-->

Latest Post


MEDIAPORTALANDA - Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional III (BPJN III) Sumbar berkomitmen menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama dalam hal pekerjaan penangan longsor dan preservasi jalan yang ada di derah Sumatera Barat.


Khusus dalam hal penanggulangan resiko longsor di titik-titik rawan bencana, terutama bagi para pengguna jalan raya di sepanjang Padang - Painan, maka pemerintah melalui Pelaksana Jalan Nasional (PJN) wilayah 2 Sumatera Barat terus menggedor pengerjaan dengan cepat, agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.


Ruas jalan sepanjang Padang - Painan merupakan ruas yang rawan dengan bencana longsor, dimana ada enam titik lokasi longsor yang sedang ditangani oleh PJN Wilayah 2 yaitu pada KM14, 29, 38, 47, 48 dan 50 yang membutuhkan perhatian serius agar tidak membahayakan pengguna jalan di sepanjang Padang - Painan.


Dengan kondisi cuaca sangat mendukung, titik longsor di KM 14, 29, 38, 47, 48 dan 50 langsung dikebut pengerjaannya demi memanjakan para pengguna jalan yang melintasi daerah Padang - Painan.


"Alhamdulillah, hingga hari ini, terlihat di beberapa titik, telah mulai rampung pengerjaannya," ucap M.Suaidi,ST.MT selaku PPK mewakili Kepala BPJN III Sumbar, dan Kepala Satuan Kerja PJN II.


 Suaidi juga menerangkan bahwa, penanganan yang dikerjakan sebanyak enam titik. Sekarang pada titik km 50 dan 29 sudah rampung. Ada beberapa titik lagi yang masih dalam pelaksanaan.


"Sekarang rekanan melakukan pekerjaan pada titik selanjutnya dan insyaallah akan segera rampung", ujar Suaidi.


Akhir kata, Suaidi berharap, pekerjaan ini selesai dengan cepat, tanpa ada halangan yang berarti. Artinya, Meski cepat, tetapi tidak mengurangi mutu pekerjaan. Karena mutu merupakan hal utama dan menjadi perhatian bagi kami, pungkasnya.


(**)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - 12 Maret 2021 - Melanjutkan agenda Rakerda yang telah dilaksanakan sebelumnya di Kota Jambi pada Februari silam, PD. Perpamsi Jambi yang diketuai oleh Bpk. Abu Bakar Sidiq, SE melakukan lawatan balasan ke PD. Perpamsi Sumbar. 


Kedatangan rombongan PD. Perpamsi Jambi  tersebut langsung disambut oleh Ketua PD. Perpamsi Sumbar, Hendra Pebrizal yang juga sebagai Dirut Perumda Air Minum Kota Padang di Kantor Pusat. Beberapa Direktur PDAM di Sumatera Barat juga ikut hadir mendampingi Ketua PD. Perpamsi Sumbar dalam acara kunjungan ini.


Perpamsi Jambi mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Ketua dan Pengurus PD. Perpamsi Sumatera Barat atas sambutan yang diberikan, wujud ini menjadikan aspirasi bagi Kami, mudah-mudahan ini jadi contoh dan Kami aplikasikan di Provinsi Jambi atas sambutan yang dilakukan.


Ikut hadir dalam rombongan yaitu Direktur PDAM Tirta Kayangan, Sarolangun, Tebo, Muaro Jambi, Tirta Mayang, dan Merangin. Karena ada sesuatu dan lain hal, beberapa Direktur tidak dapat ikut hadir. 


PD. Perpamsi Jambi juga berharap PD. Perpamsi Sumbar bersedia menjadi Nara Sumber pada acara-acara yang akan dilakukan di Jambi. 


Kami ingin mengikuti  jejak Sumbar dalam memberikan pelatihan pengembangan SDM. Beberapa PDAM di Provinsi Jambi juga sedang melebarkan sayap dalam melakukan pengembangan air minum, salah satunya AMDK, dan akan menimba ilmu di Perumda AM Kota Padang terkait hal ini.


Ketua PD. Perpamsi Sumbar, Hendra Pebrizal, menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan ini dan semoga apa-apa yang telah dibahas dalam agenda Rakerda dapat meningkatkan mutu manajemen dan SDM disemua PDAM yang tergabung dalam Organisasi Air Minum ini, sehingga mampu mengelola SDA dan melayani pelanggan dengan profesional.

Karena Jika PDAM tidak berbenah, maka dapat berdampak pada terganggunya pelayanan pada masyarakat, ujar Hendra.(**)


JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Perjalanan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki babak baru. Rekonsiliasi dan reunifikasi faksi-faksi di tubuh partai berlambang Kabah itu belakangan ini cukup menjanjikan. 


Ketika membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ke-1 PPP, Jumat siang (12/3) di Hotel Pullman, Jakarta, Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa, memberikan kesempatan kepada salah seorang tokoh PPP, Djan Faridz, untuk menyampaikan sambutan. 


Dalam kepengurusan DPP PPP periode 2020-2025 ini Djan Faridz dipercaya sebagai Anggota Majelis Kehormatan PPP. Sebelumnya, Djan pernah menempati posisi Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta tahun 2014. Adapun ketika itu, Suharso memimpin PPP versi Muktamar Pondok Gede. 


Tahun 2018 Djan Faridz mengundurkan diri dari posisi ketum versi Muktamar Jakarta dan digantikan Humphrey Djemat. Usai Pemilu dan Pilpres 2019, Humphrey juga sepakat untuk rekonsiliasi dengan kubu Suharso yang kini adalah Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional. 


Ketika mengundang Djan Faridz untuk berbicara dalam pembukaan Rapimnas Ke-1, Suharso memperkenalkannya sebagai sahabat dan teman berantam. 


Ucapan Suharso itu disambut riuh tepuk tangan hadirin. 


Dalam sambutan singkatnya, Djan Faridz berterimakasih dan menyatakan siap membantu Suharso Monoarfa demi kemajuan PPP di masa depan. 


"Puji syukur kehadirat Allah SWT, sahabat tercinta saya menjadi Ketum PPP. Selain doa, saya siap kok bantu beliau (Suharso Monoarfa)," ujar Djan Faridz yang juga anggota Dewan Pembina Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). 


Djan Faridz juga berharap PPP tetap eksis dan semakin jaya di dalam blantika politik nasional. 


"Kita harus melihat ke depan, bagaimana PPP ini tetap eksis di dunia politik dan bermanfaat untuk umat Islam khususnya. Jadi, jangan sampai kita ini sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau, terus manfaat buat PPP-nya kurang," tuturnya. 


"Ini tantangan kita ke depan. Insya Allah dengan doa beliau dan kiai-kiai yang ada di seluruh Indonesia PPP bisa kembali jaya. Amiin," demikian Djan Faridz dibalas senyuman hangat Suharso Monoarfa. 


Rapimnas PPP ini dihadiri seluruh pejabat teras DPP PPP, dan diikuti seluruh DPW dan DPD se-Indonesia, serta ditayangkan secara langsung di ruang virtual.*[-]

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.