-->

Latest Post


MPA, PADANG - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PDAM Kota Padang, baru saja melakukan rekrutmen atau membuka lowongan penerimaan pegawai secara transparan, dengan melibatkan pihak ke 3 melalui sistem online. Baru- baru ini ketika hearing  bersama DPRD Kota Padang, ujar Dirut PDAM Hendra Pebrizal kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis(18/06/2020).


Hendra Pebrizal, S. Sos, MM mengatakan, Jajaran direksi sudah melalukan proses rekruitment sesuai Peraturan Walikota Padang tentang PDAM. Kemudian, juga disesuaikan dengan peraturan Direksi sebagai penguatan, dimana mengangkat dan menjatuhkan hukuman disiplin, serta menaikan jabatan merupakan kewenangan dari Direksi itu sendiri, ujar Hendra Pebrizal kepada awak media

” Alhamdulillah, kami jajaran Direksi berterimakasih sekali mungkin ini sebagai kritikan, masukan dan sebagai evaluasi untuk menjadi lebih baik, profesional terutama dalam hal penerimaan pegawai,” katanya.

Dijelaskan dirut, ketika melakukan penerimaan selama 3 bulan semenjak November 2019 lalu, ini merupakan kali pertama dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Kemudian, penyeleksian juga melibatkan pihak ke tiga yaitu CV. Dennis Konsultan dan Training. Itupun berasal dari Pekanbaru, pungkas Hendra Pebrizal lagi.

” Saking transparanya, pihak PDAM juga sudah mengumumkan 10 kali terbit di dua koran harian yang ada di Sumbar ini,” ucapnya.

Ditambahkan Hendra Pebrizal, kita membuka promosi sesuai dengan kebutuhan, baik dari sarjana teknik, sarjana umum maupun tingkat SLTA. Artinya, kita terima sesuai kriteria dan sesuai aturan Selain itu, proses pendaftarannya melalui sistem online.

“Jadi kita menilai seseorang calon pegawai bukanlah dari nilai indek prestasi. Namun, dari hasil yang benar dan murni melalui beberapa tahapan seleksi dari CV. Dennis Konsultan dan training tersebut, “terangnya.

Dari 30 orang yang dibutuhkan, yang pelamar lebih dari 2000 orang dengan sistem gugur. Maka, tahap awal diterima sebanyak 18 orang. Kemudian, semuanya kita tak kenal satupun darimana asalnya, siapa orangnya dan orang tuanya siapa. Artinya, proses seleksinya sangat ketat, seperti seleksi administrasi secara online, tes kesehatan dan tes wawancara dengan melibatkan direksi juga user, tegas Hendra Pebrizal.

”Perlu digaris bawahi, tidak ada penerimaan pegawai dengan cara sembunyi, tidak transparan atau bahkan titipan. Ini prosesnya murni dan sangat transparan sekali,”.

Bagi yang dinyatakan lolos dan diterima sebagai calon pegawai, mereka di training selama 6- 12 bulan dan mengikuti diklat selama dua minggu di secata Padang Panjang, sebagai ketahan fisik dan membentuk mental,”pungkasnya.(**)


Photo Istimewa

MPA, PADANG - Menyambut Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar bakti kesehatan yakni donor darah. Kegiatan ini berlangsung di gedung Sabhara Polda Sumbar, Kamis (18/6).

Informasi yang diperoleh, sebanyak 550 personel di Polda Sumbar telah mendaftarkan diri untuk mendonorkan darah kepada petugas Biddokkes Polda Sumbar yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Padang.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik mengatakan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan ini, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

“Menyelamatkan pasien yang membutuhkan darah dan pasien-pasien yang ada di rumah sakit,” katanya.

Dikatakan Kombes Pol Satake, saat berlangsungnya kegiatan donor darah ini pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan,menggunakan mesker dan menjaga jarak saat pemeriksaan kesehatan sebelum mendonor. Untuk darah yang telah terkumpul tersebut, nantinya diserahkan kepada pihak PMI Kota Padang.

Terlihat, Pejabat Utama Polda Sumbar Karoops Pol Heny Sulistiya Arianta, Karorena Kombes Pol Dharu, Karolog Kombes Pol Suranta Pinem, Dirsamapta Kombes Pol tafianto Eko Atmojo, Dirlantas Kombes Pol Yofie Girianto, Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu, dan Kabid TIK Kombes Pol Noortjahyo juga ikut hadir.

“Semoga dapat dipergunakan untuk masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Kombes Pol Satake menambahkan.(*)  

Sumber bidhumas Polda Sumbar


MPA, KAB SOLOK - Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya, Hendra Saputra lahir serta dibesarkan dari keluarga yang sangat religius dan sederhana, ia meniti karir selama puluhan tahun di pemerintahan. Perjalanan panjang sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemko Solok telah memberikan Hendra pengalaman yang lebih dari cukup, untuk memahami fase demi fase pembangunan suatu daerah.

Bagi Hendra Saputra, pembangunan adalah sebuah proses berlapis yang harus dilaksanakan dengan baik dan terukur.

"Saya serius maju sebagai calon Bupati di kontestasi Pilbup Solok Desember 2020 mendatang, didasari  “Dari Hati Untuk Negeri Kami”. Banyak hal yang mungkin sangat panjang jika dipaparkan satu persatu”, ujar Hendra Saputra saat ditanya wartawan, Rabu, (17/06/20) tentang adanya keingintauan masyarakat terkait dirinya maju sebagai Calon Bupati.

Menyikapi tentang banyaknya bermunculan tokoh tokoh potensial, Hendra menyatakan bahwa hal itu akan menjadi lebih menarik.

Meskipun begitu, Birokrat Muda yang memiliki pengalaman panjang di bidang birokrasi ini menyebutkan, pandangan lain dari masyarakat yang perlu dipertimbangkan adalah, bahwa tokoh tokoh yang muncul itu memiliki pendukung fanatik serta segmen yang berbeda.

Selain itu, ada juga pandangan dari masyarakat di rantau khususnya asal Kab. Solok, yang berpendapat bahwa pemimpin itu umumnya diterima di kalangan masyarakat, sebut Hendra.

“Kenapa begitu, karena tokoh-tokoh Kab. Solok sangat terkenal, terbuka dan diterima di semua tempat. Jadi wajar saja bila banyak yang memperbincangkannya, terutama dalam kontestasi di Pilbup Solok ini”, imbuhnya.

Menurut dia, semua calon nan muncul punya peluang yang sama, sebab mereka adalah tokoh-tokoh potensial dan memiliki pendukung masing-masing.

Dirinya berharap, dalam menghadapi kontestasi Pilbup Solok nanti, hendaknya dapat mempererat tali silaturahmi antara sesama rakyat di daerah penghasil beras terbaik Sumbar ini, sehingga pilkada badunsanak dapat berlangsung baik.

"Siapapun yang terpilih nantinya, pasti akan berbuat untuk kebaikan Kab. Solok ke depannya. Bagi pasangan RAMAH (HendRA – MAHyuzil) salah satu misinya adalah membangun dari hati untuk negeri kami”, sebut Hendra Saputra SH, M.Si.

Ketika ditanya apa persiapan yang akan dibawa untuk mencalonkan diri sebagai Bupati nanti, dengan tegas ia menyatakan, selain berpengalaman di bidang birokrasi, pengalamannya sebagai Dosen juga akan ikut membantu.

Dikatakan Hendra, merakyat merupakan keharusan bagi setiap pemimpin. Menyikapi pemimpin atas nama rakyat? Terkadang kita lupa dan sering menjadikan rakyat sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu dan kepentingan tertentu.

Karenanya, lanjut ia, hal sedemikian jangan sampai terjadi. Untuk itu bertekadlah menjadi pemimpin yang benar benar merakyat, dari hati untuk negeri kami", papar Hendra Saputra SH, M.Si. (Mal).

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.