-->

Latest Post

PADANG - Ketua Majelis Pertimbangan Adat KAN  Pauh IX (MPA KAN Pauh IX) Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH.MM. Berharap, ninik mamak tapian yang duduk di Lembaga Kerapatan Adat Nagari ( KAN) untuk lebih meningkatkan peran dan fungsinya di masing-masing tapian. 


" Para ninik mamak yang duduk di kepengurusan kerapatan adat adalah mewakili dari tapian suku masing-masing. Fungsi ninik mamak untuk anak kemenakannya harus lebih ditingkatkan. Caranya, dengan berperan aktif menyelesaikan jika terdapat permasalahan dalam kaum supaya dapat menyelesaikannya di tapian masing-masing," ungkap Irwan Basir Penghulu suku Jambak nan Batujuah Nagari Pauh IX diacara halal bi halal ninik mamak Pengurus KAN Pauh IX. Kamis, 11/5/2023 di  kantor KAN Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang 

Lebih lanjut katanya,  jika ada pelaksanaan prosesi adat yang terjadi di tapian suku, ninik mamak nan bajinih di tapian suku tersebut harus hadir dalam kegiatan tersebut. Contohnya dalam prosesi adat kematian. 


Meski tidak semua suku, tapi masih ada dijumpai ninik mamak dari sebuah suku di tapian yang tidak hadir jika ada salah seorang anak kemanakan yang ditimpa musibah kematian.


Demikian juga dalam prosesi adat batagak gala anak kemenakan, sering dijumpai ketidak hadiran ninik mamak bajinih diacara tersebut.


Padahal, ini adalah salah satu fungsi dan peran ninik mamak bagi anak kemenakannya di tapian. Di samping itu juga sebagai ajang silaturahmi antara ninik mamak dengan kemenakan di kaumnya.


Masih banyak dijumpai jika ada musibah kematian, ninik mamak bajinihnya jarang hadir dalam prosesi adat kematian. Atau dalam acara batagak gala anak kamanakan. Masih ada ninik mamak bajinihnya nya di tapian tersebut yang tidak ada menghadirinya. Padahal, salah satu peran ninik mamak itu adalah di kegiatan adat seperti ini. Jadi jangan salahkan anak kamanakan nanti tidak kenal dengan penghulunya atau ninik mamak bajinihnya. Untuk itu, kedepan ini yang harus diperbaiki, " ujar tokoh adat yang juga menjabat sebagai ketua DPD LPM Kota Padang ini.


"Dan bagi anak kamanakan, jika ada kegiatan pesta perkawinan dan batagak gala, agar "manyiriah " ninik mamaknya untuk hadir sebagai orang yang didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting," sambung Datuk IB lagi.


Irwan Basir juga mengharapkan agar kepengurusan KAN Pauh IX harus mempunyai program yang sifatnya menghidupkan kembali tapian dengan berbagai kegiatan adat dan tradisi yang ada di nagari Pauh IX. 


Di samping itu juga bisa membuat peraturan KAN tentang pelaksanaan pernikahan anak kemenakan di nagari dan berkerja sama dengan pihak pemerintah seperti kelurahan, Kecamatan dan KUA.


" Hadir dalam kegiatan halal bi halal, Ketua KAN Pauh IX Suardi Dt. Rajo Bujang dan seluruh pengurus, ninik mamak bajinih adat dari 9 tapian, ketua Bundo Kanduang Sako Nagari Pauh IX Nina SH beserta Pengurus. **


PADANG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang mendeklarasikan Zero Halinar (Handphone, pungutan liar, dan narkoba) untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan handphone, pungutan liar, dan peredaran gelap narkoba di lingkungan Rutan setempat, Kamis (11/05).


Kegiatan deklarasi diawali dengan pelaksanaan apel yang diikuti oleh Petugas Pemasyarakatan beserta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Padang. Dalam apel tersebut, dilaksanakan pembacaan deklarasi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan selaku Pembina Apel diikuti oleh Seluruh peserta apel, pembacaan tri darma Petugas Pemasyarakatan, dan Catur Darma Narapidana.


Kegiatan deklarasi kemudian dilanjutkan dengan penandatangan komitmen bersama deklarasi Zero Halinar oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan,  Kasubsi Pelayanan Tahanan, dan Kasubsi Pengelolaan.


Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Padang, Mellyadi Mulya mengungkapkan kegiatan ini bentuk keseriusan Rutan Padang untuk memerangi halinar.

"Apel ini kita laksanakan sebagai bukti komitmen dan keseriusan seluruh Petugas dan Warga Binaan untuk memberantas penyalahgunaan alat komunikasi ilegal, pungutan liar, dan peredaran gelap narkoba" ungkap Mellyadi.


Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh petugas, pemusnahan barang sitaan hasil razia rutin, dan pelaksanaan tes urine Seluruh Petugas Rutan Padang oleh tim medis dengan hasil negatif semuanya.


Pada kesempatan yang berbeda karena berhalangan menghadiri kegiatan, Kepala Rutan Kelas IIB Padang Muhammad Mehdi mengungkapkan akan menindak tegas jika masih ada para petugas ataupun Warga Binaan yang masih melakukan pelanggaran terhadap komitmen zero halinar di Rutan Padang.


"Setelah pendeklarasian dan penandatanganan komitmen bersama zero Halinar ini, jika masih ada petugas ataupun Warga Binaan yang masih melakukan pelanggaran, akan kita tindak secara tegas dan laporkan, serta harus kita anggap sebagai penghianat organisasi karena sudah melanggar komitmen kita bersama" ungkap Karutan. (Rel/Mel)

SUMBAR - Pasca terjadinya bencana alam tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, yang terjadi beberapa hari lalu, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Suharyono, S.I.K., S.H langsung menanggapi.


Kapolda Sumbar menyerahkan ratusan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam tanah longsor, Rabu siang, (10/05).

Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan melalui Kabag Binopsnal Ditsamapta Polda Sumbar Kompol Dedi Indrawan, bersama beberapa personel dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) langsung kepada masyarakat terdampak bencana. 


Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos melalui Kasi Humas Polres Sawahlunto Iptu Sudirman mengatakan, sebanyak 125 paket sembako bantuan kemanusiaan untuk korban tanah longsor dari Kapolda Sumbar itu, diserahkan kepada masyarakat Desa Kubang Tangah dan Desa Pasar Kubang.


"Penyerahan tersebut langsung dikirim dan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tanah longsor, secara simbolis pertama diterima oleh Kepala Desa Kubang Tangah Bapak Rice dan Sekretaris Desa Pasar Kubang Bapak Almizan," ungkap Iptu Sudirman


Bantuan sosial ini, merupakan wujud rasa kepedulian Polri khususnya Polda Sumbar kepada masyarakat ditengah bencana alam yang terjadi. "Semoga masyarakat dapat tetap bersabar menghadapi kondisi ini,” ucapnya.


Selain itu, pihak kepolisian Polres Sawahlunto juga mengimbau kepada masyarakat Kota Sawahlunto yang tinggal di sekitar aliran sungai dan perbukitan agar selalu mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor.


"Apalagi beberapa hari ini intensitas curah hujan tinggi, jadi kami imbau untuk selalu waspada. Kalau terjadi sesuatu hal, agar dapat memberitahukannya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Sawahlunto Kompol Asnomi Nanda, Kasat Samapta Iptu Febri Joni, Kapolsek Sawahlunto Iptu Marwan, dan perangkat Desa Kubang Tangah serta Desa Pasar Kubang.(*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.