-->

Latest Post


PAYAKUMBUH - MEDIAPORTALANDA - Dalam rangka membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM), Polres Payakumbuh terus melakukan pengujian terhadap kualitas pelayanan publik dan indeks persepsi anti korupsi melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).


Survei ini dilaksanakan secara online dan mandiri, terhadap tiga pelayanan utama Polres Payakumbuh meliputi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

"Untuk mengukur tingkat kualitas pelayanan publik dan indeks persepsi anti korupsi tersebut Polres Payakumbuh menggandeng Badan Pusat Statistik," ucap Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, S.Ik, Senin (17/05) di Mapolres Payakumbuh.


Kapolres Payakumbuh menjelaskan, responden mengikuti survei yang dilakukan secara online setelah selesai mengikuti proses pelayanan di Polres Payakumbuh. Kemudian, responden tersebut diarahkan untuk memberikan penilaian dengan menggunakan tablet android, yang disediakan di tiap-tiap ruang pelayanan.


AKBP Alex Prawira mengatakan, dasar hukum dalam melaksanakan survei kepuasan masyarakat adalah Permenpan RB RI No. 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, dan Permenpan RB RI No. 10 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Permenpan RB RI No. 52 tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah.


Adapun Hasil Survei Mandiri Kepuasan Masyarakat Online Triwulan I Tahun 2021 Polres Payakumbuh, adalah sebagai berikut :

Pelayanan SIM : Nilai Kualitas Pelayanan 99,96 (Sangat Baik) dan Indeks Persepsi Korupsi 4,00.

Pelayanan SKCK : Nilai Kualitas Pelayanan 99,93 (Sangat Baik) dan Indeks Persepsi Korupsi 4,00.

Pelayanan SPKT : Nilai Kualitas Pelayanan 94,66 (Sangat Baik) dan Indeks Persepsi Korupsi 3,88.


Kapolres Payakumbuh mengakui bahwa, hasil Survei Mandiri Kepuasan Masyarakat Online Triwulan I Tahun 2021 dengan rata-rata Nilai Kualitas Pelayanan 98,18 (Sangat Baik) dan Indeks Persepsi Korupsi 3,96 merupakan hasil yang sangat baik dan membanggakan.


Dengan hasil survei tersebut, AKBP Alex Prawira sangat berterimakasih kepada masyarakat atas memberikan penilaiannya terhadap pelayanan yang ada di Polres Payakumbuh. 


"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah meluangkan waktu dalam mengikuti survei kami. Temuan, masukan dan saran akan kami prioritaskan secara berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pelayana publik kami," sebutnya.


“Kamipun bermohon untuk selanjutnya kepada masyarakat kiranya tetap berkenan mengisi survei yang diberikan setiap usai menerima pelayanan dari kami. Kami butuhkan masukan dari masyarakat untuk pembenahan kualitas pelayanan kami“, ungkap AKBP Alex menambahkan. 


Kedepan katanya, pekerjaan yang cukup berat adalah mempertahankan hasil survei tersebut. Apalagi dengan pencapaian Polres Payakumbuh saat ini telah meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kemenpan RB RI pada bulan Desember tahun 2020 lalu.


Kapolres Payakumbuh menambahkan, saat ini tahun 2021 Polres Payakumbuh berkomitmen untuk berjuang meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB RI. Oleh sebab itu predikat nilai harus dipertahankan dan ditingkatkan, tentu saja kita akan lakukan upaya-upaya dalam memaksimalkan harapan tersebut. 


"Kelengkapan dan kenyamanan fasilitas pelayanan tidak menjamin kita bisa mempertahankan hasil SKM yang dapat memenuhi syarat minimal dalam penilaian pembangunan ZI menuju WBBM. Bukannya tidak penting, tapi budaya pelayanan yang ramah dan betul-betul melayani jauh lebih penting dan ini adalah kunci utama dalam meraih kepercayaan masyarakat," ujar Kapolres. (Amel)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Senin - 17 Mei 2021 - Merupakan hari pertama bagi seluruh pegawai Perumda Air Minum Kota Padang untuk mulai bekerja lagi setelah libur dan cuti bersama Idul Fitri 1442 H. 



Hari pertama masuk kerja seluruh pegawai mengikuti apel perdana yang dilaksanakan depan halaman kantor Perumda Air Minum Kota Padang dimulai tepat pukul 07.30 WIB. Selaku Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal langsung menjadi pembina apel.

Pada kesempatan tersebut, pembina apel menyampaikan beberapa point penting diawal masuk kerja ini. Dirut meminta kepada bagian SDM untuk memastikan bahwa tidak ada lagi pegawai yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja, kecuali yang bertugas khusus atau dalam sistem shift.


Dikesempatan ini, Dirut menghimbau, bagi pegawai yang berlebaran dikampung, agar memastikan bahwa kondisi tubuh dalam keadaan fit ketika masuk kerja, dan jika mengalami gejala seperti demam dan lainnya, agar segera melakukan pemeriksaan, hal ini penting dilakukan mengingat keadaan Kota Padang masih dalam status Zona Orange. 


Terkait rencana vaksinasi bagi seluruh pegawai Perumda Air Minum Kota Padang yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, Dirut meminta pada bagian SDM agar memastikan jumlah pegawai yang akan divaksin, serta berkoordinasi dengan bagian terkait untuk kelancaran acara tersebut.


Ke depan Dirut berharap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan pelanggan semakin meningkat. Hal tersebut merupakan salah satu komitmen  Perumda Air Minum Kota Padang dalam melaksanakan Good Governence.


Apel pagi ditutup dengan silaturahmi kepada seluruh pegawai sebagai simbol saling memaafkan dihari yang fitri. 


Tak seperti biasanya, kali ini rombongan Direksi yang berkeliling langsung menuju barisan pegawai diikuti oleh seluruh pejabat struktural dilingkungan Perumda Air Minum Kota Padang.


Semoga dalam suasana yang fitri ini, menjadikan diri kita semakin peduli terhadap lingkungan, pelanggan dan masyarakat, dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua. (**)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Bentuk kue kering khas Lebaran memang sangat menggiurkan. Tapi tahukah bahwa ada terdapat sejumlah bahaya jika di makan berlebihan. Kue Lebaran biasanya berupa kue kering yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat. Rasanya yang enak tapi tidak mengenyangkan hingga membuat makanan ini dikonsumsi tak cukup sekali, akibatnya tanpa terasa tubuh akan kelebihan kalori yang masuk.


Lalu, apa saja bahaya kebanyakan makan kue Lebaran? Intip yo infonya.

Berat Badan Naik.


Makanan bertepung seperti kue Lebaran banyak ditemukan mengandung fruktosa. Fruktosa dapat memicu rasa lapar dan berpotensi meningkatkan kadar glukosa.


Selain itu, mengonsumsi fruktosa secara berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap leptin, hormon penting yang mengatur rasa lapar, sehingga mengganggu sinyal pada tubuh untuk berhenti makan.


Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung.


Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan obesitas, peradangan, meningkatkan risiko penyakit jantung, dan trigliserida tinggi.


Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 30 ribu orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 17-21 persen kalori berisiko 38 persen lebih tinggi meninggal akibat penyakit jantung.


Tumbuh Jerawat.


Makanan manis dapat meningkatkan gula darah dan kadar insulin secara cepat. Ini yang kemudian menyebabkan peningkatan sekresi androgen, produksi minyak atau sebum, dan peradangan, sebagai pemicu pertumbuhan jerawat.


Meningkatkan Risiko Kanker.


Bahaya makan kue Lebaran secara berlebihan selanjutnya adalah meningkatkan risiko timbulnya kanker karena kandungan gula yang tinggi.


Hal ini dibuktikan melalui studi yang membuktikan bahwa wanita yang mengonsumsi roti manis dan kue lebih dari tiga kali per minggu, 1,42 kali lebih mungkin terkena kanker endometrium.


Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2.


Obesitas seringkali disebabkan oleh konsumsi gula yang tinggi. Obesitas juga merupakan salah satu

faktor risiko terkuat timbulnya penyakit diabetes.


Terlebih, mengonsumsi gula tinggi secara jangka panjang mendorong resistensi terhadap insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertugas untuk mengatur kadar gula darah.


Resistensi insulin ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah sehingga meningkatkan risiko diabetes.


Risiko Depresi Lebih Tinggi.


Mengonsumsi banyak makanan olahan termasuk produk tinggi gula seperti kue dan minuman manis memiliki kaitan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.


Para peneliti percaya bahwa perubahahan gula darah, disregulasi neurotransmitter, dan peradangan dapat menjadi alasan mengganggu kesehatan mental.


Berdasarkan studi yang meneliti 8 ribu orang menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi 67 gram atau lebih gula per hari mengalami depresi 23 persen lebih tinggi dibanding yang makan kurang dari 40 gram gula per hari.



Mempercepat Penuaan Kulit.


Kerutan sebetulnya adalah tanda penuaan alami. Namun pilihan makanan yang tidak baik dapat mempercepat proses penuaan kulit dan memperburuk kerutan.


Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula dapat merusak kolagen dan elastin, yaitu protein yang membantu kulit meregang dan menjaga penampilan menjadi awet muda.


Ketika kolagen dan eslastin rusak, kulit akan kehilangan kekencangannya dan secara berlahan mengendur.


Itulah bahayanya jika mengonsumsi makanan lebaran secara berlebihan. Memang euforia Hari Raya identik dengan makanan kue kering, tetapi Anda mesti bijak dalam menyantapnya agar tak mengganggu kesehatan.


(Moudy)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.