-->

Latest Post

KALTENG – MEDIAPORTALANDA - Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalteng Kembali ungkap kasus Kriminal Narkotika Kenis Sabu-sabu yang digelar di Halaman Mako Ditpolaiorud Polda Kalteng, Jum’at (25/02/2022).

Pada hari yang sama Dirpolairud Polda Kalteng Kombel Pol. Edward Indharmawan Eka Candra, S.I.K., M.H., pimpin langsung kegiatan Press Conference yang didampingi oleh Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalteng Komisaris Polisi Joko Handono, S.I.K. tentang Kasus Narkotika jenis sabu-sabu.

“Menjelaskan bahwa Pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2022 Sekitar Pukul 09.00 Wib Abk Kapal Perenjak -5017 mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi Narkotika jenis sabu-sabu, setelah di tindak lanjuti bahwa informasi tersebut benar kemudian di lakukan penangkapan terhadap kedua pelaku DS dan FS selanjutnya kedua pelaku di amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil Lab Urine Para Pelaku Positif menggunakan Zat Amfetamine, dan pelaku an.DS selain pemakai juga sebagai pengedar kurang lebih 6 bulan , sedangkan pelaku an. FS menggunakan sabu-sabu kurang lebih 5 bulan dengan dalih untuk mengurangi rasa sakit karna diabetes namun tidak berkonsultasi dengan dokter. PASAL YANG DISANGKAKAN & ANCAMAN HUKUMAN Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 TTG Narkotika.”Terang Edward.


Semoga kedepannya kita mampu untuk membangun kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan, menuju terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera, serta bersih dari narkoba. Tutupnya. (wjac)

PADANG - MEDIAPORTALANDA -

Korem 032/Wbr bergerak cepat menerjunkan pasukan siaga kebeberapa daerah yang terdampak gempa 6,2 Magnitudo di Pasaman Barat pada pukul 08.39. Jumat (25/2)

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Purmanto Langsung menerjunkan Satuan Yonif 131/Braja Sakti dan Yonif 133/Yudha Sakti yang tergabung dalam pasukan reaksi cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) guna proses evakuasi terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana di wilayah Pasaman Barat.

Pemberangkatan 1 Kompi pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana Yonif 131/Brs dipimpin oleh Kapten Inf  Heri Wahyu, dengan kekuatan personel sebanyak 100 orang dan ditambah 4 mobil truk dan satu unit ambulan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Wahyu  menjelaskan kami kurang lebih 100 orang personil siap terjun ke lokasi bencana, ditunjang tim kesehatan Denkesyah Padang serta peralatan penunjang lainnya.


"Kita menerjunkan 100 orang personil yang siap membantu dilokasi bencana, sedangkan  Peleton Angkutan Yonif 133/YS, telah bergerak menuju lokasi bencana pukul 10.35 mengantar Bantuan Logistik Dinas Sosial Provinsi Sumbar ke Pasaman Barat," ucapnya.(Penrem)

JAKARTA - MEDIAPORTALANDA -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tanggap bencana serta bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi Magnitudo 6,1, di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

"Saya minta untuk wilayah segera turun dan lakukan langkah-langkah pertolongan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).

Sigit meminta, kepada jajaran khususnya di wilayah Sumbar, untuk segera menyediakan tempat atau tenda pengungsian bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi tersebut. Serta melakukan proses evakuasi terhadap warga setempat. 


"Mulai dari mempersiapkan tempat atau tenda pengungsian, kegiatan evakuasi dan pertolongan awal terhadap masyarakat korban gempa," ujar Sigit.


Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar mengerahkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan awal korban gempa tersebut.


Selain itu, Sigit menekankan, selain jajarannya di wilayah Sumbar, bantuan dan personel dari tingkat pusat atau Mabes Polri akan segera dikerahkan terkait penanganan terhadap masyarakat korban gempa bumi itu. 


"Dan siapkan bantuan dari pusat mulai dokter, nakes, bantuan lain yang diperlukan, seperti anggota Brimob, DVI, Samapta, Psikologi untuk trauma healing dan personel lainnya yang diperlukan. Untuk membantu langkah-langkah penyelamatan dan penanganan awal korban gempa," ucap eks Kapolda Banten itu.


Sigit berharap, dengan gerak cepat dari Kepolisian ini diharapkan dapat meringankan beban dari masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut.


Dari data sementara yang ada, akibat bencana alam gempa bumi tersebut, terdapat empat masyarakat yang meninggal dunia. Sementara, puluhan orang mengalami luka-luka. Serta beberapa bangunan juga alami kerusakan.


Terkait hal tersebut, Sigit menyampaikan duka cita mendalam bagi masyarakat yang meninggal dunia serta terdampak akibat gempa bumi tersebut. 


"Kami menyampaikan belasungkawa untuk seluruh korban yang terdampak dari bencana alam tersebut," tutup Sigit. (**)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.