-->

Latest Post


MPA,(PADANG) - Berbagai macam polah seseorang dalam memimpin. Pada umumnya punya gaya dan cara masing-masing.
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo ternyata punya kiat sendiri dalam memimpin. Salah satunya yakni mau mendengar masukan, kritikan dan nasehat dari siapapun.
"Yang harus dilakukan seorang kepala daerah yakni mau mendengar kritikan dan nasehat," ujar Mahyeldi dalam suatu acara di hotel berbintang di Padang, kemarin.
Mahyeldi membocorkan, dirinya selalu berdiskusi dengan siapapun. Bahkan hal itu menjadi suatu keharusan baginya. Dengan siapa saja, termasuk dengan keluarga.
"Di keluarga, saya punya waktu khusus dengan anak-anak di hari kelahiran," bebernya.
Mahyeldi menyebut, seluruh keluarga akan berkumpul jika ada seseorang yang sedang merayakan ulangtahun. Tidak seperti masyarakat awam, keluarga Mahyeldi justru tidak merayakannya dengan pesta, tiup lilin, dan sebagainya. Akan tetapi dirayakan secara "khusus" dan sederhana.
Mahyeldi akan membawa istri dan anaknya jalan-jalan. Mahyeldi menyetir sendiri kendaraannya, sedangkan istri duduk di sampingnya.
"Yang sedang merayakan hari kelahiran harus menyampaikan kritikan, masukan dan nasehat apa saja," sebut Mahyeldi.
Karena itu pula agaknya seorang Walikota Padang hingga kini mau mendengarkan nasehat dan kritikan dari siapa saja. Hingga akhirnya pembangunan di Padang dapat berjalan lancar.
"Kita harus mendengarkan warga, itu kuncinya," beber Mahyeldi.(Ch/Ar)



MPA,(PADANG) - Agar semangat bela negara terpatri dalam jiwa setiap warga, Pemerintah Kota Padang mengajak seluruh warga untuk mendatangi masjid dan musala pada saat sehari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Pada 16 Agustus 2017 nanti, seluruh warga akan dibekali dengan materi empat pilar kebangsaan.
"Mari kita ramaikan masjid dan musala pada 16 Agustus nanti," ajak Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo usai membuka kegiatan Pemeliharaan Kesadaran Bela Negara bagi guru SMP se-Kota Padang yang diadakan Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, Rabu (9/8).
Pada 16 Agustus nanti, masing-masing masjid ataupun musala di tiap RW di Padang akan dikunjungi oleh TNI / Polri, serta aparatur Pemko Padang. Mereka akan memberikan materi empat pilar kebangsaan kepada seluruh warga di masjid dan musala.
Kegiatan ini dimulai pukul 16.00 Wib diawali dengan salat ashar berjamaah. Kemudian dilanjutkan hingga salat isya.
"Setelah salat isya, dilanjutkan dengan doa bersama," papar Mahyeldi didampingi Kadis Pendidikan Barlius dan Kabag Humas Imral Fauzi.
Penanaman semangat bela negara tidak saja kepada masyarakat, tetapi juga kepada pejabat publik maupun bagi guru sekolah.
"Kesadaran bela negara mesti ditanamkan di tengah masyarakat," tambah Mahyeldi.
Pada Rabu pagi itu, ratusan guru SMP se-Kota Padang mendapat bekal dari Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI. Mereka berpakaian loreng seperti tentara. Seluruh guru dibekali selama dua hari.
"Kita harap setelah ini seluruh peserta mentransfer ilmunya kepada seluruh anak didik," ujar Walikota Padang di depan seluruh peserta.
Sementara, Pemko Padang justru telah menganggarkan biaya untuk penanaman bela negara kepada seluruh pejabat. Seluruh pejabat juga akan mendapat pembekalan.
"Tahun ini kita anggarkan untuk memberikan materi nilai bela negara kepada Walikota hingga ke pejabat eselon V/b," jelasnya.
Sisi lain, agar tertanamnya kesadaran bela negara di tengah siswa sekolah, Pemko Padang menggagas lomba mars bela negara antar SD dan SMP. Masing-masing kelas mesti unjuk kebolehan agar keluar sebagai pemenang dan mewakili sekolahnya di tingkat Kota Padang.

"Setelah itu kita gelar lomba mars bela negara antar sekolah, kita minta Dinas Pendidikan segera melakukan ini," sebutnya.(Ch/Ar)

MPA,(PADANG) – Meskipun di ujung kota SMP N 6 jalan karya bakti Abri pegambiran ampalu xx kec lubuk begalung,tahum ini ahkirnya mampu menorehkan prestasi,dengan menggaet predikat sekolah Adiwiyata tingkat kota padang, rabu (9/8/2017).

Wako  Padang,Mahyeldi Anzarullah, mengatakan,keberhasilan untuk meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup tersebut merupakan prestasi yang patut dibanggakan dan dicontoh oleh sekolah lain.
Untuk meraih predikat Adiwiyata  bukanlah pekerjaan mudah, sebab prestasi itu hasil kerja keras dari pihak sekolah dalam menumbuhkan kepedulian terhadap budaya lingkungan.

Budaya keramah-tamahan terhadap lingkungan harus dikenalkan dan dipupuk sejak dini,ujar nya.

Wako berharap, ke depan nya penghargaan yang diperoleh tersebut agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah



Ratnawati SPd,''Kepsek SMP N6 padang,sewaktu ditemui mediaportalanda di ruang kerja nya mengatakan,predikat Adiwiyata ini diperoleh berkat kerja keras semua pihak ,siswa-siswi,majlis guru,tata usaha serta dukungan dari komite sekolah,sehingga SMPN 6 Padang dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata di 2017 ini.

'Alhamdulullah,terimakasih kepada semua siswa siswi, majlis guru, dan tata usaha serta dukungan penuh dari komite dan Alumni SMP N6,sehingga sekolah ini dapat meraih Predikat Adiwiyata tingkat kota,’’terang kepsek yang ramah dan sosok jenius ini

Dia menambahkan,beranjak dari Adiwiyata tingkat kota padang yag sudah diraih saat ini,SMP N6 juga bertekat akan mengikuti Adiwiyata tingkat provinsi,memang untuk menuju Adiwiyata tingkat provinsi itu tidak mudah,tapi warga sekolah sudah bertekat untuk maju.

Sekarang sekolah kita ini sedang berbenah,untuk pembuatan Gapura masuk serta penambahan satu lokal kelas pengerjaan nya akan dimulai begitu juga dengan penambahan pembuatan pagar keliling sekolah, kini sedang dalam pengerjaan.

Ratna,''guru akan terus bekerja untuk membenahi Sekolah demi memajukan mutu pendidikan dengan menciptakan lingkungan yang asri, anggun, dan nyaman.maka Siswa pun akan merasa lebih betah jika berada di sekolah dan akan lebih pokus lagi untuk belajar.

Suasana yang kondusif sangat mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di sekolah.siswa-siswi akan lebih tenang dalam belajar, sehingga materi yang disampaikan oleh guru akan lebih mudah untuk dicerna.

Berbeda dengan suasana yang tidak kondusif,siswa akan sangat sulit memfokuskan pikiran untuk belajar,ujar nya.

Sekolah adalah tempat untuk belajar mengajar ilmu yang bermanfaat bagi masa depan anak bangsa,

sekolah juga berfungsi sebagai tempat untuk melakukan sosialisasi, tempat mengasah keterampilan, tempat menyalurkan hobi, tempat mencari teman,dan jenjang untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Demi untuk tujuan hidup yang lebih baik,bahkan ada sebagian besar masa muda seseorang dihabiskan di sekolah, sehingga tidak boleh sembarangan dalam urusan memilih sekolah, salah menentukan sekolah bisa berdampak bagi masa depan seseorang.

Peran guru kelas untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan sangat lah penting guna menerapkan disiplin Lingkungan yang berkualitas kepada warga sekolah yang telah didukung oleh sarana dan prasarana yang sudah mulai memadai, termasuk menjadikan lingkungan sekolah hijau dan elegan.dalam hal ini guru pendidik mau tak mau harus bekerja keras dan kreativitas, ujar Ratnawati.(*)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.