-->

Latest Post

SUMBAR - MEDIAPORTALANDA -  Sebanyak 30 orang petani bawang Kec. KPGD mengikuti pelatihan Teknologi pengolahan Bawang merah yang diadakan oleh BPTP Sumbar, Kamis (11/11). Pelatihan di hadiri oleh Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kab. Solok Selatan Yuhendri, SP beserta seluruh Penyuluh Kec. KPGD.


Yuhendri mengaku sangat mengapresiasi pelatihan yang diadakan oleh BPTP Sumbar hari ini, karena memang kecamatan KPGD ini merupakan sentra Bawang Merah Solok Selatan, ada lebih dari 100 Ha hamparan bawang merah tersebar disini, ujarnya. Ia berharap peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius,karena dari sekitar 600 kelompoktani yang ada di Solok Selatan ini, belum semuanya beruntung mendapatkan pelatihan yang juga akan diadakan praktek langsung,jd tolong diikuti dengan serius, imbuhnya.


Dr. Dedi Azwardi koordinator pelaksana kegiatan mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh BPTP, karena kami melihat didaerah ini cukup luas hamparan bawang maka kami ingin petani juga dilatih dalam mengolah bawang ini menjadi produk olahan, sehingga nantinya akan dikelola dari budidaya hingga produk produk olahan seperti bawang merah, bawang pasta dan minyak bawang yang akan menjadi solusi ketika harga turun produksi melimpah, tentunya tujuan akhirnya adalah meningkat kan kesejahteraan petani.


Narasumber pada pelatihan ini adalah Sri Maryati, STP, M. Si salah seorang peneliti BPTP Sumbar di bidang Pasca Panen, ia menjelaskan mengenai keuntungan mengolah bawang merah menjadi beberapa produk dan langsung mempraktekkan cara membuat Bawang goreng premium, pasta bawang dan minyak bawang yang diikuti dengan antusias oleh petani.(WindaR)

SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Tahun 2021 ini Badan Litbang Pertanian telah melakukan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) melalui Penelitian dan Pengembangan Pertanian Presisi untuk Bawang Merah yang berlokasi di Kabupaten Tanah Datar tepat nya di Pandaisikek Sumatera Barat. Daerah dataran tinggi ini diadakan Demfarm Teknologi Bawang Merah seluas 10 Ha oleh beberapa kelompok tani kooperator. RPIK dilaksanakan oleh 9 UPT dibawah badan Litbang Pertanian mendampingi setiap komponen teknologi dengan koordinator pelaksana Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian.


Setelah dilaksanakan panen perdana bersama Gubernur Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu, pekan ini didapat hasil panen fantastis dari setiap varietas yang ditanam oleh petani kooperator diantara nya Guswardi Dt. Rangkayo Marajo. Varietas SS Sakato mendapatkan hasil panen 12.0 ton/ha, Tasril, varietas Batu Ijo 19.36 ton/ha, Arief varietas SS Sakato 18.96 ton/ha, Yunaldi, varietas Batu Ijo 20,5 t/ha dan Adri, varietas Batu Ijo 19,85 t/ha.


Dr. Husnain sebagai Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdayalahan menyatakan sangat bangga dengan pencapaian ini, ia berharap Petani terus mengembangkan dari 10 Ha  bertambah luas bahkan bisa membentuk kawasan bawang merah yang menerapkan teknologi Balitbangtan.


Menurut Ir. Ismon L, M.Si koordinator pelaksana di lapangan, hasil panen ini jauh di atas rata rata eksisting petani yang biasanya hanya mencapai 14 ton per hektar. Dikatakan Ismon, ini merupakan hasil yang luar biasa, mendekati 20 ton per hektar, petani tanah datar sangat senang dengan pencapaian hasil panennya, tentunya kita tidak puas hanya sampai disini, kita akan terus berupaya tak hanya pada segi produksi tapi juga sampai pemasaran dan produksi olahannya, untuk itu kita sudah beberapa kali melakukan bimbingan teknis di lokasi ini,tuturnya.


Dr. Husnain menegaskan bahwa Balitbangtan selalu menghadirkan inovasi teknologi untuk membangun Pertanian Indonesia yang maju, mandiri dan modern dan RPIK yang ada di Provinsi Sumatera Barat ini diharapkan menjadi kawasan bawang merah terpadu yang dikelola baik dari hulu hingga hilir tentunya dengan dukungan semua pihak terkait (WindaR)


JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Presiden Joko Widodo bertindak selaku inspektur upacara memimpin ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta, pada Rabu, 10 November 2021.


Tiba di TMP Kalibata pukul 07.52 WIB, Presiden disambut oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Komandan Garnisun Tetap I/Jakarta Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya yang juga bertindak selaku perwira upacara dalam kesempatan tersebut.


Rangkaian upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara Kolonel Mar. Danuri. Dalam suasana hening, sirene kemudian dibunyikan selama satu menit untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara selanjutnya memimpin prosesi mengheningkan cipta.


Kepala Negara kemudian meletakkan karangan bunga yang diikuti oleh pembacaan doa bagi arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Selanjutnya, komandan upacara memimpin penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan.


Setelah itu, Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan didampingi oleh sejumlah jajaran terkait melaksanakan prosesi tabur bunga di pusara sejumlah pahlawan. Tabur bunga antara lain dilakukan di makam B.J. Habibie, Ainun Habibie, Taufiq Kiemas, Ani Yudhoyono, Umar Wirahadikusumah, Soedarmono, Adam Malik, para pahlawan revolusi, hingga pahlawan pangkat terendah dan pahlawan tak dikenal.


Dalam unggahannya di media sosial pribadi, Presiden Joko Widodo menyampaikan selamat Hari Pahlawan disertai gambar Bung Tomo dan tenaga kesehatan yang membawa Sang Merah Putih. Presiden menyebut bahwa ujian zaman tak berkurang, tapi bangsa Indonesia makin kokoh bagaikan karang.


"Krisis, resesi, dan pandemi akan dapat kita lalui berkat para pejuang yang selalu hadir di semua palagan pengabdian saat dibutuhkan," ujar Presiden.


Turut hadir dalam upacara tersebut yaitu Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin, dan Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata.


Selain itu hadir juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen TNI Bakti Agus Fadjari. (**)



Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.