-->

Latest Post


MPA,(PADANG) – Untuk menghadirkan generasi muda berkualitas dan terhindar dari kenakalan remaja, Pemerintah Kota Padang mengajak seluruh orangtua untuk mengawasi anak anak agar. Tidak terjebak dalam pergaulan bebas, termauk juga dalam menggunakan produk Informasi Teknologi (IT).
Salah satunya yakni dalam bentuk penggunaan handphone, tablet, komputer, maupun laptop.sudah kewajiban orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan alat komunikasi, guna menghindari hal yang tidak di inginkan,alangkah baiknya jika orang tua meminta stop  menggunakan perangkat tersebut  pada malam hari
"Stop handphone dan stop laptop itu selama tiga jam, mulai pukul 18.00 - 21.00 Wib," ucap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, kemarin ini.
Mahyeldi berharap, agar terlaksananya program tersebut perlu dukungan penuh dari seluruh orangtua. Serta pengawasan yang menyeluruh terhadap anak-anak.
Mahyeldi meminta supaya seluruh orangtua mendampingi anak dengan melakukan 3B (Bermain, Belajar, Bicara). Hal ini diharapkan akan mengurangi permasalahan kenakalan remaja selama ini.
"Dengan adanya pendampingan dari orangtua akan tercipta generasi berkualitas dan terbebas dari kenakalan remaja," pungkasnya.






(Ch/Ar)


MPA,(PADANG) - Generasi muda merupakan aset bagi sebuah negara. Sebab, generasi muda merupakan pemimpin di masa datang.
"Kita harus memberikan perlindungan kepada generasi muda kita," ucap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo saat menerima kunjungan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Penny Kusumastuti Lukito di rumah dinasnya, Jumat (11/8) malam.
Hal yang mesti menjadi perhatian adalah zat membahayakan yang terkandung di dalam makanan dan minuman. Biasanya terdapat pada jajanan di sekolah-sekolah.
"Karena itu kita harapkan sekolah bersinergi dengan BPOM," sebutnya.
Mahyeldi berharap, ke depannya sebuah sekolah mesti mementingkan kafe ataupun kantin saat membangun sekolah. Kantin yang sehat tentu akan menghadirkan siswa yang sehat pula.
"Harapan kita ke depan bagaimana kantin menjadi perencanaan bagi sebuah sekolah," terangnya.
Sisi lain, Pemko Padang dan BPOM terus bersinergi dalam mengawasi setiap makanan dan minuman yang dijual. Pada saat bulan Ramadan, Pemko Padang dan BPOM terus melakukan sidak ke pasar 'pabukoan'.
"Kita harapkan, dukungan dari BPOM, zat membahayakan generasi muda akan lebih serius dalam pengawasannya," pungkas Walikota.





(Ch/ Zal/Ar


LUBUK LINGGAU - Ratusan warga memblokade Jalan Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Kamis (10/8/2017) pagi. Warga juga membakar ban sebagai bentuk penolakan terhadap rencana eksekusi lahan dan rumah. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, blokade sudah dilakukan warga sejak Kamis pukul 06.00 WIB. Pukul 09.21 WIB warga mulai membakar ban. Mereka melakukan blokade karena mempertahankan lahan milik mereka yang akan dieksekusi pada hari ini oleh PN Lubuk Linggau.

"Kami ingatkan kepada aparat, kami tidak akan selangkah pun mundur. Kalau terjadi eksekusi ini menjadi sejarah kelam bagi Kota Lubuk Linggau," teriak seorang warga saat berorasi di lokasi blokade. 

"Kita di sini hanya mempertahankan hak kita, bukan untuk perang. Tapi kalau memang mau dieksekusi, kami tidak gentar dan kami siap mati karena ini hak kami," kata warga lainnya. 










Sumber Sindonews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.