-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Sekretaris Daerah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Devi Kurnia, menekankan pentingnya kerjasama antar daerah agar tidak terjadi masalah dengan daerah lain, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Sumbar. 


Hal disampaikan Devi Kurnia pada saat membuka secara resmi Sosialisasi Pemetaan Potensi KAD (kerjasama antar daerah) di lingkup Pemprov Sumbar, yang berlangsung di Hotel ZHM Premier, Rabu (23/02/2022).

"Selama ini kerjasama antar daerah dianggap hal biasa dan tidak penting, tetapi ini sebenarnya sangat di perlukan agar tidak terjadinya misscommunication yang menimbulkan kesalahpahaman,” jelas Devi Kurnia.


"Untuk mengoptimalkan potensi daerah, kerjasama antar daerah dapat menjadi salah satu alternatif inovasi atau konsep yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas, sinergis dan saling menguntungkan terutama dalam bidang-bidang yang menyangkut kepentingan lintas wilayah," tambah Devi.


Selain itu Ia menambahkan bahwa kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah selain diperlukan sebagai payung regulasi, namun juga harus dilihat sebagai peluang yang sangat besar untuk memajukan daerah melalui kerjasama dengan daerah lainnya. 


Terakhir Devi Kurnia berharap, Kerjasama Antar Daerah (KAD) dapat  menjadi  potensi pembangunan yang saling menguntungkan di berbagai pihak, baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sumbar, maupun dengan daerah lain. (RYH/RZ/MMC).

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Dalam rangka perwujudan percepatan target pembangunan daerah yang sinergis antara provinsi, kabupaten dan kota, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar rapat koordinasi perencanaan pembangunan daerah, yang dipimpin Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, secara daring, di Istana Kompleks Gubernuran, Rabu (23/2/2022).

Didampingi Wakil Gubernur Audy Joinaldy, dan Kepala Bappeda Medi Iswandi,  gubernur mendengarkan secara seksama penyampaian usulan kegiatan pembangunan untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 oleh 19 kabupaten dan kota kepada provinsi.

Berlangsung secara marathon sejak pagi hingga sore hari, masing-masing kepala daerah kabupaten dan kota menyampaikan kondisi serta program percepatan penurunan pravelansi stunting, pencapaian target program unggulan, penciptaan enterpreneur baru dan usulan RAPBN 2023.


Dalam arahannya, gubernur mengajak semua kepala daerah untuk memberdayakan berbagai potensi yang ada di daerah masing-masing untuk pencegahan stunting. Termasuk potensi nagari dan perantau.


"Stunting ini memang perlu kita jadikan perhatian dan harus diintervensi. Dengan cara memberdayakan semua potensi yang ada di daerah masing-masing, potensi pertanian, peternakan, termasuk potensi para perantau serta kearifan lokal yang ada di nagari-nagari," ujar Buya Mahyeldi.


Hal serupa juga disampaikan Wagub Audy. Menurutnya, potensi peternakan dan pertanian di masing-masing daerah sangat bisa untuk mencegah stunting dan menambah entrepreneur baru. 


"Misalnya seperti di Padang Panjang ada sentra sapi perah, di Payakumbuh dan Limapuluh Kota ada sentra peternakan ayam petelur, di Pasaman Barat ada sentra jagung. Ini sangat bagus sekali nilai gizinya," jelas Wagub.


Sektor pertanian dan peternakan juga bisa menjadi peluang penambahan entrepreneur baru. Bahkan disaat yang sama juga menjadi solusi persoalan sampah, yakni budidaya magot yang bisa mengurai sampah organik sekaligus menjadi pakan alternatif ternak.


Gubernur dan wakil gubernur juga memberikan dukungan terhadap berbagai rencana prmbangunan dan juga mengapresiasi program-program kabupaten kota yang telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Diantaranya dukungan gubernur pada optimalisasi perencanaan Kota Bukittinggi. Apalagi tahun 2023 mendatang akan banyak iven-iven nasional maupun internasional di Sumbar, dimana Bukittinggi akan menjadi salah satu daerah kunjungan.


Wakil gubernur juga setuju jika di Bukittinggi dibangun gedung kebudayaan dan kesenian yang representatif, sebagaimana diusulkan oleh Walikota Bukittinggi, Erman Safar.


Gubernur juga apresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah membuka 15 ruas jalan penghubung antar desa atau kelurahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa biaya ganti kerugian. Gubernur mengatakan akan membantu pengerasan beberapa ruas jalan yang akan diakomodir melalui dana BKK


Wagub juga menyampaikan apresiasi yang sama karena menurutnya pembukaan akses bisa menjadi solusi persoalan stunting dari hulunya.


Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi mengatakan, setelah rakor ini, pihaknya akan mengumpulkan secara mendetail tentang berbagai usulan dari kabupaten kota, dan selanjutnya akan melanjutkan secara lebih teknis dalam rapat teknis yang dijadwalkan pada minggu kedua Maret mendatang.(doa/MMC)


PADANG PARIAMAN - MEDIAPORTALANDA - Dalam rangka menghadapi Penilaian Sekolah Sehat tingkat Provinsi Sumatera Barat, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman yang berlokasi di Korong Rawang Nagari Tapakih Kecamatan Ulakan Tapakih, pada Rabu (23/02) mendapat kunjungan dan Tim Pembina Sekolah Sehat Kecamatan Ulakan Tapakih yang dipimpin langsung oleh Camat Emri Nurman, SSTP. MM.

Bersama adik-adik siswa MTsN 5 Padang Pariaman, Camat beserta Tim Pembina UKS Kecamatan melaksanakan gotong royong (goro) dan bersih-bersih di lingkungan madrasah. Sekolah sehat dengan lingkungan yang sejuk, indah dan asri, tentu diharapkan dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi para siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Diketahui, Lomba Sekolah Sehat bertujuan untuk menilai prestasi sekolah dalam melaksanakan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M). Aspek yang menjadi penilaian tidak hanya pada kinerja sekolah. Tetapi juga mempertimbangkan peran serta Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah, upaya sekolah dan peserta didik dalam mewujudkan perilaku bersih dan sehat serta implementasi program UKS.


Pada tahun 2022 ini, MTsN 5 Padang Pariaman merupakan wakil Kabupaten Padang Pariaman pada kategori SLTP/MTs untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sumatera Barat. 


Sebagaimana dikatakan oleh Wakil Kepala Bidang Humas Irmeliza, S.Pd. bahwa MTsN 5 Padang Pariaman berhasil sebagai peringkat pertama pada lomba Sekolah Sehat SMP/MTs tingkat Kabupaten Padang Pariaman tahun 2021 lalu. Sehingga Madrasah yang dipimpin oleh Suhaimis, M.Ag dan memiliki lebih dari 300 siswa itu, otomatis menjadi wakil Kabupaten Padang Pariaman untuk lomba Sekolah Sehat di tingkat Provinsi.


"Dalam menghadapi penilaian tingkat Provinsi ini, atas arahan Kepala Madrasah, kami telah mulai berbenah. Seperti, memberikan pelatihan duta sehat bagi siswa yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas ulakan. Kemudian melengkapi sarana prasarana dan fasilitas yang diperlukan, untuk memenuhi standar dan kriteria sebuah Sekolah yang bersih dan sehat. Insyaallah dengan semangat kebersamaan yang sudah lama dibina, MTsN 5 Padang Pariaman mampu menjadi yang terbaik di Tingkat Sumatera Barat", ungkapnya.


Pada kesempatan itu, Camat Emri Nurman, SSTP. MM didampingi Kasi Kesra Asni Gusti, SP menyampaikan. Bahwa program pendampingan bagi MTsN 5 Padang Pariaman telah dipersiapkan sebelumnya. Berdasarkan hasil keputusan rapat yang dilaksanakan pada bulan Januari lalu, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh lintas sektor untuk kesempurnaan dalam menghadapi Lomba.


"Setiap hari Rabu, ditetapkan sebagai waktu untuk gotong royong bersama membersihkan lingkungan madrasah ini. Kemudian menyiapkan lokasi lahan kosong dibelakang kelas VIII, sebagai tempat penanaman Tanaman Obat keluarga (TOGA) serta berbagai jenis tanaman bermanfaat lainnya. Seperti dapur hidup dan tanaman sayuran maupun tanaman hias yang akan ditanam lingkungan madrasah. Dimana manfaat tanaman tersebut, disamping bisa untuk obat-obatan juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, asri dan indah dipandang mata", ungkap Emri Nurman.


Senada dengan itu, Wakil Kepala (Waka) Madrasah bidang Kurikulum Nur'aidi, S.Ag. M.Pd, didampingi Wakil Kepala Kesiswaan, Ermaniyulis, S.Pd.I, Waka Sarana dan Prasarana Asniati, S.Pd dan Pembina UKS Nurridawati, S.S, M.Pd. serta seluruh guru dan pegawai, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Tim Pembina UKS Kecamatan Ulakan Tapakih itu.


"Kami sangat berterima kasih dan merasa termotivasi dengan adanya program kunjungan dari pihak Kecamatan ini. Semoga dengan kerjasama yang terjalin sangat baik ini, MTsN 5 Padang Pariaman dapat menjadi pemenang Sekolah Sehat tingkat Provinsi Sumatera Barat", tutupnya.


Hadir pada kunjungan itu, Kasi dan pegawai dari kantor Camat Ulakan Tapakih, Staf Dinas Pertanian dan PPL, pegawai KUA Ulakan Tapakih,  serta staf dari kantor Wali Nagari Tapakih dan perangkatnya. (Rellease)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.