-->

Latest Post

Ketua Koperbam Paiman bersama 19 Pengacara, saat jumpa Pers


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kisruh Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Pelabuhan Teluk Bayur Padang ternyata masih terus. Dimana Dewan pengawas beserta anggota Koperbam telah mengadukan Candra selaku ketua, disinyalir telah melakukan penyelewengan uang koperasi anggaran 2021 ke aparat hukum.


Dengan melibatkan 19 orang pengacara, Paiman selaku Ketua Pengawas Koperbam Teluk Bayur, membuat laporan.


Menurutnya, dugaan penyelewengan dana berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengurus Koperbam Pelabuhan Teluk Bayur.


“Kami menemukan indikasi dugaan penyelewengan dana tahun 2021. Namun saat dimintai penyeleseaian secara internal, mereka acuh.


Oleh karena itu, kami menggandeng 19 pengacara dari Lilin Merah Law Office di Padang untuk mengawal kasus ini,” katanya, Rabu (10/8/2022).


Paiman menegaskan, pengaduan tersebut murni karena ada unsur dugaan penyelewengan.


“Tidak ada sangkut pautnya dengan kalah dalam pemilihan (ketua),” katanya.

Salah seorang pengacara Lilin Merah Law Office Dian Praja Aidil Adha mengatakan, berdasarkan hasil audit ditemukan beberapa ketimpangan.

“Seperti dana cadangan yang berjumlah Rp2.867.318.189 yang menurut anggaran dasar sebanyak 25 persen dari dana tersebut seharusnya disimpan dalam giro cadangan,” jelasnya.


“Tetapi, pada 31 Desember 2021 tidak disimpan dalam giro cadangan tersebut,” kata Dian.


Ia mengungkapkan, pihaknya akan mengawal laporan pengaduan atas tindak pidana penggelapan pada Koperbam Teluk Bayur.


“Kita menurunkan 19 orang pengacara untuk membantu dalam pengawalan kasus ini,” tuturnya.


Menanggapi aduan itu, Ketua Koperbam, Candra mengklaim bahwa Ketua Pengawas Paiman tidak mengerti apa yang diadukan.


“Sebagai BP (Paiman) harus mengerti dia, kami kan sudah Rapat Anggota Tahunan (RAT). SHU juga sudah diterimanya, kenapa (diadukan,re) karena dia kalah pemilihan kemarin,” singkatnya. **

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Padang, berakhir hari ini. Ketika semua peserta kembali ke daerahnya, diperkirakan uang sebesar Rp 40.145 M dari mereka, sudah beredar dan berputar di Kota Bingkuang ini.


“Angka itu tidak termasuk tiket pesawat yang dibeli pada biro perjalanan di Padang maupun dana pendukung dari Pemko Padang mau saat persiapan mau pun setelah kegiatannya,” kata Walikota Padang Hendri Septa, kepada wartawan di sela sela kegiatan Apeksi di Padang, kemarin.


"Selama kegiatan saja, 5 – 10 Agustus 2022, perkiraan perputaran uang mencapai Rp24,146 Miliar. Dasar perhitungannya, kata Hendri Septa, beredar melalui sewa hotel, sewa kendaraan, parkir, pameran di ice, pusat penjualan oleh-oleh, konsumsi, obyek  wisata, berdagangan barang dan jasa lainnya. Peredaran terbesar terjadi pada 7 dan 8 Agustus 2022. Masing-masing di atas Rp 6 Miliar.

Uang tersebut didasarkan pada kehadiran 5.064 orang yang hadir, lalu dari pesanan kamar hotel, rata-rata 2.500 kamar perhari, ada 500-an kendaraan yang dirental peserta, pameran di ice, pusat penjualan oleh-oleh, konsumsi, obyek  wisata, berdagangan barang dan jasa lainnya.


Selain itu, biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk persiapan dan pelaksanaan Rakernas ke-XV Apeksi mencapai Rp15 M, ditambah bantuan pihak swasta sekitar Rp 1 M, sehingga total peredaran uang, termasuk biaya yang dikeluarkan pemerintah terkait pelaksanaan Rakernas ke-XV Apeksi adalah Rp 40,146 Miliar.


“Semoga Rakernas Apeksi ini bisa menjadi sitawa-sidingin bagi masyarakat Kota Padang, khususnya dunia usaha untuk bisa bangkit kembali,” kata Hendri Septa.


Ia mengakui, kehadiran event ini sangat penting bagi warga kota, setelah dua tahun berada dalam kondisi terpuruk akibat Pandemi Covid-19. Semoga ini menjadi momentum untuk kebangkitan. Sejalan pula dengan semangat peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.


“Terima kasih kepada tamu yang sudah datang, terima kasih kepada warga kota yang sudah mendukung penuh kegiatan ini. Ini yang namanya Rakernas usai, pundi-pundi dituai,” pungkasnya dengan senyum mengembang.


Dalam Penutupan Rakernas XV Apeksi, Mendagri Tito Karnavian senang Apeksi membawa keberkahan kepada kota Padang. Ini perlu kita berikan apresiasi kepada Wali Kota Padang sebagai tuan rumah dan panitia pelaksana Apeksi. **

PADANG - MEDIAPORTALANDA - 9 AGUSTUS 2022 - Keberlangsungan UMKM di era post-pandemi memiliki

pengaruh besar pada pertumbuhan ekonomi. Menurut Badan Pusat Statistik, 5.44% perekonomian Indonesia masih berada di Kuartal II per 2022. 


Hal ini menjadi urgensi bagi

UMKM Indonesia tak terkecuali UMKM Padang untuk mampu ekspansi pasar, ini dikulik dalam JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Padang.


“Memaksimalkan kondisi ekonomi saat post-pandemi, JNE bersama UMKM mencoba untuk membuka peluang pasar baru. Seperti dengan mengadakan workshop ini, dengan harapan UMKM dapat saling berbagi informasi.” sambut Yusran selaku Brand Manager JNE Padang pada Selasa, 09 Agustus 2022.


Yusran menambahkan “Untuk mendukung segala keperluan yang dibutuhkan oleh UMKM, JNE menyediakan keperluan pengiriman, e-fulfillment atau pergudangan, pengemasan, distribusi hingga keperluan SDM”, ujar Yusran menjelaskan strategi JNE dalam mendukung UMKM.


Lebih dari 170 UMKM setempat berdiskusi mengenai bisnis online pada acara tersebut. Dua diantara narasumber yang hadir merupakan pegiat UMKM setempat, yaitu Ade Bethen Parsilia selaku Marketing Pa’dan Coffee dan Ridho Ferman Shatrio selaku Owner Soraya Bedsheet.


Untuk bertahan di masa post-pandemi, Ade Bethen Parsilia selaku Marketing Pa’Dan Coffee menyampaikan pentingnya optimalisasi pemasaran bisnis baik offline dan online.


“Kami memperkuat jaringan online melalui e-Commerce, dan membiarkan konsumen mencicipi produk kami yang terbuat dari 100 persen bubuk kopi premium. Bentuk dukungan JNE adalah mengajari kami cara menampilkan produk di media sosial dengan membuat katalog yang menarik.” ujar Marketing Pa’Dan Coffee yang akrab disapa Ade.


Gigih dalam mengembangkan bisnis, strategi pemasaran yang ditekuni Ade pun beragam seperti meningkatkan reseller, mempercantik tampilan kemasan, dan improvisasi cita rasa

yang selalu menjadi keunggulan Pa’Dan Coffee.


“Harus optimis dan menciptakan produk yang berkualitas. Tips dan trik untuk pandemi adalah harus teliti melihat apa yang dibutuhkan pelanggan, karena saat ini pelanggan juga teliti dalam memilih produk.” sambung Ade.


Tak jauh berbeda dengan Pa’Dan Conffee, Ridho Ferman Shatrio selaku Owner Soraya Bedsheet juga melakukan inovasi digital untuk mengenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.


“Tidak menyangka bahwa TikTok Shop dan livestreaming menjadi peluang besar untuk menarik pelanggan, ternyata antusiasme di kanal tersebut sangat besar. Untuk itu, kami mengembangkan tim Digital Marketing dan memanfaatkan WhatsApp Business untuk meningkatkan pelayanan” ujar Ridho Ferman Shatrio.


Menutup diskusi siang hari tersebut, Yusran selaku Brand Manager JNE Padang menyatakan pihaknya terus mendukung aktivitas bisnis UMKM dengan mengadakan berbagai workshop bagi UMKM di Sumatera Barat. Pelatihan tersebut mengangkat berbagai tema seperti digital marketing, photo product, dan masih banyak lagi.


Selain itu, JNE juga mengadakan layanan pergudangan atau e-fulfillment bagi konsumen yang membutuhkan ruang menyimpan produk hingga sampai di tangan pelanggan. Hal ini menjadi dukungan nyata JNE untuk mendorong produktivitas UMKM setempat.


Sebagai informasi, Padang merupakan kota ke-34 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota pada seluruh Indonesia. Setelah Kota Padang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Cirebon pada 12 Agustus 2022. **

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.