-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kepala Dinas Pariwisata kota Padang, Eri Sandjaya menghadiri acara Launching Rapat Kerja Nasional XV (Rakernas) & Indonesia City Expo (ICE) ke-18, bertempat di Hotel Santika kota Padang, Sumatera Barat. Rabu (9/3/2022).

Rangkaian acara yang digelar ICE dalam Rakernas ini menampilkan pembangunan, inovasi dan produk-produk unggulan serta adanya gebyar UMKM, Kuliner dan Pentas Seni serta kegiatan-kegiatan menarik lainnya.

Eri Sandjaya menyambut baik apa yang menjadi tujuan dari ICE, menurutnya, secara keseluruhan Indonesia saat ini berada diujung Pandemic, dan menjadi sebuah PR bagi seluruh kota bagaimana cara meningkatkan perekonomian, khususnya Dinas Pariwisata kota Padang.

"Banyak program unggulan yang harus kita kerjakan dengan cepat, juga iven-iven yang akan kami datangkan, kita selenggarakan di kota Padang dalam rangka memberikan peluang pada masyarakat untuk meningkatkan ekonomi", ungkap Eri.  


Kemudian, kita juga akan meningkatkan objek wisata, untuk hal tersebut kita butuh dukungan dari semua pihak agar bisa terwujud, dan kota Padang bisa bangkit kembali dari pasca Pandemic.


"Memang dibeberapa sektor masih ada pembatasan pembatasan tetapi tidak mengurangi apa yang menjadi rencana".


Selanjutnya kami juga akan mengajak UMKM untuk bersinergi, semoga dengan adanya Iven ini nanti kota Padang kembali berjaya, ekonomi masyarakat juga membaik, tutur Eri Sandjaya.


Rakernas XV APEKSI 2022 yang akan dilaksanakan pada 7-10 Agustus 2022 mendatang, merupakan kegiatan besar tahunan, dan bakal dihadiri oleh seluruh anggotanya. (Jp/Ar)



JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - 8 Maret 2022 - PT PLN (Persero) menggandeng Grab Indonesia sebagai mitra dalam layanan transportasi untuk mendukung operasional perseroan. Kerja sama ini diharapkan dapat menekan biaya operasional perusahaan, serta mempercepat proses bisnis dan operasi sehingga mampu memberikan layanan yang semakin andal untuk para pelanggan.


Executive Vice President Umum PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri berharap melalui kerja sama ini, kinerja internal PLN dapat meningkat seiring dengan naiknya efisiensi, produktivitas, kenyamanan, dan kemudahan dalam bekerja bagi para pegawai. PLN juga memproyeksikan akan adanya efisiensi biaya operasional perusahaan.


"Sehingga PLN dapat _meminimize_ biaya operasional, seperti biaya sewa kendaraan, biaya BBM, biaya pemeliharaan dan biaya lainnya," ujar Arsya.


Menurutnya, dalam ekosistem digital yang telah berkembang secara eksponensial, kolaborasi dan kerja sama yang saling menguntungkan merupakan kunci penting, sehingga harus diupayakan dan diwujudkan.


Sebelumnya, PLN telah mendigitalisasi pengelolaan sistem transportasi atau _fleet management system_ melalui platform e-Transport yang terhubung dengan _pool (offline)_ kendaraan yang dimiliki perusahaan.


"Tidak hanya itu, kondisi yang tidak menentu seperti era pandemi ini membuat adanya _stuck cost (idle)_ terhadap armada yang dimiliki oleh perusahaan, karena tidak digunakan secara maksimal oleh karyawan," imbuhnya.


Kolaborasi ini pun akan diujicobakan terlebih dahulu di unit bisnis PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya. Ke depan, integrasi ini akan masuk ke dalam _superapps_ internal PLN sehingga dapat digunakan oleh semua insan PLN, termasuk untuk PLN Group.


Melalui integrasi e-Transport dengan Grab for Business, kebutuhan layanan pengelolaan kendaraan di PLN nantinya dapat dipenuhi dengan standar layanan maksimum. Dengan masing-masing _platform_ yang sudah terdigitalisasi dapat terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan transportasi di internal PLN.


"Terlebih, PLN pun memiliki fleksibilitas dalam mengatur layanan transportasi kepada pegawai, karena PLN menggunakan layanan sesuai kebutuhan dan membayar sesuai pemakaian ( _on demand_)," sebut Arsya.


Dalam upaya membangun ekosistem kendaraan listrik, PLN telah membangun dan menyiapkan setiap elemen yang dibutuhkan, sementara Grab dalam beberapa waktu terakhir terus menambah armada kendaraan listrik mereka secara signifikan.


"Grab for Business dan e-Transport merupakan langkah kecil dalam mewujudkan impian besar PLN untuk menyediakan bumi yang makin hijau bagi generasi mendatang di sektor transportasi. Melalui langkah kolaborasi, PLN dan Grab sama-sama mendapatkan benefit yang makin mengokohkan posisi korporasi masing-masing di dalam lingkungan bisnis yang terus berubah dan memerlukan adaptasi yang cepat dan akurat," imbuhnya.


Di sisi lain, Direktur Grab For Bussines, Roy Nugroho menjelaskan melalui langkah kolaborasi, PLN dan Grab sama-sama mendapatkan benefit yang makin mengokohkan posisi korporasi masing-masing di dalam lingkungan bisnis yang terus berubah dan memerlukan adaptasi yang cepat dan akurat.


"Kami mendukung transformasi digital PLN terutama untuk mendukung efisiensi dan mendukung kepuasan karyawan sendiri. Grab sangat menyambut baik sekali dan kami lakukan integrasi nanti bukan hanya layanannya saja, tetapi juga kepada EV juga" ujar Roy.


Roy menambahkan, sejatinya kerja sama antara PLN dan Grab sudah berjalan sejak lama. Sepanjang 2021, sudah ada beberapa pemakaian Grab for Business untuk mendukung mobilitas karyawan PLN.


Dia pun berharap, ke depan kolaborasi antara PLN dan Grab ini akan semakin luas lingkupnya. Sejalan dengan komitmen Grab for Good untuk menggunakan teknologi dalam memberdayakan masyarakat.


"Awalnya di Jabodetabek dahulu, lalu nanti bisa di 240 kota lainnya yang grab siap mendukung PLN dalam hal transportasi ini," ucapnya. (**)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Komisi Dua DPRD Provinsi Sumatera (Sumbar), Bakri Bakar, SH dari dapil Delapan dalam waktu dekat bakal menyalurkan bantuan yang berasal dari (Pokir) pokok-pokok pikiran.

 

Dewan yang berasal dari dapil Delapan Sumbar tersebut mengatakan bahwa, di tahun 2022 ini akan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan dari masyarakat Pesisir Selatan dan juga Mentawai, Selasa (8/3)2022).


Sehubungan adanya peluang bagi kita untuk memberikan atau membagikan Pokir kedaerah pemilihan, terutama bagaimana jalan provinsi cukup parah yang ada di kawasan Indra Pura, jalan kecil, jalan provinsi yang kiri kanan curam, bisa dilakukan perbaikan sesegera mungkin oleh pemerintah propinsi Sumatera Barat melalui prasarana jalan dengan dana yang sudah disiapkan.


Kemudian kata Bakri Bakar, soal bibit, masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan, mulai dari bibit kopi, bibit kelapa sawit, dan bibit-bibit lainnya, yang bisa kita alokasikan.


Selanjutnya mungkin ada beberapa tempat Ibadah/Masjid yang perlu perbaikan MCK, sepanjang itu dibenarkan oleh aturan yang ada, disini terutama MCK nya, bukan yang lain-lain, kalau yang lain itu hibah namanya, kalau Mck ini termasuk prasarana umum atau pasum yang harus kita siapkan, tuturnya. (Jp/Ar)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.