-->

Latest Post

SUMBAR - 10 MARET 2024 - Puasa Ramadhan merupakan bulan spesial bagi umat Islam di seluruh dunia. Kita wajib menjalankan puasa selama 30 hari dan selama satu bulan penuh kita dapat melakukan ibadah. Semakin banyak amalan ibadah yang kita laksanakan, semakin banyak pahala yang dapat kita raih. Misalnya dengan membaca Al-Qur'an, melaksanakan sholat tarawih, dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah, bulan Ramadhan adalah momen yang sangat dinanti-nantikan umat Islam, karena mereka akan memiliki banyak kesempatan melakukan kebaikan, ujar Hendra Saputra, SH, M.Si Calon Walikota Kabupaten Solok provinsi Sumatera Barat, yang ternyata juga adalah Dewan Pembina organisasi pers Kolaborasi Jurnalis Indonesia.


Seperti diketahui, setiap perintah Allah Subhanahu wa ta'ala dan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pasti memiliki hikmah dan manfaat yang dapat manusia peroleh. Bukan hanya sebagai bentuk ibadah kepada Allah, namun juga dapat dirasakan manfaatnya bagi yang menjalankan.


Termasuk ketika menjalankan ibadah puasa, maka akan ada manfaat yang dapat kita peroleh. Tentu saja hikmah apa yang dijalankan setiap orang akan berbeda-beda, namun dalam menjalankan-nya ada beberapa hal yang kita rasakan. 


Tahun ini, berdasarkan Kalender Islam Hijriyah Al Habib, ramadhan 2024 diprediksi jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024. “Semoga puasa tahun ini kita semua bisa melaksanakannya dengan penuh semangat,” harap Buya Hendra.  (An)



Ketua DPC KJI Pasaman Hendri Payan bersama unsur pengurus lainnya saat peresmian pengoperasian kantor sekretariat DPC KJI Pasaman.


SUMBAR - Setelah resmi terbentuk beberapa waktu lalu melalui jalur musyawarah dan mufakat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kabupaten Pasaman terus berbenah.


Pada Sabtu (9/3/2024), DPC KJI Pasaman meresmikan pemakaian kantor sekretariat yang dihadiri langsung oleh Ketua DPC KJI Pasaman Hendri Payan, Sekretaris Verdi, Bendahara Sy. Panji Alam, dan sejumlah unsur pengurus lainnya.


Kantor sekretariat yang diresmikan pengoperasiannya itu berlokasi di Jalan Syahruddin Nomor 193 Jorong Kampuang Nan VI Nagari Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.


Kantor sekretariat DPC KJI Pasaman satu bangunan dengan LSM Perkumpulan Investigator Telusur Tindak Pidana Korupsi dan Pembela Hak Rakyat Indonesia (Intel Tipikor PHRI).


Ketua DPC KJI Pasaman Hendri Payan berharap peresmian pengoperasian kantor sekretariat itu menjadi awal yang baik bagi organisasi yang ia pimpin ke depan.


Dikatakan, dengan memiliki kantor sekretariat sendiri akan memudahkan untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi. "Maklum organisasi baru, masih banyak hal yang harus dibenahi," katanya.


Hendri berharap, seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk terus meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, terutama untuk menghadapi tantangan ke depan yang diyakini akan semakin berat.


Sebelumnya, pengurus organisasi pers DPC KJI Pasaman resmi terbentuk. Secara musyawarah dan mufakat, Hendri Payan terpilih sebagai ketua untuk masa bhakti 2024 - 2027. 


Dengan terbentuknya kepengurusan organisasi itu di Pasaman, ketua umum Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Jongguk Marasi Siagian berharap, semoga Hendripayan bisa menjalankan apa yang sudah diamanahkan dalam AD dan RT.  (spa)


PADANG PANJANG - Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P menyerahkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Marapi sekaligus canangkan Gerakan Tanam Cabai, di Pekarangan Masjid Baiturrahman, Kelurahan Bukit Surungan, Jumat (8/3).

Penyerahan bantuan cadangan pangan yang diberikan berupa beras kepada masyarakat terdampak di tiga kabupaten/kota. Yaitu Kota Padang Panjang sebanyak 478 KK, Kabupaten Agam 5.092 KK dan Kabupaten Tanah Datar 3.540 KK.


Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan, mengingat banyaknya lahan yang terdampak akibat erupsi Gunung Marapi, Pemerintah Daerah harus segera menyikapi untuk membantu masyarakat yang terdampak tersebut.


"Untuk itu, di sini kepada pejabat-pejabat di Padang Panjang, Tanah Datar, Agam maupun provinsi harus meningkatkan sensitivitasnya. Dengan perhatian dan kepedulian kita, hari ini kita keluarkan cadangan pangan kita untuk diberikan kepada masyarakat terdampak," ujarnya.


Mahyeldi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang Panjang atas inisiatif dalam menggelar Gerakan Tanam Cabai. Pemerintah Provinsi juga akan terus mendorong seluruh ASN dan masyarakat untuk menanam cabai.


"Kita pemerintah wajib menormalkan harga cabai ini. Menanam cabai dengan serentak ini merupakan salah satu langkah yang harus kita ambil untuk menormalkan kembali harga pasar. Mengingat cabai salah satu komoditi utama yang dibutuhkan," tuturnya lagi.


Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si mengatakan, akibat dari erupsi Gunung Marapi banyak lahan petani yang terkena dampaknya.


"Dari hasil pendataan kami, ada 478 KK atau 1.998 jiwa yang ikut terdampak. Dengan kondisi ini, terjadi gagal panen dan masyarakat tidak bisa beraktivitas, tentu membutuhkan perhatian kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan yang sudah disalurkan," ungkapnya.


Sonny juga menjelaskan Gerakan Tanam Cabai ini juga menjadi langkah mengendalikan inflasi di Padang Panjang.


"Kita imbau kepada masyarakat untuk ikut menanam cabai di pekarangan rumah. Dengan harga saat ini Rp85.000 hingga Rp90.000/kg sangat menyulitkan masyarakat," jelasnya.

Usai Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan cadangan pangan secara simbolis, dilanjutkan dengan menanam cabai bersama Pj Wako Sonny dan Forkopimda.


Ikut hadir Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP, Kajari, Jerniaty, M.H, Forkopimda lainnya, Pj Sekretaris Daerah Kota, Dr. Winarno, M.E, kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Sekda Kabupaten Tanah Datar, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, kepala OPD, dan undangan lainnya. St

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.