-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA -  DALAM periode lima tahun terakhir (2016-2020), luas panen bawang merah di Sumatera Barat meningkat mencapai 125%. Hal ini menyebabkan kebutuhan benih bermutu bawang merah asal umbi juga meningkat dan ketersediaan benih bermutu akan semakin sulit.

Alternatif penyediaan benih yang saat ini mulai dikembangkan adalah menggunakan benih asal biji (True Shallot Seed = TSS). Pemakaian benih bawang merah asal biji ini selain dapat menghemat biaya pembelian benih sampai 67%, juga mempunyai produktivitas yang tinggi dibanding memakai benih bawang merah asal umbi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala UPTD Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian (Rezky Hidayat, SP, M.Si) di auditorium HW Hotel Kota Padang pada saat pembukaan Temu Teknologi Penyuluh Pertanian se Sumatera Barat (2 Desember 2021).

Selanjutnya, Rezky Hidayat mengharapkan agar para penyuluh dapat mensosialisasikan dan mendiseminasikan inovasi teknologi pertanian yang didapat pada Temu Teknologi ini di daerah masing-masing pada petani setempat sehingga produktivitas dan produksi serta kesejahteraan petani akan meningkat. 

Dihadapan sekitar 75 orang penyuluh pertanian yang berasal dari seluruh kabupaten/kota dan Provinsi Sumatera Barat, Ir.Atman Roja,M.Kom (peneliti BPTP Balitbangtan Sumatera Barat)    memperkenalkan inovasi teknologi bawang merah dan cabai merah yang beberapa tahun belakangan dikembangkan oleh Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Kementan RI di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Sumatera Barat, dikembangkan melalui BPTP Balitbangtan Sumatera Barat. Inovasi teknologi tersebut dikenal dengan nama PROLIGA (PROduksi Lipat Ganda) Bawang Merah dan PROLIGA Cabai Merah.


Menurut Ir.Atman Roja,M.Kom, produktivitas bawang merah di Sumatera Barat  sudah lebih tinggi (mencapai 10,95 t/ha) dibanding produktivitas tingkat nasional yang hanya 9,59 t/ha. Namun jauh lebih rendah dibandingkan produktivitas bawang merah dunia yang mencapai >60 t/ha. Produktivitas bawang merah di Indonesia masih dapat ditingkatkan bila petani bawang merah bersedia menerapkan teknologi PROLIGA Bawang Merah ini karena dari beberapa penelitian didapatkan peningkatan produktivitas mencapai 30 t/ha bahkan lebih. 


Sementara itu, produktivitas cabai merah Sumatera Barat  sudah lebih tinggi (mencapai 10,55 t/ha) dibanding produktivitas nasional yang hanya 8,74 t/ha. Produktivitas ini masih dapat ditingkatkan bila petani cabai merah mulai menerapkan teknologi PROLIGA Cabai Merah.  Teknologi PROLIGA Cabai Merah ini dapat meningkatkan produktivitas mencapai 20 t/ha bahkan lebih. Tentu saja, produktivitas tinggi ini dapat dicapai bila petani melaksanakan budidaya sesuai yang direkomendasikan. 


Selanjutnya disampaikan, untuk mencapai produktivitas bawang merah >30 t/ha, ada beberapa komponen teknologi yang harus diterapkan, diantaranya: (1) Penggunaan benih asal biji (True Shallot Seed =TSS); (2) Penambahan populasi tanaman dari 240.000 menjadi 500.000-800.000 rumpun tanaman per hektare; (3) Pengelolaan manajemen hara dan air; dan (4) Pengendalian hama/penyakit terpadu (PHT) dengan penekanan kehilangan hasil maksimal 10%. Sedangkan untuk mencapai produktivitas cabai merah >20 t/ha, ada beberapa komponen teknologi yang harus diterapkan, diantaranya: (1) menggunakan sistem persemaian sehat; (2) menggunakan varietas unggul yang adaptif; (3) meningkatkan populasi tanaman sampai 30.000 tanaman/ha; (4) melaksanakan pengelolaan hara, tanah, dan air; dan (5) pengendalian hama dan penyakit. Teknologi PROLIGA Cabai Merah ini difokuskan pada peningkatan produktivitas menjadi >20 t/ha, peningkatan efisiensi usahatani, dan mengurangi kerusakan/kehilangan hasil karena serangan hama dan penyakit sampai <10%.


Kegiatan Temu Teknologi ini mendapat perhatian yang serius dari seluruh peserta, terlihat dengan terjadinya diskusi yang “hangat” dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari peserta dari awal sampai akhir. (ATR)





JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Presiden Joko Widodo pada Selasa, 7 Desember 2021, bertolak menuju Provinsi Jawa Timur guna melakukan kunjungan kerja. Pesawat Kepresidenan dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.


Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Lumajang dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU.

Di Lumajang, Presiden diagendakan untuk meninjau sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru. Usai peninjauan, Presiden akan kembali ke Jakarta pada sore hari.


Seperti diketahui, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan segenap jajarannya untuk bergerak cepat melakukan langkah-langkah tanggap darurat dalam bencana alam tersebut.


Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (**)



PADANG - MEDIAPORTALANDA - Dirut Perumdam Kota Padang , Hendra Pebrizal didampingi Dirum Afrizal Kuning dan Dirtek Andri Satria menyerahkan Cincin Pengabdian dan beberapa cinderamata kepada pegawai yang telah memasuki masa purna bhakti tahun 2021, dihalaman kantor pusat Perumda Air Minum Kota Padang (6/12/2021).


Adalah Ibu Ria, mengabdi selama 30 tahun 1 bulan di Perumda Air Minum Kota Padang. Suka duka perjalanan karir dan tumbuh kembang perusahaan telah dilaluinya. Kepadanya, tak lupa Dirut mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya yang telah menjaga dan ikut membangun perusahaan bersama. Tetaplah jaga silaturahmi dengan seluruh pegawai.

Keluarga Besar Perumda Air Minum Kota Padang mengucapkan "Selamat memasuki masa purna tugas, semua hal baik yang telah dilakukan, akan Kami lanjutkan. Semoga senantiasa sehat bersama orang-orang yang dicintai". (**)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.