-->

Latest Post


MPA, AGAM -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas FKUB dan Lembaga Keagamaan di Agam pada Jum’at (28/8). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Lubuk Basung ini diikuti 30 orang peserta.

Kakanwil Kemenag Sumbar H. Hendri menyampaikan bahwa kerukunan adalah modal utama pembangunan bangsa. "Kerukunan nasional merupakan modal utama bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita pembangunan nasional", ungkapnya saat membuka gelaran kegiatan.

“Dan untuk mewujudkan tugas mengelola kerukunan itulah, Kementerian Agama mencanangkan program moderasi beragama. Bahkan moderasi beragama telah menjadi bagian dari arah kebijakan dan strategi pemerintah menuju revolusi mental dan pembangunan kebudayaan”.

“Kami berharap pada seluruh jajaran Kementerian Agama di Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Agam tidak ragu-ragu berbicara tentang Moderasi beragama. Dimana inti dari moderasi beragama adalah memahami dan melaksanakan ajaran agama secara adil dan seimbang agar terhindar dari perilaku ekstrem dan berlebih-lebihan saat menjalankan ajaran agama”, jelasnya. 

Pada kegiatan tersebut selain Kakanwil juga hadir Kabag TU Kanwil Kemenag Sumbar H. Irwan selaku narasumber yang menyampaikan materi tentang Optimalisasi Peran FKUB dalam menciptakan kerukunan umat beragama, Kakan Kemenag Agam H. Edy Oktafiandi Serta Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Sumbar Hj. Irda Hayati.

Ketua Panitia Eri Gusnedi Kasubbag Umum Humas Kanwil Kemenag Sumbar menjelaskan bahwa, 30 orang peserta yang mengikuti kegiatan peningkatan Kapasitas FKUB dari Lembaga Keagamaan Kabupaten Agam, dan Pengurus  organisasi keagamaan serta Organisasi Kemasyarakatan se Kabupaten Agam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan guna mencegah wabah virus Covid-19, dan tetap dalam tatanan normal baru. (*) 

Sumber Kemenag Sumbar 

Photo Istimewa

MPA, PADANG - Menindak lanjuti Perintah Kapolda Sumbar  untuk menggunakan masker dalam kehidupan sehari hari, dan sebagai  antisipasi penyebaran covid 19, atensi tersebut langsung di respon  oleh jajaran Polsek Bandara Internasional Minangkabau. 

Polsek Bandara Internasional Minangkabau,  melakukan razia masker, terhadap setiap kendaraan yang melewati gerbang masuk BIM,  dalam razia tersebut, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun lebih, di periksa oleh petugas Polsek Bim dengan dibantu oleh jajaran TNI AU. 

Kapolsek Bim Ipda Ade Syahputra Mengatakan, razia masker yang dilaksanakan jajarannya bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid 19, karena bim merupakan gerbang masuk sumbar,  melalui udara, sehingga Pengawasan perlu diperketat, sebab saat ini sumbar mengalami peningkatan jumlah Penderita Covid-19.

Razia masker yang dilaksanakan jumat sore (28/8/2020) ini telah dilaksanakan sejak sepekan sebelumnya, sesuai dengan perintah Kapolres Padang Pariaman Akbp Dian Nugraha kepada Kapolsek Bim Ipda Ade Syahputra. 

Razia masker ini,  akan terus dilakukan tidak hanya di gerbang masuk Bim,  namun juga di kawasan dalam bandara, seperti di area kedatangan   dan area parkir bandara. Sejauh ini, para pengunjung maupun calon penumpang yang berangkat dan tiba ke bim,  sudah 90% menggunakan masker, atau mematuhi salah satu prtokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, ujarnya. (*) 

Sumber Biddhumas Polda Sumbar 

Dirut Perumda Air Minum.Kota Padang Hendra Pebrizal, (Photo Istimewa) 

MPA, JAKARTA - Menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)  pionir dalam memajukan perekonomian dan pembangunan daerah, merupakan tantangan berat bagi setiap CEO atau Pimpinan BUMD. 

Apalagi di era otonomi daerah, tuntutan terhadap setiap BUMD  tidak hanya menjadi perpanjangan pemerintah daerah dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, tapi juga harus mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah. 

Di sisi lain, BUMD tidak lagi serta merta bisa seenaknya mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah daerah dalam hal operasional. Maka dalam kondisi demikian, Kepala Daerah sangat berperan dalam memajukan BUMD.

Hal tersebut disampaikan pakar otonomi daerah Prof DR Djohermansyah Djohan, MA, selaku Ketua Dewan Juri Top BUMD Award 2020, pada acara penyerahan BUMD Award 2020, yang digelar Majalah Top bussiness bekerja sama dengan penghargaan TOP Pembina BUMD 2020

TOP BUMD Awards 2020, yang diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional) bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis.

Seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate dan Solusi Kinerja Bisnis, Kamis, 27 Agustus 2020, di  ballroom Hotel Sulthan Jakarta.

Acara dibuka dengan Keynote Speaker secara virtual Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, dan Ketua MPR, Bambang Susatyo, disampaikan bahwa, ribuan BUMD di Indonesia, masih banyak yg menjadi beban pemerintah.

Namun demikian semakin hari, sebagian BUMD menunjukkan peningkatan kinerja cukup signifikan, khususnya dalam hal percepatan cakupan layanan usaha ke masyarakat, kinerja keuangan yg semakin baik dan tidak merugi, serta sudah mampu melakukan pengembangan bisnis terencana, berkelanjutan dalam jangka panjang.

Hal itu yang menjadi capaian Perumda Air Minum Kota Padang, setidaknya beberapa tahun terakhir. Dengan beralih status menjadi Perusahaan Umum sejak awal 2020, kinerja keuangan terus membaik, 5 tahun terakhir tidak lagi merugi.

Mampu memberikan kontribusi ke Pemko Padang, cakupan layanan terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan pelanggan baru per tahun di atas 5000 sambungan dan total pelanggan sudah mencapai 125.000 sambungan rumah, dengan pelanggan aktif saat ini 109.000 sambungan rumah. Dan audit oleh BPKP, dengan kinerja Baik dan Sehat.

Penghargaan Top BUMD 2020 diraih oleh Perumda Air Minum Kota Padang untuk kategori Pembina BUMD yakni Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan CEO BUMD, untuk Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Prof DR Djohermansyah Djohan kepada Walikota Padang diwakili Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, dan Dirut Perumda Air Minum, Hendra Pebrizal.

Keberhasilan Perumda Air Minum Kota Padang mendapat penghargaan di TOP BUMD 2020 Predikat bintang Empat/Sangat Baik, tidak lepas dari peran, kontribusi dan dukungan Kepala Pemerintahan dalam hal ini Walikota Padang dalam mendukung peningkatan kinerja Perumda Air Minum Kota Padang.

Prof Djohermansyah menyatakan, dari ribuan BUMD yang ikut dipantau, mulai dari BUMD air minum, BUMD Perbankan, BUMD aneka usaha, terjaring 200 BUMD, yang dilanjutkan dengan asesment para CEO dan dokumen kinerja hasil audit, terutama terkait dengn keuangan, manajemen sdm, pemasaran, dan visi terkait dengan bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang untuk kemajuan daerah dan perekonomian nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Padang, Hendri Septa didampingi Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, dari Perumda Air Minum, Dirut Hendra Pebrizal, Direktur Umum Afrizal Kuning, Manajer Area Pelayanan Pusat, Alfitra, Asmen Humas Noviardi Zein. ****

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.