-->

Latest Post

TANAH DATAR - MEDIAPORTALANDA - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 Kodim 0307/TD di Jorong Pasa Senayan, Nagari Batu bulek, Kecamatan Lintau buo Utara, Kabupaten Tanah datar, Sumatera Barat. sudah memasuki minggu ke-3 sejak dibukanya tanggal 26 Juli 2022.


Tentunya bagi yang sudah berkeluarga, kerinduan dengan keluarga, terutama anak dan isteri dirumah pasti ada. Untuk itu mereka sering bermain-main dengan anak-anak kecil Jorong Pasa senayan, Tidak sekedar bermain, namun kegiatan tersebut termasuk dalam kategori komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat agar selama bertugas selalu dekat dengan warga setempat.


Seperti terlihat, kali ini Pratu Yuliadi saputra lase dari Yonif 131/Brs yang tergabung dalam Satgas TMMD sedang menggendong anak kecil bernama Kuntum yang berusia lebih kurang dua tahun warga Jorong Pasa Senayan Nagari Batu bulek. Dengan penuh kasih sayang layaknya menggendong anak sendiri, Senin (15/8/2022).

Sementara .lndrawati ibu kandungnya mengatakan, dirinya heran dengan sikap TNI Satgas TMMD, dengan penampilan gagah berseragam loreng, ternyata punya hati yang lembut penuh kasih sayang kepada anak kecil.


“Mungkin Pak Yuliadi saputra lase rindu sama anaknya yang di rumah, tadi ia bercerita kalau anak pertamanya juga seumuran dengan Kuntum anak saya. Biarlah ia menggendong Kuntum sekedar untuk melepaskan rindunya dengan keluarga yang ia tinggalkan,” Ungkap Indrawati.(**).

TANAH DATAR - MEDIAPORTALANDA - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -114 Kodim 0307/TD di Jorong lesung batu, Nagari Batu bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah datar, sangat penuh keakraban dengan warga masyarakat setempat. (14/8/2022).


Sesuai dengan 8 wajib TNI, anggota Satgas TMMD benar–benar mengamalkan Delapan wajib TNI dilapangan sehingga anggota satgas TMMD ke-114 tidak merasa ragu setiap melakukan kegiatan baik secara pribadi maupun kegiatan bersama – sama seperti yang dilakukan Serka Azmi anggota satgas TMMD dari Korem 032/Wbr terlihat akrab, ramah dan sopan santun dengan Nenek Nurmayei (80) di Jorong Lesung Batu, Nagari batu bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah datar.


Sementara itu Nenek Nurmayei (80) Seorang single peren yang tinggal berdua anaknya menyatakan saya sangat senang bisa ngobrol bareng sebelum mencari pakan hewan peliharaan merasa sekali bisa ketemu bapak – bapak TNI di Jorong lesung batu kami sekarang sering bersenda gurau dan suasana semakin ramai, kebetulan rumah Nenek Nurmayei di lokasi RTLH lbu Erdawati yang hampir selesai pekerjaan nya, Terangnya.

”Saya bangga walaupun rumah saya jelek tetapi Bapak TNI mau makan di rumah, ini tidak akan saya lupakan bisa saya ceritakan kepada anak dan cucu saya yang bekerja di perantauan,"ucapnya.


Selain itu itu anggota satgas TMMD Serka Azmi mengatakan kebersamaan dan bergaul dengan warga masyarakat tidak pandang bulu tua, muda selalu sapa ini merupakan bentuk rasa kebersamaan yang patut kita syukuri bisa ketemu Nenek Nurmayei.


” Saya senang bisa ngobrol dengan Nenek Nurmayei mengingatkan kepada Nenek saya sebelum ke sawah biasanya ngopi ngobrol bareng, ”  tandasnya.


Disamping kegiatan TMMD melaksanakan pembangunan fisik juga kegiatan non fisik ini merupakan wujud nyata bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bisa diterima oleh semua warga masyarakat.(**).

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kapolda Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH, S.Ik. MH menyampaikan bahwa, sejak tanggal 1 Agustus 2022 sudah memerintahkan jajarannya di Polda Sumbar untuk menegakkan hukum sekeras kerasnya terhadap praktik judi.


Hal ini disampaikan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa usai menghadiri acara pembukaan Musda IJTI Sumbar ke IV, Jumat (12/8) malam di Pangeran Beach Hotel Padang. 

"Apakah itu judi online, atau judi manual lainnya termasuk togel. Alhamdulillah hingga sampai hari ini (12 hari) tercatat 74 Laporan Polisi (kasus) penangkapan se Sumatera Barat," katanya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik. 


Ia menerangkan, penangkapan pelaku judi tersebut karena dilarang oleh agama islam. "Kita sadar bahwa falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," ujarnya. 


Selain juga dilarang oleh Undang-undang, judi tersebut juga merugikan masyarakat kecil.


"Orang jadi kecanduan, orang jadi penasaran, orang berharap untung-untungan. Akhirnya tidak bekerja, menghayal lalu kalau duitnya habis lama lama bisa menciptakan kriminalitas dan lain sebagainya. Itu yang ingin kita hindari," terangnya. 


Oleh karenanya, ia berharap juga terhadap peran serta dari rekan media untuk menyuarakan bahwa Polda Sumbar menyatakan perang terhadap perjudian. 


Ia pun akan menindak tegas, apabila ada oknum anggotanya yang terlibat membekingi perjudian. "Saya tidak akan mentoleransi meskipun itu anak buah saya sendiri," tegasnya.(*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.