-->

Latest Post


MPA,(BUKITTINGGI) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno membuka Jambore Kader Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga (PKK) Berprestasi dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2017 yang ditandai dengan pemukulan gong dihadiri oleh sejumlah Walikota dan Bupati  serta ketua TP PKK se-Sumatera Barat, di lapangan Wirabraja Bukittinggi Selasa (18/7).
Jambore Kader PKK tahun ini merupakan yang ke XIV yang berlangsung dari tanggal 17 s/d 20 Juli 2017 mengambil tema Melalui Jambore Kader PKK Berprestasi dan Gelar TTG kita Tingkatkan kinerja Kelomok Dasawisma dalam Menggerakkan masarakat untuk pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di wilayah Propinsi Sumatera Barat.
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya terlihat mengungkapkan rasa bangganya telah dipercaya sebagai tuan rumah untuk jambore tahun ini, sebagai tuan rumah akan berupaya memberikn pelayanan yang maksimal dan terbaik dan berharap dalam penyelenggaraan Jambore kali ini Bukittinggi menjadi yang terbaik.
“Jambore kader PKK diharapkan dapat memperkuat silahturrahmi tim penggerak PKK dengan seluruh kader. Dengan adanya kekompakan tersebut kita yakin 10 program pokok PKK dapat dijalankan,” ungkap Ramlan.
Sementara itu  ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny.Nevi Irwan Prayitno menjelaskan, jambore kader PKK bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan para peserta dalam melaksanakan 10 program pokok PKK melalui penyuluhan dan berbagai lomba, disamping itu juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan silahturrahmi serta berbagi pengalaman antara sesama peserta jambore, ungkapnya.
Disamping itu jambore ini juga sebagai dalam rangka memberikan motivasi dan reward bagi para kader PKK yang telah bekerja secara ikhlas dan sukarela dan juga sekaligus menggebyarkan Gerakan PKK dengan 10 program pokok PKKnya, setiap tahun TP PKK Provinsi Sumatera Barat melaksanakan jamboree PKK berprestasi yang dimulai sejak tahun 2003 di Padang Panjang dan diikuti oleh 19 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat dan pada tahun 2018 mendatang akan dilaksanakan di Pesisir Selatan, jelas ibu Nevi.
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan jambore PKK dan gelar TTG ini, Gubernur mengatakan peran TP PKK sangat penting dalam menjalankan program pemerintah, terutama dengan sosialisasi kader yang langsung turun ke lapangan.
“Kami mengharapkan kader PKK tetap bersemangat dan selalu berinovasi demi memjukan daerah masing – masing, mari sukseskan 10 program pokok PKK demi menuju keluarga sejahtera dan bahagia. Pembangun infrastruktur memang penting, tetapi lebih penting membangun manusianya, “ungkapnya.
Jambore kader PKK dan gelar TTG tahun ini  yang dihadiri lebih dari seribuan kader PKK dari 19 kabupaten / kota se-Sumatera Barat yang dipusatkan di lapangan Wirabraja Bukittinggi ini dilaksanakan dengan metode dan materi berupa antara lain berpa pembekalan/ceramah kesehatan tentang TBC, Lomba – lomba Program Pokja dan Sekretariat yakni Lomba leaflet, Asmaul Husnah, Pameran hasil Kelompok UP2K PKK, Pemanfaatan Barang Bekas, Lomba penyuluhan dengan metoda bermain peran, Lomba parade yel – yel. Disamping itu juga dilaksanakan Tausiah dan Muhasabah, Kesenian Khas Daerah, out bound dan jalan santai.
Sebagai Bhakti Sosial pada saat pembukan ketua TP PKK Provinsi Sumbar juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu yang diserahkan secara simbolis dari Baznas Prop.Sumbar, bantuan bibit ikan dan tanaman serta sembako.

Acara pembukaan yang cukup meriah tersebut diakhiri dengan pemberian hadiah kepada Pemenang Lomba Pelaksana Terbaik Kegiatan Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2017 yang penilaian dan evaluasi pelaksanaan kegiatan gerakan PKK tahun 2017 pada tanggal 2 Mei s/d 24 Mei 2017 pada Kabupaten / Kota se-Sumatera Barat. Kota Bukittinggi meraih Juara I dalam Lomba Pengelolaan Administrasi PKK yang diraih oleh Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah Kecamatan Guguak Panjang yang haduahnya berupa trophy, piagam dan uang tunai yang diserhakan langsung oleh Ketua TP PKK Prov.Sumbar. (*)


MPA,(PADANG) – Untuk menumbuhkan semangat juangDinas Pemuda dan Olahraga bersama gabungan pemuda Kota Padang, Sumatera Barat menggelar kegiatan Napak Tilas untuk memperingati gugurnya pahlawan nasional Bagindo Azis Chan pada 18 Juli 2017 ini.
“Kegiatan Napak Tilas ini menjadi yang ketiga belas kali dilaksanakan di Padang, sudah tentu kita akan melibatkan seluruh gabungan masyarakat kota,” ujar Azwin Kepala dinas Pemuda dan Olahraga, Selasa,(18/7/2017).
Menurutnya, tujuan dibalik kegiatan napak tilas tersebut tidak semata mengenang perjuangan Bagindo Azis Chan saja, namun juga memperkuat persatuan dan kesatuan serta nasionalisme kebangsaan di tengah masyarakat.
Dispora kita telah menyiapkan berbagai hadiah salah satunya seperti sepeda motor serta hadiah lain nya sebagai bentuk penyemangat bagi peserta Napak Tilas nantinya.
“Puncak kegiatan inI nantinya bakal digelar di Lapangan Imam Bonjol,dengan di ikuti oleh pemuda dan pemudi dari berbagai kalangan,’’ ujarnya (Ar) .


MPA,(JAKARTA) -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan Surat Keputusan (SK) dan Nomor Induk Pegawai Calon Pegawai Negeri Sipil (NIP CPNS) bagi 2.806 Guru Garis Depan, dengan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Agustus 2017.
Penetapan ini tergolong ke dalam proses tahap I dari total kelulusan 6.296 GGD tahun 2016. Menyusul, sebanyak 3.490 SK dan NIP CPNS akan diproses pada tahap II. 
Sumarna Surapranata, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, mengatakan Pemerintah menyiapkan program dengan menempatkan guru yang bertugas di daerah terpencil, terluar dan terdepan (3T) melalui Program Guru Garis Depan (GGD). Program GGD adalah untuk pemenuhan kebutuhan guru di daerah terpencil, terluar dan terdepan yang mengalami kekurangan guru.
Simbolisasi peresmian, tujuh gubernur, dan 44 bupati menandatangani SK CPNS GGD, selaku Pejabat Pembinaan Kepegawaian masing-masing daerah.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Bupati Solsel, H.Muzni Zakaria untuk menandatangani SK CPNS GGD tersebut secara simbolis di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Senin (17/7) dimana Solsel mendapatkan 24 orang GGD yang siap bertugas di tempat yang telah ditentukan nanti. “Kita berharap dengan lulusnya GGD dapat membantu proses pendidikan di Solsel terutama untuk daerah daerah sulit dan terpencil dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan,”katanya.
Solsel dalam program Kemedikbud RI ini mendapatkan 24 orang GGD yang lulus seleksi.
Pemrosesan penetapan NIP dan SK CPNS GGD tahap I ini turut dihadiri Badan Kepegawaian Negara (BKN), tujuh kantor Regional BKN, tujuh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi, dan 44 BKD Kabupaten.
Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengutarakan bahwa Guru yang ditugaskan sebagai GGD adalah guru profesional yang telah memiliki sertifikat pendidik sebagaimana yang dipersyaratkan dalam undang-undang serta telah melalui sejumlah proses penguatan kepribadian dan jiwa nasionalisme pada saat mengajar di daerah 3T.

Kepala BKN juga berharap agar GGD harus profesional dan jangan minta pindah ke kota, karena penempatan GGD memang untuk daerah pelosok yang sangat membutuhkan pendidikan. 



(*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.