-->

Latest Post

PADANG – MEDIAPORTALANDA - Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Purmanto mengharapkan kepada segenap Prajurit dan PNS Korem 032/Wirabraja dan keluarga dapat mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, ini disampaikan dalam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H/2022  di Masjid AT-Taqwa Makorem 032/Wbr Jln Jend. Sudirman No.29 Padang  Senin (14/03/2022).


Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran yang dibacakan oleh Serma H. Idham Cholid Ba Bintalrem 032/Wbr, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Purmanto. 

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, Makna Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW sebagai landasan moral prajurit dan PNS TNI AD, ia  berharap sebagai umat muslim dapat mengambil nilai-nilai positif dan mengimplementasikan apa yang sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikannya landasan dalam menjalankan tugas, sesuai dengan tema “HIKMAH ISRA MI’RAJ DALAM KEHIDUPAN PRAJURIT TNI”

"Jadikan moment ini sebagai sebuah moment yang sangat berharga bagi kita umat Islam dan agar dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT dan Kecintaan Kepada Nabi Muhammad SAW", harap Danrem.


Danrem 032/Wbr juga menjelaskan bahwa Peristiwa Isra’ Miraj adalah bukti nyata kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, yang telah mengutus Rasulullah untuk mendapat kesempatan dan kehormatan mengarungi cakrawala, menembus langit, (Sidratul muntaha) demi tingkat sampai pada suatu tempat yang para Malaikat tidak mampu menggapainya.


“Hikmah yang paling penting dalam perjalanan Isra Mi’raj tersebut adalah terletak pada keistimewaan menerima perintah Shalat secara langsung tanpa melalui perantara Malaikat” pungkas Purmanto


Sebagai penjeramah dalm kegiatan itu, Ustadz Drs. Sofyan Giran, menyampaikan bahwa perintah melaksanakan Shalat lima waktu diterima langsung oleh Nabi Besar Muhammad SAW saat menghadap kepada Allah SWT di Sidratul Muntaha.


Perintah menunaikan Shalat tidak seperti perintah melaksanakan ibadah lain yang melalui firman Allah melainkan langsung diterima di hadapan Allah SWT”, ucapnya. (Penrem032/Wbr)

SULSEL - MEDIAPORTALANDA - Siswa kelas XII MAN Pangkajene Kepulauan mengelar acara seremonial perpisahan di Lapangan Upacara MAN Kelurahan Talaka, Kecematan Ma'rang Kabupaten, Pangkep.

Ditandai dengan pelepasan balon terbang serta berbagai kegiatan lain, membuat suasana menjadi hangat dan penuh keceriaan diantara siswa kelas XII MAN.


Rangkaian acara yang bertemakan Angkatan "ARCASIRA 2022" ini di ikuti oleh 308 Siswa MAN Pangkajene.


(Lasmana)

SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Instruksi Presiden Joko Widodo kepada kepala daerah yang ada di 34 provinsi Indonesia supaya membawa tanah dan air dari masing-masing daerah untuk ritual adat Ibu Kota Negara IKN Nusantara. 


Ritual adat tersebut digelar dari titik nol IKN Nusantara, di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022).


34 provinsi yang membawa tanah dan air tersebut, salah satunya Sumatra Barat (Sumbar).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, terkait hal tersebut Gubernur Mahyeldi Ansharullah ke IKN telah membawanya. 

 

Tanah dan air itu, kata Jasman, sudah diambil sejak Jumat (11/3/2022). “Sudah diambil, itu hari Jumat. Sudah dibawa gubernur,” ujar Jasman pada awak media, Minggu (13/3/2022).


Gubernur, berangkat ke IKN hari Sabtu (12/3/2022) sekaligus membawa tanah dan air tersebut, Gubernur ikut kemah juga, ungkap Jasman.

 

Tanah yang dibawa Gubernur tersebut berasal dari daerah Pasaman Barat. “Untuk tanah, itu tanah dari Pasaman Barat, dekat Ophir. Tanah itu tanah yang paling bagus,” terang Jasman.


Sedangkan Air, Gubernur Sumbar membawa air yang diambil dari Pemandian Air Panas Bukik Gadang, Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. “Kalau airnya, air dari Solok,” ucapnya.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md mengatakan, simbol tanah dan air yang akan dibawa oleh para gubernur ke calon Ibu Kota Negara Nusantara melambangkan kebersatuan.


“Dari Bengkulu, dari Papua Barat, dari Papua, dari Kalimantan, dari Sumatra Barat, Aceh, semua berkumpul di sana,” ujar Mahfud melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/3/2022).


Jadi, kata Mahfud, masyarakat harus menjaga tanah air Indonesia, karena terdapat keberagaman di dalamnya.


Mahfud menilai, dua kilogram tanah dan satu liter air yang akan dibawa oleh masing-masing gubernur untuk dimasukkan ke dalam Kendi Nusantara sudah mewakili seluruh suku dan agama di masing-masing provinsi.


“Inilah tanah, air kita. Indonesia, Tanah Air. Maka kita harus jaga tanah air kita. Simbolik apa yang muncul dari itu? Keberagaman,” ucapnya.


Lalu, dikatakan Mahfud, dalam kurun waktu 100 tahun mendatang, hal ini akan menjadi cerita yang sangat menarik. Atau mungkin 30 tahun kedepan akan menjadi cerita bagaimana kita berupacara melalui adat kenegaraan dan keagamaan, digabung di situ, untuk masuk ke ibu kota baru,” katanya. (**)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.