-->

Latest Post

MPA,(PADANG) – Pasar Raya Padang kini sudah jauh berubah di bandingkan tahun-tahun sebelumnya, Pengendara sekarang bisa leluasa untuk masuk ke lokasi Pasar,.karena aspal mulus sekarang sudah terbentang di jalur masuk menuju pasar.

Para pembeli tak perlu khawatir lagi jika berbelanja. Tidak  lagi mesti memilih jalan atau berebut jalan dengan pedagang,ujar Ince pedagang buah yang ada di pasar raya,27/07.

Ia mengatakan, untuk masuk ke pasar kini sudah ada trotoar 'rancak,Dan para pedagang pun sudah tertata  seiring dengan telah dipindahkannya pedagang ke Blok II, III, dan IV.

Wako Padang telah berhasil menyulap pasar tradisional menjadi pasar modern nan nyaman,’pungkasnya. (Ar)



JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingatkan agar pemerintah daerah dapat mengatur belanja pemerintah yang ada di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan baik. Anggaran yang telah digelontorkan pemerintah jangan hanya diendapkan di bank, tetapi harus digunakan secara optimal.

Dia mengungkapkan, pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah memiliki kebiasaan untuk mengeluarkan anggaran belanja di akhir-akhir periode. Akhirnya, belanja pemerintah pun tidak termanfaatkan secara optimal.

"Ini perlu saya ingatkan, biasanya daerah baik di kabupaten, kota, provinsi, maupun pemerintah pusat itu mengeluarkan uang paling kebut-kebutan pada bulan-bulan di akhir tahun.

Kebiasaan seperti itu sudah berjalan bertahun-tahun. Kalau sudah masuk November atau Desember grojog-grojogan uang. Bayar ini itu," katanya di Grand Sahid Hotel, Jakarta,di kutip dari Sindonews Kamis (27/7/2017).

Menurutnya, jika pemerintah baru membelanjakan anggarannya di akhir tahun maka peredaran uang di daerah tersebut tidak akan banyak. Oleh sebab itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar pemerintah daerah mulai mengubah kebiasaan dengan membelanjakan APBD di awal tahun.

"Harusnya dimulai pengaturannya pada bulan awal, misalnya uang muka di Januari harus sudah keluar. Jangan kita memiliki budaya senang naro uang APBD kita di bank dan idle selama berbulan-bulan.


Sehingga peredaran uang jadi kering. Harus kita bangun sebuah budaya kerja, uang APBD segera dikeluarkan. Jangan sampai sudah ditransfer dari pusat DAU nya, tidak segera digunakan. Sehingga peredaran uang di daerah menjadi sedikit dan tidak banyak," tandasnya. 


MPA,(BOGOR) – Kecamatan Padang Utara yang dinahkodai Editiawarman, kali ini bersama jajaran di lingkup kerjanya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ke 'kota hujan' kali tersebut dalam rangka 'sharing' sembari menimba ilmu dengan Pemerintah Kecamatan Bogor Timur. Rombongan yang meliputi Sekcam Nasdwiyelli serta para Lurah se-Padang utara ini pun disambut dengan dialog bersama oleh Camat Bogor Timur, Ardi Nopan beserta jajaran, di Aula Kantor Kelurahan Katulampa Rabu (26/7/2017) kemarin.
Dalam kesempatan itu Editiawarman menyampaikan, kunjungan ini didasari untuk saling merajut silaturahmi sambil 'sharing' dan mempelajari kiat-kiat yang telah sukses dilakukan Pemerintah Kecamatan Bogor Timur sejauh ini.
“Kita tahu, cukup banyak inovasi-inovasi yang dilakukan di lingkup Kecamatan Bogor Timur. Salah satunya prestasi teranyar yang dicapai Kelurahan Katulampa selaku mewakili Provinsi Jawa Barat dalam Lomba Penilaian Kinerja Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2017,” sebutnya.
Editiawarman juga menyebutkan, hasil sharing tersebut untuk menjadi masukan bagi jajaran di lingkup kerjanya ke depan.
Ia pun memuji Program Gerakan Masyarakat Sadar Wilayah (Gemarsawi) yang digagas Kelurahan Katulampa. Dimana program pemerintah itu diketahui meliputi pendidikan, kesehatan, kebudayaan, kemasyarakatan maupun yang lainnya.
“Insyaallah ilmu yang kita dapat dalam pertemuan ini, dapat kita ambil dan terapkan demi memajukan Kecamatan Padang Utara ke depan,” harapnya.
Sementara, Camat Bogor Timur Ardi Nopan mengaku bersyukur atas beberapa prestasi yang telah dicapai Kelurahan Katulampa. Berkat torehan itu, kelurahan tersebut menjadi tujuan kunker dari berbagai instansi pemerintah, seperti kali ini Pemerintah Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
“Ada beberapa terobosan yang memang kita lakukan. Terutama sekali memaksimalkan kinerja pegawai sekaligus mengoptimalkan berbagai program pembangunan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya kata Ardi Nopan lagi, di sisi lain upaya penanganan isu strategis juga dilakukan demi menciptakan keamanan dan ketentraman hidup masyarakat. Baik mulai dari isu keberagaman, penanggulangan bahaya narkoba, terorisme, penyakit masyarakat, pemanasan global budaya dan masih banyak lainnya.
“Di samping itu kita di sini juga memberikan pelayanan yang berkeadilan bagi masyarakat seperti yang diminiaturkan Kelurahan Katulampa. Upaya ini menurut kami, menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam membangkitkan kemandirian masyarakat sesuai beberapa poin yang terdapat dalam Program Gemarsawi,” ulasnya.
Dalam pertemuan itu, Lurah Gunung Pangilun Andi Amir terlihat begitu antusias. Sewaktu ditanyai, ia pun menyampaikan terkait berbagai upaya yang telah dilakukannya di kelurahan yang ia pimpin.
“Alhamdulillah, dalam setiap kegiatan di Kelurahan Gunung Pangilun, kita selalu mengutamakan rembuk dengan tokoh masyarakat dan pihak terkait. Cukup banyak upaya yang kita lakukan di samping tugas, pokok dan fungsi. Di samping itu kita juga memaksimalkan kemajuan UMKM bagi warga, antisipasi bencana, penguatan keagamaan, meningkatkan sarana dan prasarana olahraga serta berbagai pembangunan lainnya,” tandasnya.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak saling menyerahkan cenderamata dan foto bersama.






(David/AA)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.