-->

Latest Post

PADANG – 20 APRIL 2024 - Istilah rektor diambil dari bahasa Latin yakni dari kata “regera” yang artinya adalah guru. Kemudian umum digunakan oleh lingkungan perguruan tinggi Indonesia dan sejumlah Negara yang pimpinan kampus disebut rektor, termasuk Universitas Negeri Padang (UNP).


Saat ini, Universitas Negeri Padang (UNP) tengah melalui proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UNP Periode 2024-2029. Dari 11 kandidat bakal calon rektor yang ditetapkan Majelis Wali Amanat (MWA), Dr. Yulkifli, S.Pd, M.Si, Dekan FMIPA-UNP merupakan salah satu pendaftar yang telah melengkapi syarat kontestasi bersama 10 bakal calon rektor lainnya.

Dr. Yulkifli, S.Pd, M.Si, Dekan FMIPA-UNP ini lahir 2 Juli 1973 di Kotosani Solok, Sumatera Barat,  besar dilingkungan keluarga yang kehidupannya kental dengan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme dan keagamaan.


Nilai-nilai nasionalis-religius ini yang menjadi dasar konsentrasi keilmuannya dalam pengembangan akademik, penelitian dan pengabdian di kampus. Keluasan ilmu dan komitmen persahabatannya sangat jelas tergambar karena sering terlibat manjadi nara sumber dan juri pada kegiatan kegiatan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) berpestasi tingkat nasional.


Bahkan,  jurnal bereputasi internasional dan nasional hasil riset yang konsisten juga telah dihasilkannya. Hingga saat ini sudah memiliki 70 grant penelitian nasional dan 6 tingkat internasional, 1 International book chapter, 2 buah buku ajar Berbasis Penelitian, 7 buah perangkat perkuliahan berbasis KKNI, 2 Buah Modul UT dan 15 buah Jurnal internasional, dengan indeks Scopus 6 dan GS 12.


Saat ditemui awak media, Jumat (19/4/2024) diruang kerjanya Yulkifli, sosok yang memiliki berbagai perstasi gemilang ini mengaku siap mewakafkan dirinya demi kemajuan UNP. Alhamdulilah dari segi berkas kita telah memenuhi syarat untuk menjadi bakal calon rektor UNP Periode 2024-2029, ucapnya.


Diakhir bincang-bincang Yulkifli berujar, mengutip bahasa (Madeleine Albright). Real leadership comes from realizing that the time has come to move beyond waiting to doing. – “Kepemimpinan sejati datang dari kesadaran bahwa, waktunya telah tiba untuk bergerak melampaui menunggu suatu hal untuk dilakukan”.  Makanya kita maju di Pilrek UNP ini. (Moudy)

PADANG PANJANG - Penjabat (Pj) Walikota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si meresmikan Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang, Jumat (19/4).


Pembangunan gedung melalui Dana Alokasi Khusus 2022 dan APBD Kota 2023. Fasilitas ini merupakan komitmen Pemerintah Kota dalam pemenuhan pelayanan kesehatan yang terbaik, juga upaya untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan khususnya bagi bayi baru lahir.


Dalam sambutannya, Pj Wako Sonny menyampaikan, keberadaan gedung NICU ini dapat dimanfaatkan dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan terutama dalam mengakomodir kebutuhan untuk perawatan bayi secara intensif.


"Dengan adanya gedung NICU ini akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Padang Panjang secara keseluruhan," ujarnya.

 

Ia juga mengatakan, masalah angka kematian bayi merupakan salah satu isu yang serius dan penting untuk diantisipasi. Penanganan bayi baru lahir yang perlu perawatan khusus membutuhkan fasilitas perawatan yang mumpuni namun tidak banyak rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan ini.


"Seiring dengan lengkapnya sarana dan prasarana serta fasilitas di RSUD Padang Panjang, tentu harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas para tenaga medis," tuturnya lagi.


Gedung NICU tersebut dilengkapi dengan ruang Perinatologi, ruang ibu menyusui, ruang penyimpanan ASI, ruang perasat dan ruangan lainnya.


"Kita menyediakan ruang ibu menyusui yang tidak hanya kita berikan waktu terbatas, namun kesehatan anak ini juga sangat bergantung dengan kedekatannya dengan sang ibu," ungkap Direktur RSUD, dr. Lismawati R, M.Biomed, Sp.PA saat mendampingi rombongan meninjau gedung NICU yang sudah diisi satu bayi yang berusia 18 hari.


Ikut hadir Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP, Kepala Kejaksaan Negeri, Jerniaty, M.H, Pj Sekretaris Daerah, Dr. Winarno, M.E, Kepala Bank Nagari, Imelda Angreini, S.E, Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, Clcamat, lurah dan tim medis serta nonmedis RSUD dan lainnya. 


Pada peresmian tersebut, RSUD juga memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri atas pendampingan hukum kepada RSUD selama pembangunan gedung ini.  St

PADANG PANJANG - Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota, Sri Hidayani Sonny, S.E, Ak mengapresiasi seluruh pengurus dan anggota PKK kelurahan, kecamatan dan kota yang aktif menggelar berbagai kegiatan positif selama Ramadan lalu. Salah satunya kegiatan itu adalah berbagi kepada warga yang membutuhkan.

Ketua TP PKK Kota, Sri Hidayani Sonny mengemukakan ini pada saat acara Halalbihalal dan adanya pertemuan bulanan PKK se-Kota Padang Panjang, Jumat (19/4), lokasi Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.


"Kami mengapresiasi PKK kelurahan, kecamatan, dan kota. Pada bulan Ramadan kemarin, banyak kegiatan positif yang dilaksanakan. Salah satunya kegiatan berbagi antarsesama. Ini merupakan bentuk kepedulian kita semua,” ujarnya.


Selanjutnya Sri Hidayani juga berharap kegiatan berbagi agar terus berlanjut.  Bukan hanya di bulan Ramadan melainkan bulan-bulan berikutnya juga ada. Menurutnya, kegiatan ini bisa membangun rasa empati terhadap sesama. 


Di sisi lain, pengurus dan anggota PKK patut mencontoh keikhlasan dan ketabahan beberapa orang yang ditemukan di lapangan saat menyalurkan bantuan. 


“Ada raut wajah ikhlas, tidak menampakkan kesusahan di wajah mereka. Jadi ini pelajaran buat kita semua agar selalu bersyukur. Bersyukur itu penting sekali sehingga nikmat hidup bisa selalu dirasakan,” ujarnya seraya menyampaikan maaf lahir dan batin.


Di samping itu, Sri Hidayani turut menginformasikan, sekitar 7 Mei mendatang Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB)  bakal mewakili Kota Padang Panjang dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera  Barat. 


“Kami memohon dukungannya. Mudah-mudahan Tanah Hitam bisa memberikan yang terbaik. Kita akan mempersiapkan dan membenahi kekurangan yang ada guna menghadapi lomba nanti,” tuturnya.


Kegiatan pertemuan itu juga diisi dengan pengajian oleh Ustaz Surya Bunawan, M.Ag yang mengajak meningkatkan ibadah setelah Ramadan. Lalu berbakti kepada suami lantaran rida Allah bagi perempuan yang telah menikah ialah rida suaminya. Hr

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.