-->

Latest Post

PADANG - 3 MEI 2024 - Maju untuk perubahan Sumatera Barat (Sumbar) kearah lebih baik, mantan walikota padang 2 periode Fauzi Bahar, telah mengembalikan formulir pendaftaran ke DPW Partai Nasdem Provinsi Sumatera Barat.

Majunya Fauzi Bahar sebagai calon Gubernur Sumbar periode 2024-2029 mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Sumbar. Sebab, Fauzi Bahar Ketua LKAAM Sumbar ini maju dengan membawa misi perubahan untuk meningkatkan ketaqwaan, ujar Marwan (53) perantauan Minang asal Bukittinggi, yang saat ini tengah berada di Kota Padang.

Kata Marwan, Fauzi menilai tingkat keimanan dan ketaqwaan generasi muda sekarang sudah mulai tergerus oleh berbagai faktor, hal ini mesti kembali ditata. Selain hal positif, banyak hal hal negatif yang di lakukan oleh generasi muda sekarang, mulai dari narkoba pergaulan bebas hingga kegiatan kegiatan yang bisa merugikan diri sendiri.


Salah satu cara mengatasinya menurut mantan walikota padang 2 periode ini adalah, kembali menanamkan aqidah dan keimanan pada para generasi muda tersebut. Atas dilema inilah Fauzi Bahar maju pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur sumbar 2024.


Sembari merenung kebelakang, Marwan yang biasa disapa Wawan menjelaskan, sewaktu Fauzi Bahar menjabat sebagai walikota padang, sesuatu yang tak dipikir oleh masyarakat bisa terwujud. Yakni, mulai dari pemberantasan togel, busana muslim bagi pegawai negeri sipil, busana muslim bagi pelajar hingga zakat yang diwajibkan kepada pegawai negeri yang saat ini kota padang menjadi rujukan bagi daerah daerah lain. Atas dedikasinya ini Fauzi Bahar layak untuk memimpin Sumbar kedepannya. Yakni , Sebagai Gubernur Sumbar periode 2024-2029, jelas Wawan.


PADANG PANJANG - Warga RT 14 Kelurahan Silaing bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat kini merasa bersyukur. Pasalnya, sebuah bangunan mushola yang diberi nama Nur Hidayah telah lama diimpikan, Ahad (12/5/2024) ini telah dimulai proses pembangunannya. 

Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Musala ini akan dibangun di atas tanah seluas 278 m2. Tanah tersebut merupakan wakaf dari warga RT 14 yang merantau ke Bogor, Ozi Lenovezia seluas 248 m2 dan wakaf dari keluarga Alm Ibu Upik kurang lebih 30 meter persegi.


Pj Wako Sonny turut mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah mewakafkan tanah ini untuk pembangunan musala. Sebelumnya tanah ini sempat akan dibeli dengan harga Rp1.000.000/meter, namun tidak jadi.


"Saya sangat senang dan bangga atas kekompakan warga RT 14 serta pengurus yang telah dimulai sejak jauh hari sebelumnya. Mulai dari pencarian lahan, pengurusan surat-menyurat hingga pelaksanaan hari ini," kata Sonny.


Ia berharap pembangunan ini bisa secepatnya rampung hingga bisa dimanfaatkan warga untuk beribadah.


"Mari kita bersama-sama memberikan dukungan maksimal, baik materi dan doa serta apapun yang bisa kita berikan dan sumbangkan untuk pembangunan musala ini," katanya.


Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), Drs. H. Alizar, M.Ag mengharapkan proses pembangunan Musala Nur Hidayah ini akan senantiasa mendapat taufik dan hidayah pula dari Allah.


"Dalam catatan kami sebelumnya, hanya ada 64 musala dan ini adalah musala yang ke-65 di Kota Padang Panjang. Juga merupakan musala paling cepat yang mengurus administrasinya," kata Alizar.


Ketua Pelaksana Pembangunan, Nazuar, S.Pd mengatakan, nama Musala Nur Hidayah merupakan permohonan dari Osi sebagai pemberi wakaf tanah. Kata Nur merupakan nama dari ibu suaminya dan Hidayah merupakan orang tua perempuannya. 


"Kami sangat mengharapkan dukungan dari bapak-bapak dan ibu-ibu agar pembangunan ini berjalan dengan lancar dan baik," sebutnya.


Turut hadir Pj Ketua TP PKK Kota, Sri Hidayani Sonny, S.E, Ak, Kabag Kesra Setdako, Erwina Agreni, M.Si, Danramil 01/PP, Kapten Inf Ibrahim, lurah dan warga setempat. Cg

PADANG - Bukti keseriusan Hendra Saputra, SH, M. Si untuk membawa Kabupaten Solok kearah yang lebih baik terlihat dari Kehadirannya diacara Konsolidasi yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Barat. 


Konsolidasi yang berlangsung di kantor DPD Golkar Sumatera Barat (Sumbar), Kota Padang, pada Minggu (12/5) ini melibatkan DPD Golkar se-Kabupaten, Kota, serta puluhan bakal calon kepala daerah se-Sumbar, ungkap salah seorang peserta yang inisialnya tidak ingin disebut.


Katanya, Hendra Saputra, memang pantas untuk diusung oleh partai dan juga independen. Beliau adalah sosok calon pemimpin yang religius. Kita yakin, dibawah kepemimpinannya kelak Kabupaten Solok akan ada berubahan. Sebab, nilai religius padanya akan membentuk karakter kepemimpinan yang baik, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam, yaitu pemimpin yang memiliki semangat tinggi, amanah, bertanggung jawab, disiplin, terpercaya, visioner, moderat, dan tidak mudah menyalahkan orang lain.


Sebagai penutup, marilah kita memilih pemimpin yang sesuai dengan kriteria dalam Islam yaitu muslim yang ta'at beragama, jujur, amanah, cerdas, berilmu, beretika/berakhlak mulia, bersikap adil, sehat (kuat fisik) dan menjadi teladan bagi masyarakat. ujarnya. An

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.