-->

Latest Post

PADANG - 6 MEI 2024 - Untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan silaturahmi antara sesama. Founder Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) dalam waktu dekat bakal melakukan kunjungan ke beberapa organisasi pers nasional yang ada di Indonesia.


Beberapa organisasi pers yang bakal dikunjungi tersebut adalah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), dan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI). Kemudian baru beranjak ke Dewan Pers dan Polpum Kemendagri.

“ Tali persahabatan, persaudaraan mesti kita jalin, apalagi dengan sesama perkumpulan pers,” ujar Andarizal, Ketua Founder KJI di sekretariatnya Jalan Delima No 77 F Ujung Gurun Kota Padang, Sumatera Barat.


Selain mempererat hubungan antar sesama, kita juga akan meninjau secara langsung tata kelola organisasi lain sebagai referensi KJI buat melangkah ke depan. Sebab, untuk mengelola organisasi dengan baik tentu pengurus membutuhkan strategi yang dapat diimplementasikan. Yakni :


1. Membuat Visi dan Misi yang Jelas. 


Visi dan misi yang jelas setidaknya akan membantu anggota organisasi untuk memiliki tujuan yang sama dan memudahkan dalam membuat keputusan.


2. Menetapkan Tujuan dan Target yang Spesifik


Menetapkan tujuan dan target yang spesifik akan membantu organisasi dalam mengukur keberhasilan dan kemajuan yang telah dicapai.


3. Memprioritaskan Tugas dan Kegiatan


Memprioritaskan tugas dan kegiatan akan membantu organisasi dalam mengoptimalkan waktu dan sumber daya yang dimiliki.


4. Membangun Tim yang Solid


Membangun tim yang solid dengan memberikan pelatihan dan pengembangan akan meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi.


5. Mengadopsi Teknologi dan Inovasi


Mengadopsi teknologi dan inovasi akan membantu organisasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan tugas dan kegiatan.


Selain itu, Andarizal juga berharap keseriusan teman-teman untuk mengelola, membantu pengembangan sayap organisasi hingga ke berbagai penjuru belahan Nusantara. Janganlah berpangku tangan, mari kita sama-sama bergerak, harapnya.  **

PADANG - Ratusan muda-mudi dari berbagai kampus yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) telah mendeklarasikan sebagai Barisan Muda Captain (BMC), pada Minggu (5/5/2024) bertempat di salah satu kafe kawasan GOR Agus Salim, Padang.


BMC yang didirikan atas inisiator beberapa organisasi mahasiswa di Sumbar ini menyatakan kalau mereka mendukung Epyardi Asda, dan siap memenangkannya menjadi Gubernur Sumbar. Bukan itu saja, poin lainnya yakni, menyatakan tekad menyatukan kekuatan pemuda-pemudi untuk jalan beriringan dengan Epyardi menuju perubahan dan kebangkitan Sumbar.

Dikesempatan itu, Epyardi berkesempatan menceritakan lika-liku perjalanan hidupnya, mulai orang susah waktu kecil hingga menjadi sukses ketika dewasa. Epyardi juga berkisah zaman kuliah di Pendidikan Periwira Pelayaran Besar di Semarang, hingga bekerja jadi kapten kapal di Singapura dan dapat berlayar keliling dunia, kemudian menjadi pengusaha, menjadi anggota DPR dan bupati. Kemudian Epyardi berharap, kisah inspiratifnya itu bisa menjadi motivasi buat puluhan kaula muda-mudi yang hadir di acara pengukuhan BMC, 


Salah satu peserta BMC, mengatakan, kali pertama mengenal Epyardi ketika menjadi bakal calon Gubernur Sumbar pada 2019 lalu, tetapi saat itu tidak jadi mendaftar sebagai calon gubernur. Ia terus mengikuti kabar tentang Epyardi hingga tahu bahwa Epyardi jadi Bupati Solok dan kini menyatakan diri untuk maju sebagai calon gubernur.


“Dikegiatan ini saya baru tahu, ternyata Pak Epyardi tidak pemarah, tidak arogan seperti yang diviralkan di media sosial. Orangnya asyik. Bisa membaur dengan anak muda,” ujar Sadri mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang tersebut.


Sadri berharap, jika Epyardi jadi Gubernur, tolong perhatikan anak muda Sumbar dalam hal pendidikan, hiburan, dan fasilitas yang menunjang kegiatan positif anak muda.


Sama halnya dengan Sadri, salah seorang pemudi Yuliana, (20) sangat mengapresiasi gagasan Epyardi sebagai calon gubernur. Menurutnya, Sumbar mesti dipimpin oleh orang yang tegas, tapi mempunyai ide-ide brilian untuk membawa Sumbar kearah lebih baik.


“Pak Epyardi wajar berkarakter tegas karena lama menjadi kapten kapal. Kalau tidak tegas, ia tidak akan didengar oleh anak buah kapal. Saya suka pemimpin tegas agar didengar oleh orang,” tuturnya. **


PADANG - Peserta Gowes Siti Nurbaya Adventure (GSNA) VIII secara resmi dilepas oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Wali Kota Padang Hendri Septa. Pesepeda dilepas di Jalan Batang Kampar, depan Kantor Dispora Kota Padang, Minggu (5/5/2024).


Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan Pemko Padang terus konsisten dalam pelaksanaan Gowes Siti Nurbaya (GSNA) dari tahun ke tahun.


"Antusias peserta sangat luar biasa, mereka datang dari berbagai daerah, dengan GSNA  kita jadikan tubuh yang sehat, bugar dan bergembira," jelas Mahyeldi.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengucapkan rasa terima kasihnya atas animo dari masyarakat dalam memeriahkan GSNA ke-VIII.


"Sekitar 30 ribu peserta memeriahkan GSNA. Mereka datang dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri. Insya Allah kita akan tetap lanjutkan kegiatan positif ini. Terima kasih kepada peserta dan donatur yang telah menyukseskan kegiatan ini," terang Wako Hendri Septa.

 

Ditambahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Afriadi, persiapan dan pengamanan telah cukup matang dalam menyambut perhelatan GSNA ke-VIII.


"Untuk mendukung susksesnya GSNA, Car Free Day (CFD) hari ini ditiadakan. Kita juga ada hadiah utama yaitu umrah, dan berbagai doorprize lainnya seperti sepeda, alat elektronik untuk memeriahkan GSNA ini," tutupnya. (MA/Charlie)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.