-->

Latest Post

Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kendala menangkap buronan kasus korupsi. Sejak kepemimpinan Firli Bahuri ada 5 tersangka kasus korupsi yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) hingga kini belum tertangkap.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan, 5 DPO kecuali Harun Masiku merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT).

"Sejak pengumuman status tersangka, terkadang memakan waktu yang lama baru tahapan pemanggilan terhadap mereka," ujar Nawawi di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Kondisi tersebut, kata dia menjadi ruang bagi para tersangka kasus korupsi untuk melarikan diri. Saat ini KPK masih mengevaluasi praktik yang membuat para tersangka berpotensi melarikan diri.

"Jadi, praktik seperti itu yang potensi memberi ruang para tersangka melarikan diri," ucapnya.

Diketahui 5 tersangka kasus korupsi yang masuk DPO, yakni mantan caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku dan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

Kemudian, Rezky Herbiyono dari swasta yang merupakan menantu Nurhadi, Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto serta pemilik perusahaan pertambangan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan.


Sumber : inews.id


Jaksa Agung ST Burhanuddin konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (8/5/2020). (Foto: BNPB).

JAKARTA - Sanksi tegas dinilai perlu diterapkan terhadap pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sikap tegas tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, sanksi tindak pidana ringan (tipiring) bisa diberikan dalam bentuk tilang kepada pengemudi yang melanggar aturan PSBB.

"Di dalam penindakan bisa dilakukan tilang tipiring atau mungkin juga dengan acara singkat, pemberkasan dan ada batas waktunya sehingga tidak terlalu lama dibawa ke persidangan. Itu yang tadi saya kasih masukan ke beliau dan beliau setuju," ujar Burhanuddin dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Dia menuturkan, sanksi tegas diperlukan untuk menertibkan masyarakat agar mematuhi PSBB. Selain itu, agar masyarakat menghargai petugas penerapan PSBB di lapangan.

"Tadi saya memberikan masukan, lakukan tindakan represif. Supaya apa? Muka teman-teman yang dilapangan tidak malu. Bayangkan saja, seperti yang kami lihat di Bogor, lebih galak objek yang diperiksa daripada pemeriksanya dan ini tidak sehat seharusnya dilakukan penindakan," katanya. (*)


Sumber : inews.id

Photo Istimewa

PADANG – Tiada henti-hentinya kepedulian Irwan Basir Dt. Rajo Alam dalam membantu warga kota padang yang terdampak covid-19, hal ini patut diacungi jempol kata salah seoarang warga.

Terlihat jelas, kali ini warga Jalan Delima Komplek Perumnas Belimbing Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji Kota Padang, merasakan uluran tangan dari owner Padang Fishing Club (PFC) yang sekaligus Ketua Penasehat Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BMPN) Pauh IX Kecamatan Kuranji.

Sebanyak 18 karung beras (ukuran 10 kg) diberikan kepada warga yang membutuhkan dan dihadiri segenap tokoh masyarakat setempat. Seperti Ketua RW O8, Kadril Rajo Darek yang juga sekretaris BMPN, Ketua RT 03, Andi Putra alias Lala yang juga pengurus BMPN bidang pemberdayaan ekonomi.

Selain itu juga ikut dalam rombongan sejumlah pengurus BMPN, yakni Henofri Rajo Intan, Yuhendri (bidang litbang), Dedi Prima (bidang kelembagaan), Amril Candra dan Noa Rang Kuranji (bidang humas).

"Disaat situasi seperti ini, kita perlu saling berbagi. Bukan saling menyalahkan. Mudah-mudahan bantuan spontanitas ini ada manfaatnya," ungkap Irwan Basir saat memberikan sambutan, Kamis (7/5/2020) malam.

Menurutnya, aksi peduli sosial yang dilakukan ini murni karena panggilan jiwa dan tidak ada embel-embel politik dan sebagainya.

"Sebagai sesama muslim, kita wajib saling membantu. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini. Mudah-mudahan wabah virus corona ini cepat berlalu," ucap Ketua DPD LPM Kota Padang tersebut dan diamini hadirin.

Sementara Ketua RW 08, Kadril Rajo Darek mewakili warga mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut.

"Mewakili warga Delima, saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian bapak Datuk Irwan Basir dalam membantu warga di sini. Semoga berkah dan menjadi amal ibadah bagi beliau," ujar Kadril dan diamini Ketua RT 03, Andi Putra. (noa)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.