sudah menjadi fenomena tersendiri dalam tontonan TV. Sejak kemunculannya di pertengahan tahun 2019 sampai masa pandemi Covid-19, Suara Hati Istri merajai perolehan pangsa pemirsa di Prime Time. 

Suara Hati Istri adalah banner FTV Indosiar di Prime Time, selain Pintu Berkah, Kisah Nyata dan Azab yang juga mendominasi perolehan pangsa pemirsa dari pagi hingga sore hari. Setelah sekitar 3 bulan Suara Hati Istri tayang rerun, saatnya seluruh pemirsa setia Indosiar menyaksikan Episode-Episode Baru Suara Hati Istri mulai Senin, 15 Juni 2020 setiap hari pukul 19.30 WIB, tentunya dengan cerita-cerita baru yang lebih fresh dan lebih dramatik.

Suara Hati Istri mengangkat kisah problematika rumah tangga dari sudut pandang istri. Episode-Episode Baru Suara Hati Istri terinspirasi dari curahan hati para istri yang terdzalimi dalam rumah tangganya. Suara Hati Istri menampilkan para bintang yang sudah tidak asing lagi di layar kaca yakni Gita Sinaga, Teuku Mirza, Meidian Maladi, Hans Hosman, Voke Victoria, Gita Virga, Amanda Manopo, Ferdi Ali, Kenya Nindia Elsa, Hea D Syawal, Panji Saputra, Metta Permadi, Arie Dwi Andika, Masayu Anastasia, Ferry Ixel, Garnetta Haruni dan masih banyak lagi.

Episode-episode baru Suara Hati Istri juga akan terus memberikan hikmah dari perjuangan para istri mempertahankan rumah tangganya menghadapi berbagai konflik yang terjadi, seperti kehadiran orang ketiga, masalah perekonomian dalam rumah tangga, pandangan dan pendapat orang lain mengenai status hingga persetujuan orang tua dan banyak lagi lainnya.

Menurut Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM, daya tarik Suara Hati Istri selain bergenre Film Televisi (FTV) yang dalam satu episode pemirsa langsung mengetahui ending cerita, yang paling utama adalah terletak pada keterwakilan hati atau perasaan para istri, yang kita ketahui bahwa istri dan wanita adalah penonton utama TV. 

Tidak hanya cerita pilu dan penderitaan yang dihadirkan tapi juga hikmah serta inspirasi positif yang dapat dipetik oleh para istri untuk terus tegar dan mempertahankan rumah tangga. Dalam Suara Hati Istri episode terbaru, selain menghadirkan cerita-cerita baru, pemirsa akan diajak terlibat aktif. “Kami mengundang para istri untuk menuangkan suara hatinya dan berkesempatan mendapatkan uang tunai bila ceritanya diangkat menjadi tayangan”, papar Harsiwi.

Pemirsa dapat mengikuti “Sayembara Suara Hati Istri” dengan mengirimkan data diri: Nama, Alamat, No Telp/HP, No KTP/SIM ke email suarahatiistri@indosiar.com atau melalui pos ke alamat Tim Suara Hati Istri, SCTV Tower Lantai 20, Senayan City, Jln. Asia Afrika Lot 19, Jakarta Pusat 10270. Cerita terbaik yang terpilih untuk ditayangkan akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 1 juta.

Saksikan Episode-Episode Baru Suara Hati Istri setiap hari mulai Senin, 15 Juni 2020 pukul 19.30 WIB hanya di Indosiar, Luar Biasa!.(*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.