-->

Latest Post

SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Opening Ceremony The 59th International Association Woman Police (IAWP) 2022 di Niagara Falls, Canada telah dilaksanakan pada hari senin, 12 September 2022 di Grand Hall Falls view Niagara, Ontario, Canada. 

Paur Subbid Penmas Bidhumas Polda Sumbar, Ipda Dewi Suryani yang merupakan satu-satunya delegasi Indonesia dari Polda Sumbar ini mengatakan, acara yang telah dibuka secara resmi dihadiri oleh kurang lebih 1.000 peserta dari seluruh dunia, termasuk dari delegasi Indonesia yang mengikutinya sebanyak 18 orang.

"Jumlah peserta yang mengikuti acara pembukaan dan parade of nation berjumlah kurang lebih 1.000 peserta dari 43 negara, dan 2 organisasi internasional serta dari Indonesia sebanyak 18 orang Polwan," kata Ipda Dewi.


Dikatakan, tema yang diusung dalam perhelatan Polwan Internasional ini yaitu Connect, Empower, Lead dengan topik-topik materi yang sedang hangat seperti rekrutmen dan retensi, lensa kritis yang ditujukan untuk meningkatkan keragaman dan inklusi dalam angkatan kerja, bukti virtual dan digital, kecerdasan buatan, kepemimpinan, kesehatan karyawan, tanggapan terpadu mengenai kejahatan, membangun hubungan dengan lembaga ekstern dan memupukkemitraan masyarakat yang lebih luas.


"Pembicara terkenal dari seluruh dunia akan berbagi pengetahuan dan wawasan kepada seluruh peserta konfrensi," ujarnya .


Mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia sebagai salah satu peserta Konferensi IAWP, Ipda Dewi yang merupakan Polwan kelahiran Solok, Sumbar itu pun merasa bangga.


"Bangga karena bisa belajar dengan berbagai narasumber yang profesional dibidangnya dan dapat kesempatan untuk membangun jaringan dengan Polwan dari berbagai negara," kata Polwan Bidhumas Polda Sumbar ini.(*)

Photo Ist

JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Walikota Padang Hendri Septa melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, di Aula Pertemuan BNPB Jakarta, Selasa (13/9/2022). 


Dalam pertemuan tersebut, Wako Hendri Septa menyampaikan beberapa persoalan bencana yang sering terjadi di Kota Padang dan meminta bantuan kepada kepala BNPB agar bisa memberikan bantuan untuk penanganan bencana tersebut.


Wako Hendri Septa menyebut bencana yang sering terjadi di Kota Padang diantaranya, pohon tumbang, orang hanyut/tenggelam, banjir, longsor, abrasi pantai, angin puting beliung dan kekeringan. Selain itu juga ada bencana gempa bumi dan tsunami Kota Padang berhadapan dengan Megathrust yang terletak di Mentawai.


"Melalui pertemuan ini, kita Pemerintah Kota Padang mengajukan permohonan dan bantuan kepada BNPB diantaranya, pembangunan selter, pembangunan Gudang Logistik, anggaran untuk penanganan abrasi pantai Sungai Pisang dan Pasia Jambak, serta anggaran logistik kebencaan untuk tahun 2023," ucap Wako Hendri Septa.


"Kita berharap melalui permohonan ini nantinya akan dapat membantu Pemerintah Kota Padang dalam mengatasi bencana yang terjadi di Kota Padang," ucap Wako Hendri Septa didampingi Kepala Dinas PUPR Tri Hardyanto, Kalak BPBD Endrizal, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Basril.


Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan akan menindaklanjuti apa-apa yang telah disampaikan oleh Wali Kota Padang terkait. Ia pun berpesan, agar Pemerintah Kota Padang agar terus meningkatkan kewasapadaan karena kita tidak tahu kapan becana akan terjadi. 


"Kita siap memfasilitasi dan menindaklanjuti permohonan yang disampaikan oleh bapak Wali Kota Padang tersebut. Seperti hal bantuan anggaran untuk tanggap darurat, shalter, bangunan gudang dan kantor BPBD Padang dan abrasi khusus di Sungai Pisang dan Pasir Jambak Koto Tangah serta peralatan lainnya yang di butuhkan oleh BPBD Padang," ucapnya. (Ady/**).

Photo Ist

JABAR - MEDIAPORTALANDA - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Maruli Simanjuntak mengukuhkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai warga kehormatan keluarga besar Kostrad. 


Penyematan baret dan brevet warga kehormatan Kostrad terhadap Kapolri tersebut dilaksanakan usai Upacara penutupan latihan standardisasi prajurit Kostrad di Pantai Palangpang Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 13 September 2022.


"Hari ini adalah hari istimewa. Karena pada saat pelantikan penutupan latihan ini Bapak Kapolri berkenan untuk menjadi keluarga besar Kostrad. Beliau juga akan kita sematkan kualifikasi cakra," kata Maruli. 


Maruli menjelaskan, pengukuhan warga kehormatan tersebut lantaran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit merupakan sosok yang memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi dalam memberikan pengabdian terbaik kepada Bangsa dan Negara Indonesia. 


"Kebetulan saya mengenal beliau, saya yakin dengan integritas dan dedikasi beliau untuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Oleh karena itu saya atas nama keluarga besar Kostrad mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Kapolri untuk menjadi keluarga besar Kostrad," ujar Maruli. 


Menurut Maruli, Kostrad dan Polri merupakan ujung tombak dalam rangka menjunjung dan mempertahankan persatuan dan kesatuan Negara Indonesia. Mengingat, TNI dan Polri terus bersinergi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mempertahankan kedaulatan bangsa. 


"Saya ingatkan lagi, TNI-Polri ujung tombak persatuan dan kesatuan. Maka hal ini, terus kita pelihara. Bukan hal baru kita bekerjasama dengan kepolisian baik di perkotaan, maupun kita hadapi separatisme. Kita kerja sama, berjalan bertahun-tahun dan berjalan dengan baik," tegas Maruli.


Usai dikukuhkan menjadi warga kehormatan keluarga besar Kostrad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya lantaran mendapatkan penyematan tersebut. 


"Hari ini saya selaku Kapolri, sangat bangga bisa menyaksikan langsung latihan standardisasi yang hari ini ditutup. Dan Alhamdulillah hari ini saya selaku Kapolri mendapatkan kehormatan luar biasa, dimana pak Pangkostrad dan seluruh jajaran Kostrad memberikan penghargaan untuk saya selaku Kapolri menjadi warga kehormatan Kostrad," kata Sigit dalam kesempatan yang sama. 


Menurut eks Kabareskrim Polri itu, dengan adanya pengukuhan tersebut merupakan wujud nyata dari terbentuk dan terjaganya sinergitas serta soliditas antara TNI-Polri, yang selama ini sudah berjalan dengan baik. 


Selama ini, kata Sigit, TNI khususnya Kostrad dan Polri terus bersinergi dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman terhadap seluruh rakyat, bangsa dan negara Indonesia, dari segala bentuk gangguan maupun ancaman yang ada.  


"Selama ini kami telah bertugas bersama-sama TNI khususnya Kostrad banyak membantu di dalam melaksanakan tugas-tugas yang dilaksanakan oleh kepolisian. Kita bersama-sama menghadapi musuh-musuh negara, gangguan kamtibmas yang akan mengancam masyarakat baik di kota, gunung-gunung, di perbatasan dan daerah-daerah terpencil," ujar Sigit. 


Oleh karena itu dalam kesempatan ini, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia untuk terus menjaga dan meningkatkan kekompakan, sinergitas serta soliditas terhadap TNI maupun Kostrad. 


"Saya perintahkan kepada seluruh jajaran Polri dimanapun bertugas yang selama ini bersama dengan rekan-rekan Kostrad, untuk terus menjaga kekompakan, tingkatkan sinergitas dan soliditas sebagai keluarga besar. Sakitnya Polri adalah sakitnya Kostrad. Demikian pula senangnya Polri adalah senangnya Kostrad. Siapa yang menjadi musuh Polri adalah musuh Kostrad. Dan siapa yang menjadi teman, dan sahabat Polri adalah teman dan sahabat Kostrad. Cakra," ucap Sigit dengan dibalas teriakan cakra oleh keluarga besar Kostrad. 


Lebih dalam, Sigit memastikan, TNI dan Polri akan terus berjuang bersama-sama dalam menjaga kewibawaan negara serta melindungi dari segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.


Menurut Sigit, sinergitas, soliditas dan berjalan beriringan bersama dengan TNI harus selalu ditanamkan dalam sanubari prajurit kepolisian Indonesia dalam menjalankan tugasnya. 


"Itu tolong tanamkan dalam sanubari seluruh rekan-rekan. TNI-Polri, Kostrad dan Polri selalu menjaga kewibawaan negara dari ancaman kedaulatan dan siapapun yang merongrong. Yang akan menjadi musuh negara, siapapun yang akan mengganggu kamtibmas itu adalah musuh-musuh kami. Sahabat kami adalah, rakyat, masyarakat yang harus selalu kita lindungi, bangsa, negara dan kedaulatan negara yang harus selalu kita kawal dan kita jaga," tutup Sigit. **

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.