-->

Latest Post

SUMBAR - MEDIAPORTALANDA -  Tim Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbar Peduli bersama Asosiasi Eksportir Gambir Indonesia (AEGI) mendatangi tenda pengungsian dan rumah warga di Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Dari pagi hingga malam, bantuan berupa paket sembako, selimut, baju dan obat-obatan, terus bergulir ke masyarakat, Kamis (3/3/2022).

Bantuan tersebut sengaja langsung diantar ke Nagari Malampah, Kec. Tigo Nagari, karena masuk kategori daerah yang cukup parah diguncang gempa pada 25 Februari lalu. Jorong yang dikunjungi dan diberikan batuan Kadin adalah Resetlemen, Simpang Tigo Alai, Simpang Rayo Kandua dan Bukit Lintang.

Menurut Ketua Umum Kadin Sumbar H. Ramal Saleh, jumlah paket sembako yang dibagikan pada korban gempa ini sebanyak 200 paket, isinya beras, minyak goreng, mie instan, teh dan gula pasir. Paket sembako sengaja dipilih agar bisa langsung dimanfaatkan oleh warga yang sedang mengungsi ditenda.


Selain paket sembako, bantuan kepedulian Kadin Sumbar untuk korban gempa Pasaman, 20 kodi selimut, 8 karton pempers anak, 15 kotak minyak kayu putih, 5 karton roti dan 2 karung baju anak baru dan 2 karung pakaian layak pakai.


Menurut Ketum H. Ramal Saleh, bantuan Kadin Sumbar tahap 2 ini berasal dari Pengurus Kadin Sumbar dan Asosiasi Asosiasi Eksportir Gambir Indonesia. Nilai bantuan ini seluruhnya kisaran Rp60 juta.


Pendistribusian bantuan Kadin ini dibagi dalam dua tim, yaitu Tim 1 terdiri dari Ketum Kadin Ramal Saleh didampingi WKU Bidang Perdagangan dan Industri Marta Gunawan, Komtap Pasaman Barat Jayasman dan Pengurus Asosiasi Eksportir Gambir Indonesia. Sedangkan Tim 2 dipimpin Wakil Ketua Umum Kordinator Wilayah II Kadin Sumbar Masrizal Mamak bersama Komtap Indra Yunaidi.


Menurut Masrizal Mamak, kondisi warga di Nagari Malampah memang memperihatinkan karena sebagian besar rumah di nagari ini rubuh dan rusak berat. Jumlahnya ratusan rumah, terutama di Bukit Lintang, Rawang dan Malampah Barat.


Warga yang rumahnya hancur di Nagari Malampah terpaksa tinggal di tenda pengungsian, tenda darurat yang dibangun di halaman rumah, atau tinggal di SD yang dijadikan posko pengungsian. Banyak juga yang mengungsi ke nagari tetangga yaitu di Salareh Aia. “Warga korban gempa bumi yang mengungsi ini membutuhkan persediaan makanan, pakaian, selimut dan obat-obatan,” kata Masrizal Mamak.


Kegembiraan masih tampak dirasakan oleh sebagian anak-anak di Nagari Malampah ketika Masrizal dan Indra Yunaidi membagikan dua karung pakaian anak-anak yang masih baru, untuk berbagai usia dan beragam warna. Juga dibagikan 8 karton berisi pempers dan aneka roti.


Bantuan yang diantarkan Kadin Sumbar pada hari Kamis (3/3/2022) adalah bantuan tahap dua. “Insya Allah Kadin Sumbar masih menggalang bantuan dari pengurus dan asosiasi. Diharapkan semua dunia usaha di Sumbar mengambil bagian dan peran dalam meringankan beban duka saudara kita di Pasaman dan Pasaman Barat,” kata Ramal Saleh menghimbau para pengusaha. (**)

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kepolisian Daerah Polda Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengimbau sekaligus mengingatkan masyarakat untuk memberikan kunci tambahan terhadap kendaraan sepeda motornya. 

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik sebagai upaya mencegah terjadinya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Bagi masyarakat yang mengendarai sepeda motor saat memarkirkan kendaraannya agar memberikan tambahan kunci," katanya, Jumat (4/3) di Mapolda Sumbar. 


Dijelaskan, pemberian kunci tambahan pada sepeda motor berfungsi agar kendaraan lebih aman lagi, sehingga tidak mudah dicuri oleh para pelaku kejahatan, khususnya pelaku curanmor.


"Kunci tambahan itu agar kendaraan lebih aman. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi," ujarnya.


Kombes Pol Satake Bayu menuturkan, sepeda motor walaupun sudah dalam keadaan sudah dikunci, namun masih bisa dibongkar atau dibawa kabur oleh pelaku kejahatan. "Pelaku kejahatan ini bisa menggunakan kunci letter T," ujarnya.


Oleh karenanya, masyarakat di Sumbar diimbau agar memberikan kunci tambahan agar lebih aman kendaraannya. "Selain itu, jangan sampai lupa kuncinya untuk dicabut saat memarkirkan kendaraan," sebutnya.(bhps)

PARIAMAN - MEDIAPORTALANDA - Pemkab Padang Pariaman didesak harus mampu menunjukkan kinerjanya dalam mengatasi tingkat kemiskinan, jangan hanya berpangku tangan.

Penegasan itu disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra dan juga Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Harpianda, SH Datuak Sarimarajo Alam, yang selalu Vokal dalam memperjuangkan apa yang menjadi hak dari masyarakat Setempat, (4/3/2022).

Kalau boleh jujur kata Harpianda, sejak Covid-19 hingga kini ekonomi masyarakat kita yang kesehariannya dapat pagi habis sore makin kian terpuruk,dan ini butuh perhatian, bukan pencitraan. 


"Saat ini masyarakat sudah miskin, begitu juga dengan kami anggota DPRD ndak jauh beda dengan mereka", ungkapnya.


Kini yang dibutuh bukan infratruktur jalan, tapi bagaimana cara kita memperbaiki perekonomian rakyat, sebab Pariaman bukan daerah miskin, kita punya sumber daya alam.


Untuk ini mesti ada kolaborasi antara eksekutif dengan legislatif, dalam hal ini yaitu Kepala daerah, mari kita saling membahu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, bila perlu Bupati beserta Wakil, turun kebawah, jemput aspirasi masyarakat kalangan bawah tersebut, ulas Harpianda yang juga mantan polisi.


Harpianda juga menyampaikan, Insya Allah dalam waktu dekat di bulan Maret ini akan diserahterimakan 30 yunit berupa alat tangkap mesin tempel 15 PK untuk petani nelayan yang ada di Nagari kecamatan Kasan Gadang kabupaten Padang Pariaman, bantuan ini kita ambil melalui dana pokir.


"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi si penerima, biasa mereka numpang dengan orang lain karena sudah ada milik sendiri mungkin ekonomi mereka bisa membaik", harap Harpianda. (Jp)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.