-->

Latest Post



SUMBAR - MEDIAPORTALANDA -  Kerukunan umat beragama mendapat perhatian lebih dari Pemerintah sebagai upaya menjaga dan merawat Persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia yang terkenal majemuk baik dari segi suku, bahasa dan agama.


Kerukunan baik itu antar umat beragama maupun sesama umat agama (inter) serta kerukunan umat beragama dengan pemerintah selaku ulil amri merupakan variabel penting dalam menyokong kehidupan bermasyarakat yang aman, damai serta sejahtera lahir batin seperti alunan orkestra indah.


Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, H. Hendri saat membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Aktor Kerukunan yang diikuti oleh empat puluh lima tokoh masyarakat dan tokoh agama se Kabupaten Pesisir Selatan di Hannah Hotel Painan, Senin (8/3).

Kakanwil memaparkan bahwa betapa pentingnya moderasi beragama sebagai wujud menjaga dan merawat pluralisme yang ada di negara ini demi Indonesia Maju. 


Menurutnya, tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan garda terdepan dalam mencegah dan mendeteksi dini konflik-konflik yang muncul atau berkembang di tengah-tengah masyarakat. 


"Perlu dukungan penuh dari masyarakat dan tokoh-tokoh yang ada dalam menjaga dan menerapkan empat pilar kebangsaan sebagai pondasi kerukunan," ulasnya.


Pada kesempatan yang sama, Kakanwil juga sampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Kakan Kemenag Kab Pessel serta jajaran dan seluruh tokoh-tokoh yang hadir atas kerjasamanya dalam mengawal, merawat dan menjaga kerukunan di daerah tersebut yang sangat kondusif dan stabil.


"Semoga apa yang kita lakukan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT," harapnya.


Kakanwil yang didampingi Kakan Kemenag Pessel dan Kasubag TU serta Plt. Kasubbag Ortala KUB juga berharap semoga kegiatan serupa bisa memperkuat rasa Persatuan dan Kesatuan di tengah-tengah umat. (**)


Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat memberi Arahan Kepada Seluruh Stokeholder Kementerian PUPR


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Menteri PUPR  Basuki Hadimuljono  mengarahkan bawahannya agar memberikan infrastruktur yang berkualitas kepada masyarakat. Ditahun 2021 ini telah dianggarkan sekitar Rp. 6,7 M untuk Pekerjaan Preservasi Jalan Padang-Painan-Kambang yang sudah mulai dilaksanakan.


"Pelaksanaan preservasi ruas jalan tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Sadewa Karya Tama dengan kontrak senilai Rp.5.383.707.475.57," jelas M.Suaidi ST,MT selaku PPK pada proyek tersebut, (8/3/2021).

Mewakili Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, dan Kepala Satker PJN II, Suaidi mengatakan, pekerjaannya sudah mulai dilaksanakan semenjak tiga minggu lalu.


"Kita sudah sampaikan kepada rekanan untuk bekerja cepat dengan mengutamakan mutu (spesifikasi) kemudian bekerja dengan menjaga keselamatan," ucap PPK tersebut.


Keselamatan pekerja maupun keselamatan pengguna jalan penting, untuk itu di sekitar lokasi pekerjaan harus dipasang rambu-rambu saat pekerjaan berjalan hingga selesai, tegasnya.


Untuk mencapai hasil pekerjaan yang optimal, kita akan terus awasi dan memberikan arahan terhadap pelaksanaan pekerjaan, tegas Suaidi.


PADANG -  MEDIAPORTALANDA - Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Padang menggelar pelatihan Master of Trainer (MoT) Pesantren Ramadhan se-Kota Padang Tahun 1442 H/ 2021 M di Axana Hotel, Senin (8/3/2021).


Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Bagian Kesra Setda Kota Padang Agustina mengatakan, peserta kegiatan MoT ini berjumlah 80 orang yang terdiri dari utusan masing-masing masjid dan musala di 11 kecamatan se-Kota Padang sebanyak 58 orang dan dari Dinas Pendidikan Kota Padang  sebanyak 22 orang.


Kegiatan yang digelar tanggal 8 s.d 9 Maret 2021 tersebut mengangkat tema" Pesantren Ramadhan Membentuk Generasi Bertaqwa,  Sehat, Kuat, Taat dan Beradat". 


Lebih lanjut Agustina menjelaskan, pendidikan agama dan pembentukan akhlak mulia untuk mencintai rumah ibadah perlu ditanamkan sejak dini, untuk itu Pesantren Ramadhan perlu dilaksanakan bagi murid kelas IV sampai dengan kelas VI SD, serta siswa SMP/MTs di Kota Padang dengan agenda memindahkan aktivitas sekolah ke masjid dan musala.


"Terkait hal itu, peran trainer atau mentor kegiatan Pesantren Ramadhan sangatlah penting. Sebab itu, perlu diberikan pembekalan untuk memperkuat pemahaman dan pengetahuan para mentor dalam membimbing Pesantren Ramadhan," jelasnya lagi.


"Pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini berlangsung selama 17 hari, dimulai tanggal 18 April dan berakhir 6 Mei 2021. Pesantren Ramadhan kali ini terfokus pada pembinaan keimanan dan ketaqwaan yang diintegrasikan dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," imbuhnya.


"Kami berharap dengan adanya pelatihan MoT ini akan diperoleh para mentor Pesantren Ramadhan yang bertanggung jawab untuk kelancaran kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini," pungkasnya. (Zal/BT).

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.