-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA -  21 MARET 2022 - Dalam rangka HUT ke-76 Persit KCK tahun 2022, Persit Kartika Chandra Kirana  Koorcab Rem 032 PD I/BB melaksanakan anjangsana memberikan bantuan kepada Keluarga Besar Tentara di wilayah koramil 02/PT. 

Kegiatan anjangsana ini dipimpin langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 032  Ibu Ariani Purmanto. Turut mendampingi oleh Wakil Ketua Ny. Intan indrian Sari Arif Hartoto dan Pengurus Persit Koorcab Rem 032 PD I/Bukit Barisan.


Kunjungan pertama memberikan bantuan kepada Ny. Zanibar Istri dari Letda Caj A. Rais Paur Ajenrem 032/Wbr, Umur 50 thn, suku Minang, Agama Islam, pekerjaan ibu rumah tangga yang mengalami sakit berat kangker payudara selama 3 thn dan

sudah pernah operasi 2 kali, saat ini sedang dalam pengobatan rawat jalan yang tinggal jln  Sisingamangaraja No 29 Rt 02 Rw 04 kel.Ganting parak gadang kec.padang timur kota padang.


Selanjutnya bertolak menuju rumah Serma Erizon Batih Alpal Pen Rem 032/wbr untuk memberikan bantuan kepada Irfan Atarizonev yang membutuhkan perhatian khusus (autis) putra dari Serma Erizon yang tinggal di Asrama Ganting Blok T45 no 5 Rt 04 Rw 04 kel.ganting parak gadang kec.padang timur kota padang.


Rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan kepada anggota yang sedang menderita sakit, dengan harapan dapat membangkitkan semangat serta mengurangi beban yang dialami penderita dan keluarganya. (Penrem 032)


NUSA DUA - MEDIAPORTALANDA -  20 MARET 2022 -  Forum of Women Parliamentarians menjadi agenda pertama rangkaian acara The 144 th Inter Parliamentary Union (IPU) Assembly atau Sidang Umum IPU ke-144 yang dibuka pada Minggu (20/3) petang. 

Dalam sambutannya ketika membuka forum bagi para anggota parlemen perempuan itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan dalam mencapai kesetaraan gender. Pandemi COVID-19, konflik geopolitik, juga ancaman perubahan iklim. Perempuan, menurutnya, merupakan pihak yang acap terkena dampak paling besar dari berbagai tantangan tersebut. "iPU harus ada di garda depan dalam perjuangan mewujudkan kesetaraan," katanya. 


Pernyataan Puan itu tentu amat beralasan karena parlemen memiliki otoritas pengambilan keputusan serta pembuatan regulasi yang dapat mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah di negaranya masing-masing.  Parlemen, menurut Puan, amat bisa terlibat dalam upaya pengarusutamaan gender melalui regulasi-regulasi yang dihasilkannya. 


Dalam sambutannya, Puan menceritakan pencapaian perempuan Indonesia serta upaya yang tengah dilakukan  untuk mendukung terwujudnya kesetaraan gender dalam kehidupan berbangsa. "Indonesia pernah memiliki Presiden perempuan, menteri koordinator perempuan, banyak menteri dan anggota parlemen perempuan. Saya hadir di sini pun, dalam kapasitas saya sebagai ketua parlemen pertama," katanya. 


Menurut Puan, keterlibatan perempuan dalam parlemen merupakan langkah strategis yang dapat dipilih dan diambil untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui proses legislasi. 


Di hadapan lebih dari dua ratus perempuan parlemen dari 133 negara yang hadir dalam Forum of Women Parliamentarians, Puan menyampaikan pula kabar tetang Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) yang tengah diperjuangkan oleh DPR untuk dapat menjadi Undang-undang dan komitmen DPR RI untuk memberi perlindungan bagi korban kekerasan seksual yang kerap kali terdiri atas perempuan dan anak-anak.


Puan mengatakan, jejak peran perempuan sejatinya dapat dilihat dalam banyak permasalahan global yang tengah dihadapi bersama oleh banyak negara di dunia. "Peran dalam penanganan perubahan iklim, dalam penanganan konflik dan dalam upaya mewujudkan perdamaian di wilayah konflik. juga dapat menjadi agen perubahan dalam kondisi-kondisi sulit lain, seperti dalam penyelesaian konflik. Puan mengatakan, dalam konfilk, perempuan dan anak-anak kerap menjadi korban. Maka, mengambil peran dalam upaya perdamaian adalah sebuah hal yang perlu pula dilakukan oleh para perempuan yang ada dalam parlemen. 


Hal senada disampaikan pula oleh Presiden IPU Duarte Pacheco. Pria asal Portugal ini menyitir sebuat studio yang mengatakan bahwa negosiasi damai sebuah konflik geopolitik biasanya lebih mudah dicapai bila ada perempuan yang terlibat sebagai juru damai. "Perempuan memiliki kapasitas sebagai pendorong rekonsiliasi dan perjanjian damai yang melibatkan perempuan biasanya dapat berlaku lebih panjang," katanya. 


Parlemen yang memiliki perspektif gender dan kesadaran atas pentingnya pembangunan berkelanjutan di negara-negara anggota IPU, juga menjadi target yang ingin dicapai Pachecho. "Harus ada keberanian dan komitmen politik untuk mengupayakan peran perempuan yang lebih banyak di parlemen. Kalau bisa hingga mencapai 50 persen," katanya. Saat ini, menurut Pachecho, keterlibatan perempuan dalam parlemen baru di seluruh dunia baru mencapai 26 persen dari kuota rata-rata yang umumnya 31 persen. "Jumlah itu baru satu pertiga. Ada beberapa negara yang bahkan tak memiliki anggota parlemen perempuan seperti Papua Nugini dan Vanuatu," kata Pachecho lagi. 


Sama seperti Puan, Pachecho juga berharap IPU bisa jadi contoh kesetaraan gender dan dapat menjadi implementasi kebijakan anti pelecehan, berpartisipasi aktif dalam penyusunan kebijakan iklim yang disusun berdasarkan kesetaraan gender. (**)

PARIK MALINTANG - MEDIAPORTALANDA - Salah satu amanah dari Undang-Undang nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, menyebutkan. Bahwa kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dilaksanakan dengan cara meningkatkan kualitas remaja. 


Salah satu instansi yang berpartisipasi aktif dalam pembinaan remaja, adalah Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Program GenRe (Generasi beRencana). Merupakan Program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Dengan pemberian akses informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga. 


Berkaitan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) selenggarakan acara Puncak Apresiasi Duta Genre dan Genre KUAT (Kreatif, Ulet, Aktif, Telaten) Award tahun 2022 tingkat Kabupaten Padang Pariaman, pada Sabtu (19/3) bertempat di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) Nagari Parik Malintang Kecamatan Anam Lingkuang.


Hadir dalam acara itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arm. Wahyu Hidayat, Kapolres Pariaman AKBP. Abdul Aziz, SIK. Wakapolres Padang Pariaman Kompol. Alfias Marzuki, Sekdakab. Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis, SSTP MM, Kepala BKKBN Perwakilan Sumbar diwakili Drs. Budi Mulia, MSi. Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Kadis PPKB dr. Aspinuddin, beserta jajarannya, Plt. Kepala BKPSDM Mayzar, S.Sos, Ketua BAZNAS Padang Pariaman Dr. Rahmat Tk. Sulaiman.

Bunda GenRe Padang Pariaman Ny. Yusrita Suhatri Bur, Ketua DWP Padang Pariaman Yanti Herawati Rilis, Owner Alba Water Park H. Husin serta pengelola Pusat Informasi dan Konseling se kabupaten Padang Pariaman dan para orang tua Finalis Duta GenRe.


Dalam sambutannya, Bupati Suhatri Bur mengatakan. Dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dalam setiap aktifitas dewasa ini, kita sangat memerlukan figur motivator yang terampil dan berkarakter dari kalangan Remaja. Salah satunya dengan memberikan peran kepada Duta GenRe, berupa sosialisasi dan promosi Program GenRe di lingkungan sekolah, kampus maupun masyarakat umum akan lebih efektif. Karena komunikasi yang terjalin, dilakukan dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja. Sehingga mereka menjadi ramah di tengah masyarakat dan tegar terhadap pengaruh negatif dari kemajuan teknologi itu. 

"Melalui momen ini, Saya mengajak para remaja untuk merencanakan kehidupan berkeluarga yang sehat. Dengan usia ideal untuk menikah, yaitu 21 tahun bagi remaja putri dan 25 tahun bagi remaja putra. Karena pada usia ini, seorang manusia dianggap sudah siap dan matang untuk berkeluarga. Baik ditinjau dari segi fisik dan mental, kesehatan reproduksi, pendidikan dan ekonomi. Sesuai dengan jargonnya Duta GenRe, yakni Sekolah, Bekerja, baru Menikah. ujarnya.


Selain itu Bupati juga mengharapkan remaja, untuk bisa mengembangkan potensi diri melalui lifeskill yang bernuansa remaja. Agar mereka memiliki kemampuan dan karakter, sehingga bisa menjadi remaja yang berkualitas di usia Produktif dan bermanfaat bagi keluarga dan lingkungannya.


"Dengan Pemilihan Duta GenRe ini, diharapkan dapat memicu dan memacu serta meningkatnya semangat para pelaksana atau pengelola Pusat Informasi dan Konseling (PIK), untuk terus menggebyarkan program GenRe di semua kalangan. Dalam rangka mewujudkan Remaja Kabupaten Padang Pariaman yang beretos kerja, berintegritas dan berjiwa gotong royong yang Produktif di usia Produktif" jelas Suhatri Bur.


Kepada Kepala OPD dan stakeholder terkait, Bupati juga berharap. Kegiatan-kegiatan seperti ini, agar tidak berhenti sampai disini saja. Dengan berkolaborasi, duta GenRe juga bisa ditugaskan untuk menyebar luaskan informasi seputar Pembangunan Daerah yang dilaksanakan oleh OPD tertentu.


"Mari kita berdayakan Duta GenRe ini untuk membantu Pemerintah Daerah dalam memberikan pemahaman dan menyebarluaskan informasi kepada siapa saja, kapan dan dimanapun dia berada. Terutama dalam menyampaikan program strategis Nasional dan Daerah, serta penjabaran Visi empat kata kunci Padang Pariaman 'Berjaya", yakni unggul berkelanjutan, religius, sejahtera dan berbudaya" tutup Suhatri Bur.


Mewakili Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) Drs. Budi Mulia, M.Si. mengatakan BKKBN saat ini memiliki cara, logo dan tagline baru untuk generasi muda. Dia mengharap logo dan tagline baru ini dapat diterima masyarakat. Sebab, berdasarkan sensus penduduk, hingga Desember 2020 Indonesia berpenduduk 271.349.889 jiwa, sekitar 67 juta jiwa atau 26,1% di antaranya adalah remaja berusia 10 – 24 tahun.


Budi Mulia menyebutkan, tagline BKKBN saat ini, adalah #Berencana_Itu_Keren. Artinya, BKKBN mengedepankan aspek perencanaan dalam semua siklus dan tahapan upaya yang dilalui. Ada simbol love atau cinta, simbol merangkul, simbol kupu-kupu dan simbol tak terbatas.


“Melalui Program GenRe kita harapkan para remaja dapat disiapkan sebagai calon orangtua berkualitas. Dalam hal ini remaja diharapkan dapat menerapkan lima tahap transisi kehidupan. Yakni pola asuh dan hidup sehat, berpendidikan, memiliki pekerjaan, hidup bermasyarakat serta menikah dan berumahtangga dengan perencanaan yang baik. Hingga akhirnya menghasilkan anak-anak yang berkualitas,” kata Budi.


Dikatakan, khusus di Sumatra Barat berdasarkan SP 2020 jumlah penduduk provinsi ini 5,53 juta jiwa. Sebanyak 68,65% dari total populasi itu adalah penduduk usia produktif. Dengan demikian, gebrakan ini menjadi modal potensial sebagai sumbangsih dalam mengisi dan penggerak pembangunan di Daerah.


Sebelumnya, Kepala DPPKB Kabupaten Padang Pariaman dr. Aspinuddin melaporkan. Jumlah duta GenRe yang tampil pada Puncak Apresiasi Duta Genre ini sebanyak 24 orang, yang berasal dari utusan PIK Sekolah, Kampus dan  masyarakat. 


"Sedangkan dewan juri dalam penilaian Duta GenRe ini, sebanyak 5 orang yang berasal dari berbagai institusi dan keahlian. Diantaranya Bunda GenRe Padang Pariaman Ny. Yusrita Suhatri Bur, Pembina GenRe Provinsi Sumbar Dedy Agustanto, S.IKom. MM, Ketua DWP DPPKB Ny. Net Aspinuddin, Sekretaris DPPKB Sri Nelis, SKM dan Duta Bahasa Nasional Diko Arianto" jelas Kadis yang akrab disapa Bang Jim itu.

Dilaporkan, nama-nama peraih Duta GenRe Padang Pariaman tahun 2022 adalah sebagai berikut. Sebagai Juara I (The Winner) Duta GenRe Putra adalah Haekall Adiromarli dari PIK SMA 1 Sungai Geringging dan Winner Duta GenRe Putri adalah Rike Adriaty dari PIK Universitas Negeri Padang. Sebagai Duta GenRe Favorit Putra diraih oleh Riki Winando dari PIK IKESPNB dan Favorit Putri diraih oleh Nadya Syafira dari PIK SMA 1 Lubuk Alung. Untuk GenRe Berbakat diraih oleh Rohip Ramadhan dari PIK MAN 1 Padang Pariaman dan GenRe Berbakat Putri diraih Puspa Indah Armydea dari PIK SMA 1 Pariaman. Duta GenRe Intelegensi diraih oleh Putra Cinto Camico dari PIK MAN 1 Padang Pariaman dan Duta GenRe Inteligensi Putri diraih oleh Youren Dasti dari PIK SMA 1 Lubuk Alung. (Release)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.