-->

Latest Post

MPA, PADANG - Seluruh Agen Perubahan Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Padang bertemu dalam rapat yang digelar di Ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang, Rabu (5/7) siang. Pada rapat itu dibahas strategi manajemen perubahan dan sinergi komunikasi memperkuat manajemen perubahan reformasi birokrasi.
Sekretaris Daerah Kota Padang melalui Kepala Bagian Organisasi Sandra Imelda menyebut bahwa sehubungan dengan pelaksanaan program 'Management Office' Manajemen Perubahan dalam kerangka pelaksanaan reformasi birokrasi Pemko Padang, perlu dikumpulkan seluruh agen perubahan reformasi.
"Sebab dalam pertemuan ini dibahas banyak hal, terutama strategi perubahan dan strategi komunikasi," ungkap Sandra Imelda.
Sandra mengatakan, pada pertemuan itu perlu diciptakan kesamaan persepsi bagi para agen perubahan. Kesamaan persepsi ini tertuang ke dalam dokumen strategi manajemen perubahan sebagai salah satu 'living document' reformasi birokrasi Pemko Padang.
"Dengan adanya dokumen tersebut dapat memacu dan mendorong keberhasilan Pemko Padang meraih birokrasi yang baik, bersih, dan melayani," papar Sandra Imelda.
Pada pertemuan tersebut, nampak hadir seluruh agen perubahan reformasi birokrasi. Mereka dibagi menjadi empat kelompok untuk membedah dokumen yang ada.
Sisi lain Sandra Imelda menuturkan bahwa saat ini Walikota Padang telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tim Manajemen Perubahan Reformasi Birokrasi Pemko Padang 2017. Tim ini terbagi lagi ke dalam tiga tim. Yakni Tim Desain Manajemen, Tim Manjemen Penjaminan Mutu, serta Tim Pelaksana Manjemen Perubahan.
"Tiga tim ini memiliki tugas pokok dan fungsi yang berbeda," jelas Sandra.
Sementara itu, Jumat (7/7) nanti, seluruh agen perubahan reformasi birokrasi ini juga akan bertemu di Hotel Grand Inna Muara Padang, pukul 09.30 Wib. Acara itu nantinya akan dibuka oleh Walikota Padang.
"Nanti akan ada pemasangan lencana agen perubahan, pemilihan komite agen perubahan, serta perumusan program / kegiatan prioritas internalisasi budaya kerja," tukas Sandra.(Ch/Ar)



MPA,(PADANG) –  Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan nota Laporan Keterangan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang (LKPD) Anggaran 2016, di gedung DPRD Padang, Selasa (4/7).

Dari laporan Laporan Keterangan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang (LKPD) Anggaran 2016.Legislator nantinya akan mengupas dan membahas terkait penggunaan anggaran negara tersebut.
Wali Kota Padang menyatakan laporan keuangan tersebut sudah diaudit oleh instansi terkait sebelumnya tentang penyerapan APBD Tahun 2016.

Target pendapatan Pemko Padang 2016 Rp2 trilun, sementara yang terealisasi hanya Rp1,969 triliun atau 98,43 persen. Pendapatan terdiri atas PAD, pajak daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.


Di samping itu, juga pendapatan dari transfer pemerintah pusat berupa dana perimbangan, yakni bagi hasil pajak, bagi hasil sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, serta transfer pemerintah provinsi.

Pada Tahun Anggaran 2016, belanja yang direncanakan oleh Pemko Padang sebesar Rp2,35 triliun dan terealisasi sampai Desember 2016 Rp2,17 triliun atau 92,66 persen.

“Belanja pegawai direncanakan Rp1,201 triliun, terealiasi Rp1,179 triliun atau 98,18 persen, juga belanja barang Rp578,44 miliar dan telah terealisasikan Rp508,16 miliar atau 87,85 persen,” katanya.


Wako Mahyeldi mengharapkan masukan yang konstruktif dari para wakil rakyat untuk perbaikan kinerja Pemko Padang ke depannya. Kami akan sangat terbuka dengan masukan dan kritikan serta solusi dari berbagai pihak, “ungkap Walikota.

Sementara Wakil Ketua DPRD Padang Asrizal memberikan applus atas prestasi Pemko Padang. Hanya saja, ia sangat menyayangkan rendahnya realisasi pendapatan, kedepan agar dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Kedepannya harus ada perbaikan dan tugas eksekutif adalah bekerja dan mengeksekusi setiap pelanggaran sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya, “ungkapnya.
Paripurna DPRD Padang dipimpin Wakil Ketua DPRD Asrizal didampingi Wakil ketua Muhidi, Wawako Padang Emzalmi,dihadiri

Forkominfo, Kepala OPD dan Camat Sekota Padang. Dan rapat paripurna dihadiri sebagian besar anggota DPRD Kota Padang, dengan keterangan 1 sakit, 3 izin dan kuorum telah tercapai. (*)

SEOUL ** Korea Selatan dan Amerika Serikat merespon peluncuran misil balisktik antarbenua yang dilakukan Korea Utara.

Respon kedua negara itu adalah ikut meluncurkan misil balistik jarak pendek kurang dari 24 jam setelah peluncuran misil Korea Utara.

"Kedua misil yang kami lepaskan tepat mengenai sasaran. Hal ini menunjukkan kemampuan persenjataan kami dalam menghantam markas lawan di saat darurat," kata panglima angkatan bersenjata Korea Selatan.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan, provokasi serius Korea Utara membuat pihaknya harus bereaksi lebih dari sekadar sebuah pernyataan.

Komandan pasukan gabungan AS di Korea Selatan Jenderal ikut berkomentar terkait perkembangan terbaru ini.

"Menahan diri, yang merupakan pilihan, adalah yang memisahkan antara perang dan gencatan senjata," ujar Brooks.

"Dalam uji coba sekutu ini, terlihat bahwa kami mampu mengubah pilihan saat pimpinan kami memerintahkan," lanjut Brooks.

Korea Selatan dan Amerika Serikat memiliki perjanjian aliansi dan saat ini sebanyak 28.500 personel tentara AS berada di Korea Selatan.

Pernyataan kedua negara bersekutu ini agaknya dikeluarkan karena gerah dengan komentar Korea Utara yang mengatakan negeri itu membutuhkan senjata nuklir untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi.

Misil balistik yang ditembakkan Korea Utara pada Selasa itu terbang hanya sejauh 900 kilometer tetapi ketinggiannya mencapai 2.800 kilometer.

Fakta ini memperlihatkan bahwa misil Hwasong-14 buatan Korea Utara itu mampu menjangkau sasaran yang berjarak cukup jauh.

Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-koo menyebut misil itu memiliki daya jelajah 7.000-8.000 kilometer, cukup untuk menghantam Komando Pasifik AS yang berbasis di Hawaii. Sumber : Kompas

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.