-->

Latest Post


PARIAMAN - MPA -  Pariaman kembali menggelar “Kejuaraan Terbuka Tingkat Nasional Sepatu Roda (Pariaman Baroda), gelaran ini memperebutkan Piala Walikota Pariaman, yaitu, olahraga yang mendukung pariwisata,


Dua program ini saling berkaitan dan mampu memperkuat satu sama lain dalam mendukung pariwisata melalui olahraga. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala dinas pariwisata kota Pariaman Marhem, Sabtu (5/3) di Arena Sepatu Roda Pantai Cermin Kota Pariaman.

PARIAMAN - MEDIAPORTALANDA -  Pariaman kembali menggelar “Kejuaraan Terbuka Tingkat Nasional Sepatu Roda (Pariaman Baroda), gelaran ini memperebutkan Piala Walikota Pariaman, yaitu, olahraga yang mendukung pariwisata.

Dua program ini saling berkaitan dan mampu memperkuat satu sama lain dalam mendukung pariwisata melalui olahraga. Hal tersebut disampaikan oleh Genius Umar, Sabtu (5/3) di Arena Sepatu Roda Pantai Cermin Kota Pariaman.


“Saya senang sekali karena banyak di ikuti para peserta, baik yang berada di Pulau Sumatera, bahkan ada juga dari pulau Jawa. Total semua peserta yang ikut sekitar 510 orang, ini sudah melampaui target dari perkiraan sebelumnya yang mencakup sekitar 310 peserta”, ungkap Genius Umar yang juga merupakan Ketua Persorasi Sumbar.


Dengan adanya kegiatan seperti ini, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Kota Pariaman, baik dari segi kuliner maupun dari segi penginapan, ungkap Genius.


Dari sisi kuliner mereka bisa kuliner yang ada dijual di Kota Pariaman dengan harga yang terjangkau, dan dari segi penginapan, alhamdulillah semua hotel dan penginapan yang ada di Kota Pariaman bahkan rumah warga yang disewakan terisi penuh oleh tamu yang datang kesini, jelasnya.


Saking kuatnya program sport tourism ini mendukung pariwisata yang ada di Kota Pariaman, bahkan merencanakan akan mengatur kembali nasional sepatu roda ini diakhir tahun 2022.


“Jadi Tahun 2022 berbagai event yang ada di Kota Pariaman lebih banyak untuk event-event yang bersifat untuk sport tourism, seperti memilih sepatu roda ini, tenis yunior, sepeda, taekwondo, dan juga beberapa olahraga lainnya, untuk memperkuat program sport tourism ini”, katanya.


Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional ini di ikuti oleh 29 klub sepatu roda yang tersebar di pulau Sumatera dan Pulau Jawa, seperti Bina Muda Pekan Baru, Inov Palembang, Deli Serdang Inline Skate, Bukittinggi Inline Skate, Porserosi Solok Selatan, Lubuk Linggau Inline Skate, Porserosi Bengkalis, Pariaman Inline Skate, Triple A Team Bandung, Inline Speed Skate (Issep) Pekanbaru, Grand Wisata Inline Skate Bekasi, Gyros Club Jambi, The Winner Skate Team Bekasi, Zulmi Inline Skate, Batingkek Roller Skate, Siginjai Roller Skate (SRS) Jambi, Jambi Inline Skate, Riau Roller Skate (RRS), Telanai Roller Skate (TRS) jambi, Gandoriah Inline Skate, Trapezius Academy Riau, Saburai Lampung Speed, Buciken Inline Skate, Bintang Medan Roller Skate, Porserosi Palembang, Sky Pekanbaru, Hangtuah Inline Skate, Riau Inline Skate, Porserosi Pasaman Barat. (*)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - 6 MARET 2022 - Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumbar bersama Niniak Mamak tidak pernah menolak bantuan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkaitan dengan musibah gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

"Niniak Mamak se Sumatera Barat dan LKAAM tidak pernah menyatakan penolakan terhadap bantuan Menteri Agama, bahkan justru kita masyarakat Sumatera Barat berterima kasih atas perhatian Menteri Agama kepada korban musibah gempa bumi di Pasaman dan Pasaman Barat," kata Ketua Umum LKAAM Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. Datuak Nan Sati dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/3/2022).

Bantuan yang diberikan oleh Menteri Agama pasca gempa bumi adalah untuk  pembangunan mesjid dan mushola sebesar Rp2,3 miliar. Dana itu sepenuhnya berasal pemerintah, bukan pribadi Menteri Agama. Karena itu tidak ada alasan Ketum LKAAM dan Niniak Mamak Sumatera Barat untuk menolak bantuan tersebut.


Menurut Ketum LKAAM Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, pernyataan yang disampaikannya adalah mengharamkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginjakkan kaki di Minangkabau karena pernyataan Menag yang membandingkan suara mik azan dengan suara gonggongan anjing. "Saya tidak pernah mencabut pernyataan dan tetap mengharamkan Menag menginjakkan kaki di tanah Minangkabau," kata Fauzi Bahar, mantan Walikota Padang dua periode ini.


Alasan Ketum LKAAM Fauzi Bahar mengharamkan kedatangan Menteri Agama itu karena masyarakat Minangkabau sangat terluka dengan pernyataan Menag. Pernyataan Ketum LKAAM Fauzi Bahar mendapatkan dukungan penuh dari seluruh Niniak Mamak se-Sumbar yang disampaikan di Hotel Emersia Batusangkar, Senin (28/2/2022) lalu.


"Kami berterima kasih atas bantuan Menteri Agama kepada masyarakat korban gempa bumi di Pasaman Barat. Tetapi bantuan tersebut tidak dapat menghapus luka hati kami atas pernyataan yang membandingkan suara azan dengan suara gonggongan anjing," kata Hendri Donal Datuak Panduko Nan Bagonjong, juru bicara Niniak Mamak Kabupaten Kota se Sumatera Barat.


Ditegaskan oleh Ketum LKAAM Sumbar bahwa adanya postingan dan informasi yang mengatakan LKAAM menolak bantuan Menteri Agama adalah hoax. Postingan itu disengaja untuk menyudutkan LKAAM Sumbar sebagai lembaga Niniak Mamak. "Kepada mereka yang menyebarkan postingan hoax dan mempelintir pernyataan Ketua LKAAM Sumbar akan kita ambil tindakan," kata Fauzi Bahar lagi.


Sikap tegas LKAAM Sumbar itu tetap membuka ruang maaf kepada Menteri Agama. Namun ada syaratnya dari LKAAM Sumbar. "Obatnya ada tiga kepada Pak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Pertama, minta maaf kepada umat Islam. Kedua bertobat. Ketiga mencabut pernyataannya yang memisalkan suara mik azan dengan suara gonggongan anjing," kata Ketum LKAAM Sumbar Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati. (Rilis)


Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.