-->

Latest Post

MPA,PADANG - Berbagai kegiatan serta program kerja di Kecamtan Kuranji Kota Padang selama bulan ramadhan hadiahnya di serahkan oleh Anggota DPRD Padang, Zulhardi Z. Latif dan Yandri yang pada acara halal bi halal dan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Pasa lalang Kuranji,

Hadiah yang diserahkan antara lain pertama kegiatan  semarak ramadhan, kedua K 3 Masjid terbersih, ketiga Pesantren, keempat lurah tergiat dalam memberikan hadiah progran 2 sepeda untuk Madjid, kelima Siskamling. Sabtu (8/7).                  

Di sampaikan Camat Kuranji Rahmahdeni dwi Putri, dalam kata sanbutannya pada acara halal bi halal warga Kuranji sekaligus meletakan batu pertama pembangunan jembatan Pasa Lalang oleh Walikota..

Rahmahdeni katakan bahwa acara halal bi halal ini berlangsung berkat dukungan dan dorongan dari warga Kuranji, sehingga acara berjalan sesuai dengan harapan yang kita harapkan bersama.

Di samping itu, Camat meminta pada dua anggota DPRD Padang yang hadir untuk menyerahkan hadiah atas beberapa  kegiatan yang diadakan selama bulan Ramadhan, di Kecamatan Kuranji,  Ujar Rahmahdeni.

Berbagai kegiatan di bulan Ramadhan yang di nilai, Hadiahnya  langsung di serahkan oleh dua anggota dewan yang hadir yaitu Zulhardi Z. Lathif dan Yandri.

Hadir pada acara Halal bi halal dan peletakan batu pertama  pembangunan jembatan  Pasa Lalang, Camat Kuranji, Muspika Kec Kuranji, KUA, Lurah se- Kec Kuranji, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, RW dan RT Se-Kec. Kuranji.

Acara halal bi halal yang di motori Camat Kuranji,  kami sangat memberikan apresiasi semoga acara sukses dan di berkahi Allah, Ujar Zulhardi.

Zulhardi, menambahkan mari kita bangun negeri ini, maka itu kami butuh berbagai informasi dan sebagainya, masyarakat jangan ragu, langsung bertanya pada kami sebagai wakil rakyat, ujarnya

Dalam kesempatan itu, Yandri anggota DPRD Padang juga memberikan arahan dan ajakan pada  masyarakat dan katakan bahwa kami di DPRD sebagai menyampaikan dan menyambung  aspirasi dari warga.

Maka itu, mari kita bangun kampung ini dengan cara kebersamaan, kami siap menerima segala keluh kesah warga demi melecuti dan menggiatkan pembangunan di segala bidang. Ujar Yandri.


Lebih jauh di katakan Yandri saat ini para tuo tuo silat di Kota Padang  telah di berikan isentif sebesar Rp. 300 ribu tiap bulannya untuk memotifasi para  guru dan pelatih Silat" Ujar Yandri menjelaskannya. (tf/Ar).



 MILAN - AC Milan belum berhenti belanja pemain baru. Meski sudah mendatangkan tujuh nama, Milan masih terlihat sibuk di bursa transfer musim panas 2017.

Menurut laporan sejumlah media massa, I Rossoneri tengah dikaitkan dengan Nikola Kalinic (Fiorentina), Lucas Biglia (Lazio) dan Simon Kjaer (Fenerbahce). Namun di balik itu, Milan rupanya mempersiapkan rencana besar untuk membawa pulang Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund.

Striker kebangsaan Gabon tersebut tampil memukau dalam beberapa musim terakhir. Berkat aksinya, Aubameyang kini diincar klub raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint Germain. Tapi Milan tidak tinggal diam saat melihat mantan anak didiknya digoda oleh klub lain. Karena itu mereka siap mengeluarkan dana besar untuk membawanya ke Stadion San Siro.

Menurut laporan Sky Sport Italia, Mediaset Premium, Sportitalia dan Corriere dello Sport, Milan rela mengeluarkan uang hingga 80 juta euro atau setara Rp1,2 triliun untuk merekrut sang pemain dari Dortmund. Tim yang dimiliki Yonghong Li tersebut bahkan bersedia menjadikan Aubameyang sebagai pemain dengan gaji termahal di pentas sepak bola Italia.

Untuk menggaji striker 28 tahun ini, Milan siap mengeluarkan 8 juta euro per musim atau setara Rp122 miliar. Namun Aubameyang kabarnya meminta nilai yang lebih tinggi yakni 12 juta euro per musim atau berkisar Rp183 miliar.

Terlepas dari masalah tersebut, Milan sangat serius pada misinya ini. Meski sudah memiliki Andre Silva, Suso, Carlos Bacca, Fabio Borini dan Gianluca Lapadula di lini serangnya, Milan masih menginginkan Aubameyang untuk melengkapi skuat yang diidamkan oleh sang pelatih, Vincenzo Montella.

Sebelumnya klub yang memiliki 18 gelar Scudetto tersebut sudah mengeluarkan 154 juta euro untuk memboyong tujuh pemain baru. Mereka adalah Mateo Musacchio (Villarreal), Franck Kessie (Atalanta), Andrea Conti (Atalanta), Ricardo Rodriguez (VfL Wolfsburg), Andre Silva (FC Porto), Fabio Borini (Sunderland) dan Hakan Calhanoglu (Bayer Leverkusen). 


MPA,(PADANG)  - Pencapaian realisasi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang 2016 hanya sebesar Rp391 miliar. Sementara target pendapatan adalah sebesar Rp476 miliar. Hal ini mengecewakan Pansus Pendapatan DPRD Padang. Apalagi diketahui untuk pencapaian target pendapatan 2017 yang saat ini pada  Juli, baru hanya sekitar 40 persen saja dari target PAD 2017 yang tentunya lebih besar dari target 2016 lalu.

Ketua Pansus Pendapatan DPRD Padang, Faisal Nasir menilai di lapangan banyak terjadi kasus pungli di beberapa OPD, sehingga proses target yang ditetapkan tersendat masuknya untuk pencapaian PAD.Saya dengan data yang ada bisa mengatakan apa yang telah dilaporkan OPD terkait adalah tidak benar sesuai fakta di lapangan. Masa iya dalam satu bulan untuk kawasan parkir di GOR Agus Salim hanya setor sebesar Rp10ribu seharinya untuk lahan parkir yang ada di depan kolam renang saja. Sementara retribusi parkir yang lainnya untuk kawasan GOR H.Agus Salim ini tidak ada laporannya. Kemana perginya laporan lainnya untuk perpakiran di sana, ” kata Faisal, Sabtu (8/7).

Selain itu yang lebih anehnya lagi pendapatan di sektor parkir pada Dishub Padang dari tahun ke tahun malah terus menurun. “Padahal secara logika, setiap hari atau bulannya kendaraan terus bertambah, tapi kenapa pendapatan parkir malah turun, ini sangat aneh sekali, bagaimana kajiannya itu,” ujarnya.Kemudian masalah titik titik parkir yang ada di Kota Padang, sampau saat ini tidak ada laporannya, serta mengenai parkir meter seakan seperti ada upaya untuk menggagalkannya. Dalam hal ini Walikota dinilai seakan membiarkan teejadinya pungli di sektor perpakiran ini.

Lebihlanjut Faisal mengatakan, dia menilai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang tidak melakukan apa – apa, tidak mampu mengkoordinir peningkatan PAD pada OPD berkaitan, serta banyaknya kebocoran potensi pajak yang ada di  Padang.Padahal sebenarnya banyak sekali potensi pajak yang dapat digali selain PT. Semen Padang. “Banyak cafe, tempat hiburan malam, arena biliar, tempat kuliner dan lainnya  yang makin menjamur, ” ujar Faisal.

Faisal menilai Bapenda atau dinas pendapan tidak melakukan apa -apa, sehingga tidak ada peningkatan. Malahan menghabiskan anggaran pada belanja langsung  Rp13 Miliar setahun.

“Sebulan menghabiskan Rp1 miliar, namun hasil kerjanya apa, tidak ada, ” tegasnya
Jika memang walikota ingin mencapai target pendapatan yang tinggi, kenapa kepala dinas yang tidak bisa mencapai pendapatan dibiarkan saja, tidak diberikan sangsi.

“Kapan perlu dipecat saja, digantikan saja dengan orang yang mampu bekerja untuk PAD ini, ” tegasnya.


Faisal Nasir, meminta Walikota Padang untuk melakukan evaluasi kepada pimpinan OPD .Ia berharap pemerintah mengambil tindakan tegas terkait hal ini, agar ini tidak berlarut-larut terjadi serta apa yang diinginkan pemko melalui visi dan misi dapat terealisasikan.Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PDI-P, Wismar Pandjaitan meminta pimpinan daerah untuk menelusuri kenapa target yang diberikan tidak tercapai, apa alasannya dan kendalanya. Jika sudah diketahui pokok persoalannya, harus segera dicarikan solusinya bersama.Selain itu, jika ada OPD yang melebihi target yang diberikan, Pemko Padang diminta memberikan award kepada SKPD terkait. “Agar mereka senang dengan pekerjaan yang dilakukan selama ini dan termotivasi OPD lainnya hendaknya dalam bekerja,” ungkapnya.(02)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.