-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Setelah berhasil masuk nominasi 5 (lima) besar pada ajang Lomba Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2021, mewakili Kota Padang, Kelompok Dasawisma Melati I yang berada di Komplek Tarok Indah Permai I RT 01 RW 8, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji akhirnya resmi dinilai, Senin (15/2/2021).


Penilaian tersebut dilakukan tim penilai provinsi berupa mendengarkan ekspos kegiatan dari dasawisma terkait untuk penentuan peringkat terbaik Lomba Dasawisma Berprestasi Tingkat Sumbar di tahun ini.

Kedatangan rombongan tim penilai yang diketuai Ny. Elinda Alwis yang juga Plh Ketua TP-PKK Sumbar itu pun disambut hangat Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Harneli beserta jajaran pengurus, Ketua TP-PKK Kuranji Fadhilla Triksi serta pengurus Kelompok Dasawisma Melati I di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang. 


Juga tampak hadir dikesempatan itu Wali Kota Padang diwakili Plt Kepala DP3AP2KB Endrizal, Camat Kuranji Eka Putra Buhari beserta Lurah Gunung Sarik dan elemen terkait lainnya.


Ketua Tim Penilai Lomba Kelompok Dasawisma Tingkat Sumbar Ny. Elinda Alwis menyampaikan, kehadiran ia beserta tim penilai kali ini yaitu untuk menilai dengan melihat dan mendapatkan informasi secara nyata tentang program kegiatan yang telah dilaksanakan kelompok dasawisma terkait dalam menjalankan tugasnya selama ini. Baik dalam pencatatan maupun dalam menjalankan 10 program pokok PKK di tengah-tengah masyarakat.


"Kelompok dasawisma merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai program kegiatan PKK. Semoga, melalui lomba ini seluruh kelompok dasawisma di Sumbar akan saling berpacu untuk melakukan program kerja dengan baik dan hal positif lainnya bagi masyarakat," harapnya.


Elinda juga menjelaskan, sebagaimana diketahui, lomba dasawisma sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok dasawisma dalam administrasi dan 10 program pokok PKK.


"Dasawisma memiliki fungsi membantu pemerintah dari berbagai aspek serta juga merupakan elemen terpenting dalam pemberdayaan masyarakat dengan menumbuh kembangkan sifat gotong royong, kebersihan dan berbagai aspek penting lainnya," tukasnya.


Sementara itu Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Harneli menyampaikan selamat datang kepada tim penilai yang melakukan penilaian bagi Kelompok Dasawisma Melati I Gunung Sarik yang mewakili Kota Padang dalam Lomba Kelompok Dasawisma Berprestasi Tingkat Sumbar tahun 2021.


"Kami sangat berharap, apa yang telah dilakukan dan dihasilkan oleh Kelompok Dasawisma Melati I ini mampu menarik simpati dari tim penilai. Semoga Kota Padang mampu menjadi juara dalam lomba ini," ujar istri Wali Kota Padang itu bersemangat.


Dalam eksposnya perwakilan TP-PKK Kelurahan Gunung Sarik bersama Kelompok Dasawisma Melati I terlihat memaparkan kondisi dan situasi sekaligus melihatkan tayangan program kegiatan yang telah dilakukan Kelompok Dasawisma Melati I sejauh ini. Mulai dari menghadirkan sebuah lokasi yang disulap menjadi tempat pembibitan tanaman terong dan berbagai jenis tanaman hydroponik lainnya, serta budi daya ikan dan berbagai hal atau insiatif lainnya yang menghasilkan produk bermanfaat bagi masyarakat.


Selanjutnya menjalin mitra dengan stakeholder terkait dalam pengelolaan sampah rumah tangga, menggerakkan masyarakat untuk berwirausaha, menggalakkan kegiatan keagamaan dan semangat gotong-royong untuk berbagai kegiatan positif.(David)

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah ikut memberikan selamat kepada Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc (mantan Gubernur Sumbar periode 2010-2020) yang resmi dikukuhkan sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Negeri Padang (UNP).

Hal itu disampaikan Mahyeldi usai menyaksikan secara langsung kegiatan pengukuhan Prof. Irwan Prayitno sebagai dosen luar biasa dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP dalam Rapat Senat Terbuka UNP di Auditorium UNP, Senin pagi (15/2/2021).


Pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Dosen Luar Biasa bagi Prof. Irwan Prayitno. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Rektor UNP Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd, Ph.D serta laporan pelaksanaan pengukuhan dari Ketua Senat UNP Prof. Dr. Syufiarma Marsidin M, M.Pd. Prof. Irwan pun juga menyampaikan orasi ilmiahnya dalam kegiatan yang dihadiri para anggota Senat UNP tersebut.


"Alhamdulillah, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan selamat kepada Prof. Irwan yang resmi dikukuhkan sebagai dosen luar biasa di UNP hari ini. Semoga beliau sehat selalu, semakin sukses lagi dan terus mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk kemajuan pendidikan di Sumatera Barat khususnya," ungkap Mahyeldi.


Lebih lanjut di mata Mahyeldi, Prof. Irwan merupakan adalah pribadi yang baik, profesional dan bijak dalam mengambil setiap keputusan. Selama memimpin Sumbar banyak prestasi telah ia torehkan. Tidak saja pembangunan fisik, pembangunan SDM warga Sumbar juga telah dilakukan bapak dari 10 orang anak itu selama memimpin.


"Beliau adalah senior dan juga guru bagi saya. Beliau tidak saja berhasil membangun Sumbar tapi juga berhasil memeperbarui wajah Sumatera Barat dengan lebih baik," sambung Mahyeldi.


"Untuk itu, kita tentu mendoakan semoga kebaikan-kebaikan beliau dan kiprah beliau terus berlanjut hingga masa-masa mendatang. Karena memang, meski tak lagi menjabat sebagai Gubernur, namun beliau masih bisa berkiprah di dunia pendidikan di Sumbar bahkan Indonesia. Selamat pak profesor," pungkas orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu mengakhiri.


Seperti diketahui, Prof. Irwan Prayitno resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Sumbar selama dua periode tepat pada 12 Februari 2021 lalu. Pria yang dianugerahi gelar adat Datuak Rajo Bandaro Basa kelahiran 20 Desember 1963 itu pun merupakan seorang pakar pengembangan SDM, psikolog, praktisi pendidikan, dan politikus senior di Indonesia. 


Sebelum menjabat Gubernur Sumbar, suami dari Ny. Nevi Zuairina (Anggota DPR RI) tersebut pernah duduk di DPR RI tiga periode sejak 1999 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia dikenal sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Adzkia dan mengajar sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia sampai saat ini.(David)

JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Seiring dengan pemerintah yang membuka ruang kritik dan saran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan selektif dalam penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. 

Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya upaya saling lapor menggunkan pasal-pasal yang dianggap karet dalam UU tersebut serta anggapan kriminalisasi menggunakan UU ITE. 


"Dalam rangka untuk menjaga agar penggunaan pasal-pasal yang dianggap pasal karet di dalam UU ITE yang ini tentunya berpotensi untuk kemudian digunakan untuk melaporkan atau saling melapor, atau lebih dikenal dengan istilah mengkriminalisasikan dengan UU ITE ini bisa ditekan dan dikendalikan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit usai Rapim TNI-Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/2/2021). 


Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, pihaknya akan lebih mengedepan edukasi, persuasi dengan langkah-langkah yang bersifat restorative justice. Dengan begitu, kata Sigit, penggunaan ruang siber dan digital bisa berjalan dengan baik, namun ia memberi catatan, dalam bermedia sosial harus tetap mematuhi aturan serta etika yang berlaku. 


"Undang-undang ITE juga menjadi catatan untuk kedepan betul-betul kita bisa laksanakan penegakan hukum secara selektif dengan mengedepankan edukasi, mengedepankan sifat persuasi dan kemudian kita upayakan untuk langkah-langkah yang bersifat restorative justice," pungkas Listyo Sigit. (bhps)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.