-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Perwakilan dari Ninik Mamak, Pemuda dan Bundo Kanduang Lundar Nagari Panti Timur Pasaman mendatangi Mapolda Sumbar, Kamis (24/6). Kedatangan tokoh masyarakat tersebut disambut Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik di ruang kerjanya. 


Kedatangan mereka agar polisi turun tangan terkait penolakan tambang batu silika di Jorong Lundar Jorong Lambak. Mereka menolak karena, takut kampung mereka kembali dilanda banjir bandang. 

Menurut salah seorang perwakilan saat memberikan keterangan yang diterima diruangan Kabid Humas Polda Sumbar, tuntutan mereka hanya satu, yakni tambang batu silika di Lundar dan Lambak, dikaji ulang. Sebab hampir seluruh warga di kampung tersebut menolak keberadaan tambang batu silika, karena berdampak terhadap rusaknya bukit dibagian atas kampung mereka. 


Apalagi perkampungan Lundar dan Lambak sudah tiga kali di landa banjir bandang. Selain itu keberadaan tambang juga sarat nuansa politis, sebab izin hanya di keluarkan Bupati setempat dan izin dari dinas SDM Sumbar yang dikeluarkan pada 2016 lalu. 


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu mengatakan, laporan tokoh masyarakat asal Pasaman tersebut akan ditindaklanjuti. Ada dua tim dari Polda Sumbar yang akan turun langsung yakni Ditintelkam dan Ditreskrimsus Polda Sumbar. 


"Jika ditemukan menyalahi aturan atau adanya pembeking dalam tambang tersebut maka langsung ditindak sebab permasalahan tambang yang tidak jelas atau ilegal merupakan salah satu atensi dari Kapolda Sumbar untuk dilakukan penindakan," ujarnya.(bhps)

 PADANG - MEDIAPORTALANDA - Siswa pendidikan dan pembentukan (Diktuk) bintara Polri di SPN Polda Sumbar mendapatkan kunjungan dari Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Kamis (24/6).


Kedatangan orang nomor dua di Polda Sumbar tersebut, dalam rangka memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh siswa bintara yang tengah menjalani pendidikan. 

Brigjen Pol Edi Mardianto mengatakan, selaku bintara Polri diharapkan intelektualnya. Dimana, seorang bintara harus memiliki kemampuan intelektual yang bagus baik dalam hal penugasan teknis kepolisian, teknologi di era 4.0 dan ilmu pengetahuan umum lainnya. 


Selanjutnya kata Wakapolda, yang diharapkan adalah keimanannya. "Membutuhkan keimanan yang tangguh, sehingga dapat menjadi benteng yang kuat dalam mencegah pengaruh kejahatan terhadap dirinya," ucap Brigjen Pol Edi Mardianto. 


Jenderal bintang satu ini juga menyebutkan, sebagai anggota kepolisian harus bijak dalam menggunakan media sosial. Dan tidak bergaya hidup mewah dalam kehidupan sehari-hari.


Ia juga menegaskan, sebagai anggota Polri dilarang untuk berbuat hal-hal yang dapat merusak nama baik dan citra polri. 


"Jangan sampai melakukan pelanggaran disiplin, kode etik profesi Polri. Terutamanya perzinahan, perselingkuhan dan penyalahgunaan narkoba," tegasnya. (*)

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Pemerintah Kota Padang selalu berupaya optimal menanamkan pendidikan agama kepada generasi mudanya. Hal itu dilakukan guna mendukung visi pemerintah menjadikan Padang sebagai kota madani berbasiskan pendidikan.


Demikian disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa saat memberikan sambutan pada acara Khatam Al-Qur'an ke-XXXII serta Wisuda dan Tilawah ke-VII MDTA Bustanul Huda, Masjid Jami' Ulak Karang, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Minggu (20/6/2021).


"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami mengucapkan terima kasih kepada panitia yang tetap istiqamah dalam memberikan pendidikan agama, dalam ini menghafal Alquran. Kami bangga dan mendukung bapak ibu, karena hal ini merupakan program unggulan kami. Untuk itu, kepada pengurus masjid, para orang tua murid, mohon dukungannya," ucap Wako. 

Hendri mengungkapkan, komitmen tersebut juga ditunjukkan dengan suksesnya digelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1442 H beberapa waktu lalu, dimana dilaksanakan di 1600 masjid/musala di Kota Padang. 


Wako mengatakan, mengajarkan agama kepada generasi muda merupakan perintah agama yang ditujukan kepada kita bersama. Dalam Alquran Surat An-nisa ayat 9, dijelaskan, bahwa takutlah kamu, jika diantara kamu meninggalkan generasi yang lemah sesudah kamu. Generasi yang lemah imannya, kosong dadanya akan keimanan.


"Maka sebab itu, kepada para orang tua khususnya dan warga Kota Padang umumnya mari bersama-sama kita awasi dan kita ajarkan pendidikan agama kepada anak-anak kita. Kita bangun Kota Padang ini menjadi kota yang lebih baik lagi,"pungkasnya.


Adapun tema dalam kegiatan ini yakni, "Berasaskan Al-Qur'an Membangun Generasi Muda Islam Dengan Masa Depan Gemilang". Prosesi wisuda diikuti  7 orang untuk Khatam Alquran dan 21 orang untuk Wisuda dan Tilawah. (Mul/BT)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.