-->

Latest Post

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Walikota Padang Hendri Septa melaksanakan safari Ramadhan 1443H/2022M perdana di Masjid Al-Hijriyah, yang berada di Perumnas Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Naggalo Senin (04/04/2022).

Di kesempatan itu, Wako Hendri Septa mengajak para jamaah untuk meramaikan masjid dan musala di bulan suci ramadhan. "Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat dinanti dan dirindukan kedatangannya bagi umat islam. Bulan yang penuh berkah, rahmat serta ampunan. Oleh sebab itu mari kita ramaikan masjid dan musala untuk beribadah," ujar Wako.


"Bahkan Nabi Muhammad SAW sangat bergembira menyambut bulan yang satu ini. Bulan ramadhan adalah waktu yang sangat berharga bagi umat Islam guna meningkatkan keimanan.Maka oleh sebab itu jadikanlah ramadhan sebagai momentum dan introspeksi diri," ujar Wako Hendri Septa lebih lanjut.


Hendri Septa menambahkan, kedatangan bulan Ramadhan sangat ditunggu kedatanganya oleh umat muslim karena segala pintu taubat dibuka. Setiap ibadah yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda oleh dari Allah SWT.


"Oleh sebab itu, dibulan yang suci ini, mari kita berlomba-lomba berbuat kebaikan. Seperti bersedekah, berinfak dan mengerjakan amal saleh untuk mendapatkan balasan berupa surganya Allah SWT," paparnya.


Di kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Padang itu juga menyampikan beberapa program strategis Pemerintah Kota Padang selama bulan suci Ramadhan. Diantaranya, melaksanakan program Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh pelajar SD dan SMP sederajat se-Kota Padang.


"Program pesantren Ramadhan Ini merupakan upaya kita dalam membekali generasi muda dengan ilmu agama. Untuk itu mohon dukungan dari para orang tua agar pelaksanaan Pesantren Ramadhan ini berjalan dengan baik," pungkas Hendri Septa.


Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang menyerahkan bantuan hibah untuk pembangunan Masjid Al-Hijriyah sebesar Rp.15 juta. (Zal).

PADANG - MEDIAPORTALANDA - 4 APRIL 2022 - Acara Empat Pilar MPR-RI yang digelar pada Kamis (31/3/2022) bertempat di lantai II Gedung LKKS Sumatera Barat (Sumbar) tepatnya di Jalan Pramuka kota Padang sempat menjadi sorotan publik.


Pasalnya, keterlambatan uang pengganti transportasi membuat sebagian peserta seperti merasa dirugikan oleh panitia pelaksana, hingga berbagai berita miring dari beberapa media online turut menghiasi dunia Maya.


Menyingkapi hal tersebut, Novrizal, yang ditunjuk sebagai Ketua pelaksana sosialisasi empat pilar oleh Anul Jupri, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyelesaian administrasi.


Novrizal mengatakan semua ini dikarenakan adanya kesalah pahaman, untuk itu kami atas nama panitia pelaksana mohon maaf, kami juga mengucapkan terima kasih atas atensi dan saling pengertian semua kawan-kawan. Semoga kedepan, kebersamaan selalu menjadi kekuatan untuk bersatu, ujar Novrizal yang akrab disapa Jovi, dan ternyata Ketua DPC MOI Kota Padang


"Atas atensi dan kerjasama kawan-kawan semua kami panitia mengucapkan terimakasih, semua telah terselesaikan, segala kekurangan menjadi evaluasi untuk perbaikan, dan spirit kebersamaan akan menjadikan kita semakin solid", harap Jovi.


Kemudian kata Jovi, atas nama DPC MOI Kota Padang kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Dr. H. Alirman Sori, atas kepercayaan yang diberikan hingga kami menjadi penyelenggara kegiatan sosialisasi Empat Pilar. (Ar)



PADANG - MEDIAPORTALANDA - Memasuki hari pertama kerja pada hari kedua bulan suci Ramadan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat meresmikan kegiatan Gemarindu (Gema Ramadan Indah dan Syahdu), Senin (4/4) di Mesjid Mambaul Ikhlas Kanwil Kemenag.


Gemarindu merupakan program yang dicanangkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) untuk menyemarakkan bulan Suci Ramadan 1443 hijriah. Kegiatan ini sudah dilaunching Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, pada tanggal 29 Maret 2022 lalu saat Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Sumbar.


Dalam kesempatan itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi mengatakan program Gemarindu ini dilahirkan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan. Menghidupkan kembali siang dan malam bulan Ramadan.

“Sudah dua tahun kita menjalankan ibadah Ramadan di tengah masa pandemi. Kita dibatasi gerak, jarak dan waktu. Alhamdulillah tahun ini kita menjalankan ibadah ramdan dengan penuh khidmat walaupun dengan segala protokol kesehatan yang telah ditentukan,” ungkap Kakanwil


“Kita ada kegiatan Ramadan, bukan kegiatan Ramadan seadanya. Setiap tahun kita melaksanakan kegiatan tapi bagaimana kita meningkatkan kualitas kegiatan itu. Untuk itu, mari kita laksanakan kegiatan ini dengan penuh rasa tanggungjawab karena ini tuntunan Allah dan RasulNya,” imbuh Kakanwil.


Kakanwil juga meminta jajarannya bersama masyarakat untuk menghidupkan bulan Ramadan, baik di siang hari maupun di malam hari dengan perbanyak ibadah. Mudah-mudahan ini akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, tutur Helmi.


“Kita berharap kegiatan ini berimbas pada penigkatan kinerja kita sehingga semakin tinggi rasa kita diawasi oleh Allah. Untuk itu, kepada penyuluh Agama Islam saya berharap untuk memimpin kegiatan ini ditengah-tengah masyarakat dan menjadi perhatian dan keutamaan bagi ASN Kementerian Agama,” pungkas Kakanwil mengingatkan jajarannya.


Sementara sebelumnya, Kepala Bidang Penais Zawa, H. Yufrizal menyampaikan dengan diresmikan oleh Kakanwil, kegiatan semarak Ramadan sudah bisa dilaksanakan serentak se Sumatra Barat. Ada 11 program yang terhimpun dalam kegiatan Gemarindu ini, kata Yufrizal.


Pertama, Gerakan Thaharah Mesjid yang dilaksanakan serentak se Sumatra Barat, Jumat tanggal 31 Maret 2022 lalu. Ada sekitar 500 titik masjid dan musalla yang dijadikan pusat thaharah mesjid ini, kata Kakanwil.


Kedua, Tadarus Alquran offline, tilawah wal istima’ (membaca dan mendengarkan) bacaan Alquran. Kegiatan ini dimulai hari ini dan diresmikan serentak oleh Kakanwil dan Kakan Kemenag se Sumatra Barat. Kegiatan ini juga dalam rangka tahsinul quran yang dipandu qori untuk membetulkan bacaan peserta tadarus.


Ketiga, Wirid Al Nisa’. Program ini diperuntukkan bagi ASN perempuan yang dilaksanakan setiap jumat pagi. Kegiatan ini sudah dilaksanakan sebelum bulan Ramadan dan akan dilanjutkan setelah bulan Ramadan. Keempat, tadarus online atau Sasaju (satu Hari satu Juz). Kegiatan ini dilaporkan secara online oleh ASN melalui google form. Peserta tadarus dibagi 30 orang perkelompok dan tergabung dalam 1 group whatsapp.


Kelima, Syiar baca kita hadis. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan salat zuhur berjaamah. Keenam, Gemaribu (Gema Rohani Berbuka). Kegiatan ini ceramah agama selama 7 menit oleh penceramah dari ASN Kanwil dan  ditayangkan di youtube Kanwil Kemenag Sumbar 45 menit sebelum berbuka.


Ketujuh, Tilawah Ramadan (Tirma). Kegiatan ini dalam bentuk tadarus Ramadan, kerja sama Kemenag Sumbar dengan RRI dan menghadirkan qori qoriah terbaik Sumatra Barat dan dilaksanakan setelah salat tarawih. Kedelapan Berkat, Berbagi Zakat Fitrah Berbagi Umat. Kegiatan memberikan zakat fitra yang sudah dikumpulkan di Kanwil untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.


Kesembilann Senur (Semarak Nuzul Quran). Sebelum puncak Nuzul Quran, dilaksanakan lomba video khutbah jumat dan azan bagi siswa madrasah se Sumatra Barat. Bagi pemenang 6 besar akan diperlombakan di acara puncak nuzul quran yang dilaksanakan di Kanwil Kemenag Sumbar.


Kesepuluh, I’tikaf Mandiri (Iman) yang dilaksanakan di masjid-mesjid tempat ibadah masing-masing. Kesebelas, Siraman Rohani (Siroh) RRI. Program ini kerjasama Kemenag dengan RRI dengan menghadirkan penceramah dari ASN Kemenag dan Penyuluh Agama Islam.


Usai diresmikan kegiatan dilanjutkan dengan program Tadarus Offline yang diikuti Kakanwil, Kabag TU dan Kepala Bidang serta seluru ASN di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar di Mesjid Mambaul Ikhlas. (**)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.