-->

Latest Post

TANAH DATAR - MEDIAPORTALANDA - Dinas Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Barat membagikan ratusan bibit, mulai dari bibit durian, mangga, petai hingga manggis, pembagian bibit ini dalam rangka menyukseskan program TMMD Ke 114 Kodim 0307/TD kepada warga Jorong pasa senayan Nagari batu bulek, Kecamatan Lintau buo Utara, Kabupaten Tanah datar, Rabu (3/8/2022).


Menurut Ilham yang mewakili Kadis Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Barat, bahwa bantuan 100 bibit Durian,  200 bibit Mangga, 100 bibit Petai, 100 bibit Manggis ini sebagai salah satu program dari Dinas Pangan dan Pertanian yang bekerjasama dengan TNI guna mendukung ketahanan pangan di wilayah, ungkapnya.

PLH Danramil 04/LB Pelda Endrik Gaba menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Satgas TMMD dengan Dinas Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Barat yang mengusung Program TMMD Ke 114 Kodim 0307/TD, ratusan bibit Durian, Mangga, Petai, Manggis ditanam di pinggir selokan dan jalan serta lahan-lahan yang kosong lokasi TMMD ke 114.


"Selain itu, Pelda Endrik Gaba selaku PLH Danramil 04/LB menuturkan, penanaman pohon yang diusung oleh TMMD ke 114 memiliki manfaat yang banyak, selain untuk mengurangi pemanasan global juga mencegah terjadinya longsor dan penghijauan ini juga dapat dimanfaatkan buahnya oleh warga di Jorong pasa senayan, Nagari Batu bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah datar, "Ujarnya.(**).

TANAH DATAR - MEDIAPORTALANDA - Tidak ada yang mengira jika di Jorong simpang Nagari batu bulek Kecamatan Lintau Buo Utara yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar ternyata ada yang memproduksi keripik cabe amelia dengan omset cukup perspektif.


Di Jorong simpang yang saat ini menjadi lokasi TMMD ke- 114 Kodim 0307/TD, Selasa(2/8/2022).


Setelah dikonfirmasi dari Anggota Penrem 032/Wbr Serka Al azmi, Ibu Deswita (40) dibantu keluarganya, seorang pengrajin keripik cabe amelia di Jorong simpang  Mengaku merintis usahanya tersebut sekitar enam tahun lalu.


“Awalnya kecil-kecilan, terus modalnya kami pinjam uang bank disitulah usaha kami jadi berkembang dan setiap kripik cabe amelia sudah siap bungkus langsung dijemput langganan kami dengan mobil ngampas Pak. Kini mulai dikenal banyak orang dari Jorong kami sampai ke luar kota seperti Jakarta bahkan luar negeri Arab Saudi,” ucap Bu Deswita.


Ditanya harga per bungkus, ia mengaku menjualnya Rp. 1000-10.000.

Sementara terkait pembangunan jalan sepanjang 2,8 kilometer Sasaran TMMD ke-114 di jorong pasa senayan menghubungkan jorong kawai Nagari Batu bulek ia mengacungkan jempol.

Menurutnya, sudah lama masyarakat khususnya Nagari batu bulek menantikan perbaikan jalan yang tentunya akan mengangkat kesejahteraan ekonomi, Masyarakat Nagari Batu bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara.


“Jika jalannya bagus nanti,semoga omset juga bertambah karena pembeli mau datang kemari. Terima kasih Pak Bupati dan Pak TNI,” imbuhnya mengapresiasi.


Menyusul home industri keripik cabe amelia rumahan itu cukup prospektif, Babinsa 04/Lintau Buo, Yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-114, Kopda Dilva merencanakan Bu Deswita dapat menularkan ilmunya kepada warga Jorong simpang di salah satu kegiatan non fisik TMMD ke-114 berupa pelatihan.(**).

TANAH DATAR - MEDIAPORTALANDA - Satuan Tugas TMMD ke-114 Kodim 0307/TD melaksanakan kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara dalam rangka memperkuat jiwa nasionalisme bagi Masyarakat, Siswa dan Siswi MAN 3 Tanah datar, Jorong Simpang, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah datar, Selasa(2/8/2022).


Bertindak selaku pemateri, PLH Danramil 04/Lintau Buo, Pelda Endrik dengan peserta yang hadir Masyarakat, Siswa dan Siswi MAN 3  Tanah datar 

Di awal penyampaiannya, PLH Danramil 04/Lintau Buo menyinggung tentang negara dan hubungannya dengan warganya. Antara negara dan warganya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, diikat dalam tata aturan perundang-undangan.


"Dalam diri warga negara tertanam hak dan kewajiban terhadap negara, yang harus dijalankan secara seimbang. Masih segar dalam ingatan kita, pernyataan bijak, "Jangan tanyakan apa yang telah diberikan negara kepadamu, tetapi tanyakan apa yang telah engkau berikan kepada negaramu. Hal ini mengandung maksud, dahulukan kewajiban sebelum hak", Ungkapnya.


Selanjutnya Danramil 04/Lintau Buo membahas tentang wawasan kebangsaan yang berisi hal ihwal tentang negara, meliputi wilayah nusantara, dasar negara, lambang negara, bendera negara, UUD 1945 dan isu-isu terkini tantangan dalam berbangsa dan bernegara.


Di akhir penyampaiannya dia menyampaikan kata kunci bahwa, "Harus dipahami bahwa bela jangan dimaknai sebagai perang oleh tentara, warga negara melaksanakan tugas dengan baik sesuai profesi dan keahliannya sudah termasuk bela negara.Ikut gotong royong, Tidak membullying  teman-temannya itu termasuk bela negara. Contoh lain, mencegah karhutla dengan tidak membakar lahan termasuk bela negara," jelas dia.


Tokoh Masyarakat Pak Ardoni Ernanda, M.Ag Jorong simpang yang juga turut hadir dalam penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara memberi apresiasi tinggi.


"Kami selaku Masyarakat sangat Jorong simpang berterima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi penyelenggaraan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi Masyarakat, Siswa dan Siswi MAN 3 Tanah datar Di Jorong Simpang, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah datar, Berharap, agar penyuluhan ini mampu merubah mandset tentang bela negara, yang selama ini hanya dipahami tugas militer semata. Ternyata itu keliru. Bahwa kita berbuat, bekerja dengan benar sesuai profesi kita, sudah termasuk bela negara," katanya.


Dia menambahkan, hal lain yang sangat berharga adalah diperkenalkan dan dipahamkannya hal  dalam berbangsa dan bernegara. Masyarakat dan Siswa- Siswi Jorong simpang jadi paham tentang wilayah nusantara, dasar negara, lambang negara, konstitusi negara, dan simbol-simbol negara yang harus dihormati dan dijaga.


"Kami yakin, Masyarakat, Siswa dan Siswi MAN 3 Tanah datar akan mengalami perubahan setelah ini, semakin kuat dan kokoh semangat jiwa nasionalismenya. Bela negara bukan karena menjalankan undang-undang, tetapi karena cinta," fungkasnya.


Hadir juga Kepala Sekolah dan Para guru MAN 3 Tanah datar dan Tokoh Masyarakat.(**).

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.