-->

Latest Post


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, apalagi dalam membantu kepada sesama insan yang membutuhkan. 


Seperti yang dilakukan Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.Ik. M.Hum, ia memberikan santunan kepada Januari Arifin (38) warga Kabun Kenagarian Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus Sijunjung yang beberapa waktu lalu diserang beruang liar.


Bantuan tersebut diserahkan oleh Kapolsek Sumpur Kudus AKP Guzirwan yang didampingi Kanit Binmas Ipda Tego Waluyo, Selasa (11/5) di Jorong Buluh Rotan Kecamatan Koto VII yang saat itu sedang di rumah saudara Januar.


"Semoga bisa dimanfaatkan dan mudah-mudahan bisa membantu meringankan saudara Januar," kata Kapolres AKBP Andry Kurniawan.


Kepada korban dan keluarganya, Kapolres menyampaikan bahwa hal ini adalah musibah sekaligus cobaan dari Allah. "Untuk itu kita tetap harus bersabar sekaligus bersyukur masih diberi keselamatan (hidup)," ujarnya. 


Dirinya mengingatkan terkait pekerjaannya yang salah satunya diketahui sebagai pencari petai di hutan, agar korban maupun masyarakat lainnya untuk lebihberhati-hati waspada apabila pergi ke hutan. 


"Jadikan hal ini sebagai pelajaran sekaligus pengalaman yang berarti sehingga kedepan tidak terjadi lagi," ungkapnya.


Bantuan dari Kapolres yang diberikan ini, diterima langsung oleh Januari didampingi pihak keluarganya. 


Gusmardi Ilham (46) selaku kakak kandungannya menyampaikan ungkapan rasa terima kasihnya kepada Polri khususnya Kapolres Sijunjung dan jajaran, yang memberikan bantuan tersebut. 


"Kami atas nama keluarga Januar sangat berterimakasih kepada pak Kapolres, Semoga berkah dan dibalas oleh Allah SWT. Aamiin," ujarnya.


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Perumda Air minum Kota Padang kembali merampungkan bedah rumah masyarakat yang ada di sekitar sumber air, Senin (10/5).  Satu unit rumah di Guo, kelurahan Kuranji selesai di bedah dan diresmikan oleh walikota Padang, Hendri Septa bersama jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Padang.


Ikut hadir pada acara tersebut jajaran Direksi Perumda, Ketua Dewan Pengawas,  Ir. Asnel, Tokoh Masyarakat Kuranji, Irwan Basir, Camat Kuranji, Lurah Kuranji dan Stakeholder lainnya.


Walikota Padang Hendri Septa sangat mengapresiasi program bedah rumah yang telah dilakukan Perumda Air  Minum Kota Padang selama ini. Karena program itu tentunya sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Berbagai program sosial yang telah dilakukan oleh Perumda AM Kota Padang ini diharapkan bisa mengurangi jumlah masyarakat miskin Kota Padang yang berjumlah kurang lebih 50 ribu jiwa lagi.


"Kita sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Perumda Air Minum Kota Padang selama ini. Semoga ini menjadi berkah dan menular pada perusahaan perusahaan lainnya,"


Direktur utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal mengatakan bedah rumah di Guo itu adalah yang kedua kalinya dilakukan Perumda pada tahun ini. Sebelumnya bedah rumah juga dilakukan di kawasan intake di Lubuk Kilangan.

Dananya  berasal dari zakat semua pegawai Perumda AM Kota Padang. Zakat yang terkumpul, sebagian disalurkan melalui Baznas, dan sebagian lagi disalurkan melalui melalui program-program sosial Perumda AM Kota Padang seperti bedah rumah ini.


Disela acara, Walikota didampingi jajaran direksi Perumda Am Kota Padang, menyempatkan meninjau langsung intake dan sumber air yang berada dilokasi bedah rumah ini. Selamat kepada Bapak Fandy dan keluarga, semoga rumah ini selalu  dilimpahi keberkahan dan menjadi pelindung bagi semua anggota keluarga. (**)


JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri bersinergi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. 


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penangkapan Bupati Nganjuk ini merupakan wujud sinergitas pertama kalinya KPK dan Polri dalam mengungkap perkara korupsi yang melibatkan kepala daerah. 

"Ini pertama kali dalam sejarah KPK dan Bareskrim Polri bersinergi mengungkap kasus dugaan suap kepala daerah," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (11/5/2021).


Argo menjelaskan, lembaga antirasuah dan Korps Bhayangkara bersinergi mulai dari pelaporan, penyelidikan, pengumpulan data, sampai OTT bersama-sama.


"Sinergitas antar lembaga penegak hukum ini akan terus dilakukan dan dipertahankan agar jauh lebih baik lagi," ungkap jenderal bintang dua itu. 



Diketahui, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK bersama

Bareskrim Polri di Ngajuk, Jawa Timur, Senin (10/5/2021). Turut disita sejumlah uang. 


Selain bupati, enam orang lainnya juga ditetapkan tersangka. Mereka adalah Camat Pace Dupriono (DR), Camat Tanjungnaom Plt. Camat Sukomoro Edie Srijato (ES), Camat Berbek Haryanto (HY), Camat Loceret Bambang Subagio (BS), mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo (TBW), dan Ajudan Bupati Ngajuk M. Izza Muhtadin.


(bhps)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.